Tes Kehamilan dengan Sabun, Apakah Akurat?
search

Tes Kehamilan dengan Sabun, Apakah Akurat?

Sabun dianggap menjadi alternatif untuk mengecek kehamilan. Bagaimana cara dan akurasi tes kehamilan dengan sabun? Simak di sini.
Tes Kehamilan dengan Sabun, Apakah Akurat?

Klikdokter.com, Jakarta Telat menstruasi yang disertai mual di pagi hari? Bisa jadi ini tanda Anda sedang mengandung. Ketika pasangan mencoba memiliki momongan, tanda-tanda kehamilan tadi memang menjadi pertanda baik.

Tidak heran bila banyak pasangan sering membeli test pack guna mengecek kehamilannya. Namun, tahukah Anda bahwa sabun juga disebut bisa menjadi alat tes kehamilan?

 

1 dari 3

Cara Tes Kehamilan dengan Sabun

Cara Tes Kehamilan dengan Sabun
loading

Desas-desus mengenai tes kehamilan dengan bahan alami memang sudah ada sejak lama. Penggunaan sabun untuk cek kehamilan ternyata juga menjadi salah satu contohnya.

Artikel Lainnya: Hasil Tes Positif Tapi Tidak Hamil, Kok Bisa?

Melansir Healthline, sabun yang digunakan dalam tes kehamilan bisa berupa sabun batang atau sabun cuci piring.

Beberapa klaim penelitian menyatakan, kedua jenis sabun ini akan bereaksi dengan hormon Human Chorionic Gonadotropin (hCG) atau hormon kehamilan pada urine wanita.

Nantinya, hasil reaksi dari kedua campuran inilah yang menjadi indikasi positif atau negatifnya kehamilan Anda.

Tidak hanya dengan sabun batang atau sabun cuci piring, detergen dan sampo pun dianggap bisa digunakan untuk alat tes kehamilan.

Pada dasarnya, setelah pembuahan dan implantasi terjadi sekitar 6-12 hari kemudian, tubuh mulai memproduksi hCG. Tes kehamilan akan mendeteksi hCG di dalam urine untuk mengetahui hasilnya.

Berikut ini beberapa langkah tes kehamilan dengan sabun yang bisa Anda coba:

  1. Ambil urine pertama Anda saat buang air kecil di pagi hari, kemudian letakkan di dalam wadah transparan. Air urine di pagi hari dianggap memiliki hormon hCG paling tinggi ketimbang di waktu lainnya.
  2. Masukkan sabun cair atau sabun batang ke dalam wadah urine.
  3. Tidak perlu diaduk, Anda cukup diamkan selama 5-10 menit.

Setelah didiamkan, hasil akan menunjukkan sebagai berikut:

  • Jika air urine berubah warna menjadi hijau atau kebiruan, maka Anda kemungkinan positif hamil. Selain perubahan warna, munculnya busa atau buih sabun juga menjadi tanda lainnya Anda berpotensi positif hamil.
  • Apabila warna urine tidak berubah dan tidak mengeluarkan busa atau buih, maka kemungkinan hasil negatif.

Artikel Lainnya: Tanda-Tanda Kehamilan Awal yang Harus Anda Tahu

2 dari 3

Akuratkah Penggunaan Sabun untuk Tes Kehamilan?

Akuratkah Penggunaan Sabun untuk Tes Kehamilan?
loading

Dokter Arina Heidyana mengatakan, sampai saat ini tidak ada penelitian atau studi yang mendukung efektivitas dari tes hamil dengan sabun.

“Hingga saat ini, tes kehamilan yang masih disarankan adalah menggunakan test pack urine dan tes darah. Jika sudah benar dinyatakan positif hamil, maka silakan memastikannya dengan USG. Tapi, jika pun hasilnya negatif, maka tidak ada salahnya untuk melakukan USG demi memastikan hasilnya,” ujar dr. Arina.

Baca Juga

Boleh saja bila Anda ingin mencoba tes kehamilan dengan sabun. Namun, cara ini harus dibarengi juga dengan metode cek kehamilan yang sudah dianjurkan pada umumnya demi hasil yang lebih pasti.

Bila ingin tanya lebih lanjut seputar gejala hamil, chat dokter lewat LiveChat. Hitung masa subur lebih mudah dengan Kalender Kesuburan.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Donny Sutrisno Winardo, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Tommy Febrianto, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 25.000
avatar

dr. Veny Melinda, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Cara Menghilangkan Bulu yang Aman untuk Ibu Hamil

Info Sehat
25 Jun

Tips Memilih Bidan yang Tepat

Info Sehat
24 Jun

Tanda Ibu Hamil Butuh bantuan Doula Saat Hamil Pertama Kali

Info Sehat
23 Jun

Panduan Program Hamil untuk Wanita dengan Gangguan PCOS

Info Sehat
21 Jun

Konsumsi Vitamin D saat Hamil, Bermanfaat untuk IQ Anak?

Info Sehat
21 Jun

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat