Gangguan Artikulasi Bicara pada Anak, Bisa Diatasi?
searchtext customer service

Articulation Disorder pada Anak, Bisakah Diatasi?

Gangguan pengucapan kata (articulation disorder) bisa hambat perkembangan anak. Bisakah ditangani? Ini cara mengatasi gangguan artikulasi anak.
Articulation Disorder pada Anak, Bisakah Diatasi?

Klikdokter.com, Jakarta Mendengar anak bisa berkomunikasi dengan baik, orangtua mana yang tidak bahagia? Rasanya kata per kata mungkin Anda catat untuk mengingat kenangan indah tersebut.

Tapi, bagaimana bila si kecil mengalami kesulitan berbicara? Anda perlu waspada dengan gangguan artikulasi atau articulation disorder. Kondisi ini membuat anak sulit mengucapkan kata-kata dengan jelas.

Apakah gangguan artikulasi pada anak bisa diatasi? Simak penjelasan psikolog.

1 dari 4

Mengenal Articulation Disorder

Mengenal Articulation Disorder
loading

Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog, menjelaskan articulation disorder merupakan gangguan berbicara anak pada pengucapan kata. Jadi, ketika anak mengucapkan sesuatu, kata atau kalimat yang dilontarkan tidak terdengar jelas.

Bahkan, sang anak bisa mengganti satu suara dengan suara lainnya, menghilangkan suara, atau bahkan menambahkan suara. Misalnya, kata “rambut” disebut “lambu”, dan sebagainya.

“Penyebabnya pun bisa karena adanya masalah pada area oral atau kognitifnya. Selain itu, bisa juga karena masalah neuro atau masalah fisik, entah bentuk rahangnya berbeda atau masalah di lidah,” ujar Ikhsan.

Artikel Lainnya: Anak Speech Delay, Bisakah Tidak Lakukan Terapi?

Lalu, dr. Sepriani Timurtini Limbong menambahkan, gangguan artikulasi adalah bagian dari speech delay.

Speech Delay merupakan kondisi ketika perkembangan bahasa anak sedang mengikuti pola yang seharusnya. Hanya saja, pola ini lebih lambat dibanding anak tanpa gangguan tersebut.

Biasanya, penyebab speech delay sering dihubungkan dengan gangguan pendengaran, autisme, masalah mental, maupun cacat intelektual.

Anda perlu mewaspadai ciri-ciri berikut:

  • Kalimat masih sulit dimengerti ketika anak berusia 4 tahun.
  • Masih tidak bisa mengucapkan kata tertentu pada usia 6 tahun.
  • Masih melewatkan atau mengubah beberapa suara atau kata pada usia 7 tahun.
  • Malu dengan masalah bicara yang dialami.

Menurut Intermountain Healthcare, AS, untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguan artikulasi pada anak, dokter akan menggunakan garis waktu perkembangan yang terdiri dari:

  • Menginjak usia 3 tahun, kata-kata yang diucapkan anak seharusnya secara bertahap sudah mulai dimengerti oleh orang asing.
  • Pada usia 5 tahun, anak seharusnya sudah bisa mengeluarkan sebagian besar suara dengan benar. Namun, wajar bila ia mungkin masih kesulitan mengucapkan beberapa kata di antaranya L, S, R, V, dan Z.
  • Pada usia 8 tahun, anak seharusnya bisa mengucapkan kata-kata yang lebih sulit dengan benar.

Artikel Lainnya: 5 Tips Mengatasi Speech Delay pada Anak

2 dari 4

Bisakah Articulation Disorder Diatasi?

Bisakah Articulation Disorder Diatasi?
loading

Untuk mendiagnosis gangguan artikulasi, anak perlu menemui spesialis seperti ahli patologi wicara-bahasa.

Ahli patologi akan berbicara dengan anak dan memintanya mengucapkan kata atau kalimat tertentu.

Kemampuan berbicara anak akan dibandingkan dengan apa yang diharapkan pada usianya. Jika ia membuat lebih banyak kesalahan dibanding yang diharapkan, maka mungkin terapi wicara atau speech therapy diperlukan.

Articulation disorder masih bisa ditangani. Diagnosis dan penanganan sejak dini sebaiknya dilakukan bila anak diketahui mengalami gejala-gejala gangguan artikulasi.

3 dari 4

Cara Mengatasi Gangguan Artikulasi

Cara Mengatasi Gangguan Artikulasi
loading

Biasanya, cara yang digunakan adalah speech therapy agar artikulasi yang dilontarkan terdengar lebih jelas.

Speech therapy ini nantinya akan melibatkan anak untuk dites dan dilatih agar pengucapannya lebih benar dan tepat. Terapi ini juga punya tujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan mengekspresikan bahasa pada anak,” ujar Ikhsan.

Hal pertama yang dilakukan adalah mengoptimalkan koordinasi mulut supaya mendapatkan suara yang jelas agar kata-kata yang dilontarkan terdengar jelas. Kedua, mengembangkan pemahaman kemampuan berbahasa anak dengan articulation disorder.

Baca Juga

Terapi wicara ini juga bisa dilakukan sendiri oleh orangtua. Tapi, kalau Anda ragu, disarankan bawa anak menemui spesialis untuk terapi yang cocok dengan kondisi.

Bila ingin tanya lebih lanjut seputar tumbuh kembang anak, konsultasi ke dokter anak dan psikolog bisa lebih mudah lewat LiveChat.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Arief Rahman, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Nofiyanty Nicolas, Sp.A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Andrew Limantoro, Sp. A

Spesialis Anak
wallet
Rp. 30.000

ARTIKEL TERKAIT

Anak Speech Delay, Bisakah Tidak Lakukan Terapi?

Info Sehat
11 Nov

Speech Delay dan Speech Disorder Pada Anak, Apa Bedanya?

Info Sehat
05 Okt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat