8 Manfaat Kangkung untuk Anak, Apa Saja?
searchtext customer service

Manfaat Kangkung untuk Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Kangkung bisa menjadi salah satu pilihan makanan sehat yang diberikan untuk anak. Simak segudang manfaat kangkung untuk anak, yang sayang jika dilewatkan begitu saja.
Manfaat Kangkung untuk Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Kangkung adalah sayuran yang murah dan mudah diolah. Biasanya, kangkung dimasak dengan cara ditumis atau direbus.

Sayuran hijau ini ternyata memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan anak. Hal ini tidak lepas dari kandungan gizi kangkung. 

Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram kangkung segar, terkandung 17 mg vitamin C. Sayuran hijau ini juga memiliki beragam vitamin lainnya,  seperti betakaroten, vitamin B1, B2, dan B3. 

Kangkung juga mengandung sejumlah nutrisi penting yang diperlukan tubuh, meliputi protein, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, hingga zinc. 

Lalu, apa saja manfaat kangkung untuk kesehatan anak? Yuk, simak di sini.

1 dari 9

1. Baik untuk Pencernaan

Kangkung Baik untuk Pencernaan
loading

Kangkung sangat baik untuk menjaga fungsi saluran pencernaan anak. Hal ini berkat kandungan serat di dalamnya. Dalam 100 gram kangkung, terdapat 2 gram serat. 

Mengonsumsi kangkung secara rutin dan teratur, dapat menghindarkan si kecil dari masalah pencernaan, seperti sembelit dan diare.

Artikel Lainnya: Bolehkah Menyembunyikan Sayur Agar Anak Mau Makan?

2 dari 9

2. Menunjang Kesehatan Mata

loading

Kangkung kaya betakaroten. Dalam 100 gram kangkung, terdapat 2.868 mcg betakaroten.

Betakaroten adalah senyawa alami tumbuhan yang menjadi bentuk awal vitamin A. Vitamin A diperlukan tubuh untuk menunjang kesehatan mata si kecil.

3 dari 9

3. Menjaga Daya Tahan Tubuh

loading

Betakaroten dalam kangkung juga berperan sebagai antioksidan yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh anak. Perlindungan bagi daya tahan tubuh si kecil juga berasal dari sejumlah vitamin dan mineral penting di dalam sayuran hijau ini.

Anak dengan sistem kekebalan tubuh yang baik tidak mudah terserang penyakit.

4 dari 9

4. Menurunkan Risiko Anemia

loading

Dalam 100 gram kangkung, terkandung 2,3 miligram zat besi. Zat besi dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin. 

Oleh karena itu, anak yang mengonsumsi kangkung secara rutin memiliki risiko yang lebih rendah terkena anemia atau penyakit kurang darah.

5 dari 9

5. Mencegah Dehidrasi

Kangkung Mencegah Dehidrasi
loading

Manfaat makan kangkung untuk anak selanjutnya adalah mencegah dehidrasi. Khasiat ini berasal dari kandungan kalium dan natrium di dalam kangkung.

Kedua mineral tersebut berperan menjaga keseimbangan cairan dan kadar elektrolit sehingga si kecil berisiko lebih rendah mengalami dehidrasi.

Artikel Lainnya: Benarkah Makan Kangkung Saat Sahur Bikin Ngantuk?

6 dari 9

6. Meningkatkan Kualitas Otak Anak

loading

Efek positif kangkung untuk anak diduga bisa mendukung kemampuan otak si kecil. Manfaat tersebut berasal dari kandungan vitamin B kompleks dan asam lemak omega-4 di dalam kangkung.

Vitamin B kompleks dan asam lemak omega-4 bisa meningkatkan kinerja otak si kecil.

7 dari 9

7. Menurunkan Risiko Diabetes

loading

Diabetes adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Kondisi ini bisa menyebabkan si kecil mudah lemas, penglihatannya kabur, berat badan menurun, dan memiliki luka yang lama sembuh.

Meski belum dapat dikonfirmasi kebenarannya, anak yang mengonsumsi kangkung secara rutin dan teratur diduga memiliki risiko diabetes yang lebih rendah.

8 dari 9

8. Melawan Kerusakan Hati 

loading

Kangkung dapat memproduksi enzim yang membuat tubuh mengeluarkan racun dan zat sisa penyebab kerusakan hati atau liver. 

Karenanya, jika Ayah dan Bunda ingin menjaga kesehatan hati si kecil, kangkung bisa jadi pilihan.

Baca Juga

Untuk memperoleh sederet manfaat kangkung untuk anak, Ayah dan Bunda bisa menjadikan sayuran hijau ini sebagai menu makanan sehari-hari si kecil. Meski begitu, jangan dikonsumsi berlebihan dan tetap perhatikan jumlah porsi kangkung yang dikonsumsi anak, ya!

Apabila kangkung ingin disajikan sebagai MPASI, pastikan usia si kecil sudah lebih dari 6 bulan. Selain itu, perhatikan pula tekstur kangkung yang diberikan sudah benar-benar halus sehingga mencegah risiko anak tersedak.

Berniat memberikan kangkung untuk anak, tetapi masih bingung dengan cara menyajikannya agar lebih sehat? Ayah dan Bunda bisa meminta saran dari dokter dengan berkonsultasi melalui fitur tanya dokter online di KlikDokter.  

Informasi seputar kesehatan anak juga bisa disimak dengan download aplikasi KlikDokter. KlikDokter solusi untuk #JagaSehatmu!

(ADT/JKT)

Referensi : Data Komposisi Pangan Indonesia. Diakses 2022. Kangkung Segar.

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Dorna Yanti Lola Silaban, M. Gizi, Sp. GK

Spesialis Gizi Klinik
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Lakukan Hal Ini untuk Mencegah Kekerasan Verbal pada Anak

Info Sehat
06 Agt

Berapa Kali Anak Harus Makan di Awal MPASI?

Info Sehat
03 Agt

Penyebab dan Cara Mengatasi Kutil di Tubuh Anak

Info Sehat
29 Jul

Kiat Menangani Anak yang Egois

Info Sehat
27 Jul

Parasetamol atau Ibuprofen, Mana yang Terbaik Atasi Demam Anak?

Info Sehat
16 Jul

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat