Makanan yang Sebaiknya Dihindari Pasien Kanker Paru
search

Pantangan Makanan yang Sebaiknya Dihindari Pasien Kanker Paru

Tidak hanya menjalani pola hidup sehat, ada beberapa pantangan makanan yang dilarang untuk penderita kanker paru. Apa saja, sih? Berikut ulasannya.
Pantangan Makanan yang Sebaiknya Dihindari Pasien Kanker Paru

Klikdokter.com, Jakarta Kanker paru adalah kondisi pertumbuhan abnormal di jaringan paru. Pada tahap awal, penyakit ini acap kali tidak menunjukkan gejala. Seiring waktu, beberapa keluhan pun mulai muncul, seperti suara parau, sulit bernapas, nyeri dada yang tak hilang, batuk darah, dan juga kelelahan.

Ada beberapa pilihan pengobatan utama bagi pasien kanker paru, yakni kemoterapi, terapi radiasi, terapi yang ditargetkan, serta operasi. Selain melalui pengobatan dan terapi medis tersebut, penderita kanker paru juga dianjurkan untuk memperhatikan pola makan.

Sebab, beberapa makanan tertentu diduga dapat memperburuk kondisi kanker paru yang dialami. Apa sajakah pantangan makan kanker paru itu?

1 dari 2

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kanker Paru

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kanker Paru
loading

Disampaikan oleh dr. Atika, tidak ada daftar spesifik makanan yang sebenarnya harus dihindari agar kondisi kanker paru tidak semakin buruk.

“Secara umum hampir mirip dengan pemilihan makanan sehat pada umumnya. Misalnya saja kurangi gula berlebihan, garam berlebih, dan lemak tinggi,” kata dia.

Artikel lainnya: Apakah Kanker Paru-paru Bisa Menyerang Anak?

“Tapi juga baiknya waspada dengan makanan yang bisa memperberat gejala ketidaknyamanan karena pengobatan kanker paru. Misalnya, makanan terlampau berminyak,” dr. Atika menambahkan.

Dilansir dari Medical News Today, makanan yang berminyak atau sangat pedas bisa menyebabkan mual dan diare pada penderita kanker paru.

Hal ini jelas akan membuat penderita paru semakin tidak nyaman dengan kondisinya. Makanan yang sangat panas juga sebaiknya tidak diberikan pada pasien kanker paru karena memicu ketidaknyamanan di perut.

“Hindari mengonsumsi minuman berkafein terlalu banyak karena sifatnya yang mengeluarkan banyak cairan dari tubuh. Nantinya, kondisi ini juga bisa berdampak pada gangguan pencernaan seperti sembelit,” sambung dr. Atika.

“Hindari juga makanan yang bisa membebani sistem kekebalan tubuh seperti junk food, makanan manis, berlemak, tinggi garam, dan sebagainya,” ujarnya.

Artikel lainnya: Deretan Mitos Tentang Kanker Paru-Paru Beserta Fakta Medisnya

Makanan yang dilarang untuk penderita kanker paru selanjutnya adalah hidangan yang tidak dimasak dengan sempurna. Hidangan jenis ini bisa membuat bakteri jahat dari makanan masuk ke dalam paru-paru dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah. 

Oleh karena itu, lebih baik pilih makanan terapi suportif, seperti sayur berdaun hijau yang kaya antioksidan, punya lemak baik, dan kaya vitamin. 

Ditambahkan dari American Lung Association, pasien kanker paru juga harus mencoba makan buah-buahan segar dan biji-bijian dalam jumlah yang wajar. Makanan-makanan tersebut kaya akan antioksidan yang bisa membantu pengobatan atau terapi penderita kanker paru.

Sementara itu, suplemen antioksidan belum terbukti membantu mencegah kanker, bahkan bisa berefek negatif bagi kesehatan. Suplemen antioksidan dosis tinggi juga dapat mengganggu perawatan kanker paru-paru, seperti terapi radiasi dan kemoterapi tertentu.

Jadi, konsultasikan terlebih dulu kepada dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen-suplemen tertentu saat sedang menjalani kemoterapi atau terapi lainnya. 

Baca Juga

Bila Anda masih punya pertanyaan seputar pantangan makan kanker paru dan jenis kanker lainnya, jangan ragu bertanya kepada dokter kami melalui Live Chat dari aplikasi Klikdokter. Gratis, lho!

[HNS/JKT]

ARTIKEL TERKAIT

Sederet Manfaat Sayur Kale untuk MPASI Bayi

Info Sehat
09 Jun

Khasiat Ketan Hitam untuk Penderita Diabetes

Info Sehat
05 Jun

Sayang Dilewatkan, Ini Manfaat Biji Quinoa untuk Bayi

Info Sehat
04 Jun

Manfaat Kangkung untuk Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Info Sehat
01 Jun

Khasiat Rujak untuk Ibu Hamil yang Sayang Jika Dilewatkan

Info Sehat
29 Mei

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat