5 Kacang yang Baik untuk Diabetes
searchtext customer service

Aneka Kacang yang Baik untuk Penderita Diabetes

Punya masalah gula darah dan bingung mau ngemil apa? Masih ada kacang, kok! Berikut di bawah ini akan dijelaskan sederet kacang untuk diabetes.
Aneka Kacang yang Baik untuk Penderita Diabetes

Klikdokter.com, Jakarta Sebagai orang yang memiliki masalah dengan kadar gula darah, Anda mungkin kebingungan saat ingin memilih dan menyantap kudapan.

Sebab, sebagian besar camilan yang dijual di minimarket mengandung tinggi karbohidrat, gula, dan garam!

Nah, daripada pilih-pilih yang ada sana, lebih baik Anda berkenalan dulu dengan macam-macam jenis kacang untuk diabetes.

Kacang bisa menjadi alternatif kudapan sehat untuk penderita kencing manis. Pasalnya lemak tak jenuh yang ada di dalam kacang-kacangan dapat mendukung pertumbuhan sel dan melindungi organ, termasuk jantung.

Protein, serat, folat, vitamin E, magnesium, kalium, dan antioksidan juga terkandung dalam kacang.

Sayangnya, tak semua kacang baik bagi penderita diabetes. Adapun kacang yang bagus untuk diabetes, yaitu:

Artikel Lainnya: Manfaat Kacang Panjang bagi Penderita Diabetes

1 dari 4

1. Kacang Kenari

Kacang Kenari
loading

Kacang yang satu ini dipercaya dapat membantu mengurangi risiko terkena diabetes.

Meski tinggi tinggi kalori, sebuah studi yang dipublikasikan dalam BMJ Open Diabetes Research and Care menemukan, kacang kenari tidak berdampak besar pada berat badan (obesitas) dan komposisi tubuh.

Para peneliti merekomendasikan 112 peserta yang berisiko diabetes untuk memilih diet rendah kalori atau diet kaya kenari selama 6 bulan.

Lalu hasilnya, diet yang diperkaya dengan kenari mampu meningkatkan rasio kolesterol baik tanpa memengaruhi komposisi tubuh secara negatif.

2. Kacang Almon

Kacang almon memiliki berbagai manfaat, termasuk bagi penderita diabetes. Sebuah studi yang dipublikasi dalam jurnal Metabolism: Clinical and Experimental menemukan kebaikan dari kacang tersebut.

Memasukkan kacang almon ke dalam diet selama 12 minggu mampu mengontrol darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Metabolic Syndrome and Related Disorders juga melihat efek mengonsumsi kacang almon selama 24 minggu bagi penderita diabetes melitus tipe 2.

Hasil yang didapatkan serupa, yaitu kadar gula darah terkontrol dan risiko penyakit jantung jauh lebih rendah.

Kacang almon memang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang bisa menyumbat arteri. Kacang ini sekaligus bisa meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Artikel Lainnya: Manfaat Perawatan Kulit dengan Kacang Almon

2 dari 4

3. Kacang Tanah

Kacang Tanah
loading

Kacang tanah termasuk jenis kacang yang baik untuk diabetes. Bonusnya lagi, harganya murah dan mudah ditemukan. Makanan yang satu ini kaya akan serat dan sumber protein yang baik.

Bahkan, kacang tanah juga membantu menurunkan berat badan dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Studi ilmiah yang dilakukan Purdue University, Indiana, Amerika Serikat pernah mengamati efek kacang tanah pada diet wanita obesitas. Mereka berisiko tinggi untuk terkena diabetes tipe 2.

Menurut hasil studi, menambahkan kacang tanah yang tidak digoreng (dipanggang) ke sereal dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan menekan nafsu makan partisipan.

4. Kacang Pistachio

Pistachio merupakan sumber protein nabati yang padat energi, berserat, dan kaya akan lemak baik.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Metabolism sempat membandingkan efek pemberian diet rendah kalori yang diperkaya kacang pistachio dengan diet biasa selama 4 minggu.

Mereka yang diberikan diet dengan kacang berwarna kehijauan ini mengalami peningkatan kadar HDL secara signifikan daripada diet biasa.

Artikel Lainnya: Segudang Manfaat Kacang Mete untuk Ibu Hamil

3 dari 4

5. Kacang Mete

Kacang Mete
loading

Sama seperti keempat kacang sebelumnya, kacang mete juga mampu meningkatkan kadar HDL dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Mengutip dari Medical News Today, para ilmuwan memberi diet yang diperkaya kacang mete dan diet diabetes yang khas kepada ratusan penderita diabetes tipe 2.

Setelah 12 minggu, mereka yang mengonsumsi diet dengan tambahan kacang mete memiliki tekanan darah lebih rendah dan terkontrol.

Kadar kolesterol mereka juga baik dan tidak ada dampak negatifnya terhadap kadar gula darah ataupun berat badan.

Mengonsumsi kacang untuk diabetes memang menjadi alternatif yang baik. Kendati begitu, dr. Valda Garcia mengingatkan Anda untuk tetap memerhatikan keseimbangan gizi.

“Selain itu, cara mengolah kacang juga sangat penting untuk diperhatikan. Kalau kacangnya digoreng atau diolah dengan coklat atau bahan manis lainnya, ya, sama saja bisa meningkatkan kadar gula darah,” ujar dr. Valda.

Baca Juga

Untuk menghindari kalori berlebih, Anda cukup makan kacang dengan ukuran porsi segenggam kecil atau seperempat cangkir. Hindari kacang yang diasinkan maupun dimaniskan.

Bila masih ada pertanyaan seputar diabetes, tanyakan ke dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Felix Satwika, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Trina Primalia Irawanti, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. D.N. Prastowo, Sp. PD, FINASIM

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Dampak Buruk Tepung Jagung untuk Kesehatan

Info Sehat
26 Mei

Dear Ladies, Ini Ragam Makanan yang Membuat Miss V Bau

Info Sehat
25 Mei

Daftar Makanan Berlemak yang Baik untuk Ibu Hamil

Info Sehat
25 Mei

Benarkah Daun dan Buah Belimbing Wuluh Bisa Jadi Obat Diabetes?

Info Sehat
24 Mei

Manfaat Camu-Camu Berry untuk Kesehatan

Info Sehat
18 Mei

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat