3 Jenis Beras untuk Diabetes, Aman dan Bermanfaat!
searchtext customer service

Ragam Jenis Beras yang Aman untuk Diabetes

Terdapat beberapa jenis beras yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes lantaran lebih bermanfaat. Yuk, cari tahu apa saja jenis beras untuk diabetes yang dimaksud!
Ragam Jenis Beras yang Aman untuk Diabetes

Klikdokter.com, Jakarta Penderita diabetes dianjurkan untuk membatasi konsumsi beras (nasi) guna menghindari lonjakan gula darah.

Faktanya, beras putih merupakan kategori makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Apabila dikonsumsi, apalagi dalam jumlah berlebih, jenis beras ini dapat meningkatkan kadar gula darah.

Kendati demikian, bukan berarti penderita diabetes mesti benar-benar menjauhkan diri dari konsumsi beras (nasi). Mereka tetap boleh mengonsumsinya, asalkan dengan jumlah terbatas.

Jika ingin lebih aman lagi, penderita diabetes bisa memilih jenis beras selain yang berwarna putih.

Beberapa jenis beras ini bahkan mengandung banyak nutrisi, yang mungkin bisa membantu mengendalikan kondisi kesehatan penderita diabetes.

Artikel Lainnya: Beras Merah, Cokelat, dan Hitam, Mana yang Terbaik untuk Diet?

Adapun beberapa jenis jenis beras yang aman untuk diabetes, yaitu:

1 dari 4

1. Beras Basmati

Beras Basmati
loading

Ada beberapa alasan mengapa beras basmati (terutama jenis gandum utuh) merupakan pilihan yang baik untuk diabetes.

Saat dimasak, butiran beras basmati cenderung tetap utuh. Hal ini membuatnya tetap ringan dan lembut, dapat mengembang, serta tidak saling menempel.

Sifat tersebutlah yang menjadi indikasi bahwa pati yang terkandung di dalam beras basmati belum tergelatinisasi. Artinya, pati ini akan dilepaskan lebih lambat ke dalam aliran darah sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

“Beras basmati yang direkomendasikan untuk diabetes merupakan jenis beras berwarna cokelat. Beras ini memiliki indeks glikemik 43 hingga 60, dan cenderung aman untuk penderita diabetes,” kata dr. Arina Heidyana.

Alasan lain mengapa beras basmati lebih aman untuk diabetes adalah karena kandungan magnesiumnya yang tinggi. Senyawa tersebut berperan dalam regulasi insulin, sehingga turut membantu mengendalikan kadar gula darah.

Mengonsumsi magnesium dalam jumlah cukup bahkan dikatakan dapat membantu menurunkan risiko penyakit diabetes pada orang-orang yang rentan.

Tidak hanya itu, beras basmati juga tinggi akan serat. Hal ini membuatnya dapat membantu menjaga kesehatan usus dan mampu menciptakan rasa kenyang yang lebih lama.

Artikel Lainnya: Nasi dan Obesitas, Adakah Hubungannya?

2 dari 4

2. Beras Merah

Beras Merah
loading

Anda pasti sudah tidak asing dengan beras untuk diabetes yang satu ini. Beras merah terkenal mengandung serat yang tinggi, juga vitamin, mineral, dan magnesium.

Secara umum, beras merah juga mengandung indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan beras putih.

“Indeks glikemiknya (beras merah) berkisar antara 50 hingga 55,” kata dr. Arina.

Karena indeks glikemiknya yang cenderung rendah, beras merah tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

Jenis beras ini pun dapat menciptakan sensasi kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu penderita diabetes untuk tidak makan berlebihan.

3 dari 4

3. Beras Liar

Beras Liar
loading

Terlepas dari namanya, beras liar sebenarnya bukanlah nasi. Jenis beras ini merupakan benih rumput air yang tumbuh secara alami di rawa-rawa dangkal, dan di sepanjang tepi sungai atau danau. 

Beras liar adalah genus yang berbeda (Zizania) dan tidak berhubungan langsung dengan beras Asia pada umumnya (Oryza sativa). Jenis beras untuk diabetes yang satu ini memiliki indeks glikemik sebanding dengan beras basmati.

Beras liar juga tinggi serat dan mengandung banyak nutrisi lain yang dapat membantu mengelola penyakit diabetes.

Beras liar memiliki rasa agak pedas, dan bertekstur kenyal. Tak heran, beras yang aman untuk diabetes yang satu ini merupakan pengganti yang baik untuk kentang, pasta, atau nasi putih biasa.

Banyak orang yang memakan beras liar tanpa lauk, namun ada pula yang mencampurkannya dengan biji-bijian lain.

Artikel Lainnya: Antara Beras Putih, Merah, dan Hitam, Mana Lebih Baik?

Itu dia beberapa jenis beras yang aman untuk diabetes. Meski dilabeli aman, penderita diabetes tetap wajib membatasi porsi saat mengonsumsinya.

Jangan lupa untuk memadukannya dengan lauk yang sehat, bernutrisi, dan rendah gula atau garam.

Tetap ingat juga dengan aturan makan 3J (jam, jenis, jumlah) untuk diabetes, dan selalu terapkan gaya hidup sehat agar penyakit bisa terkendali sehingga kualitas hidup Anda tetap terjaga.

Baca Juga

Punya pertanyaan mengenai jenis beras untuk diabetes? Ingin tahu jenis lauk yang sehat untuk dikombinasikan dengan jenis beras tersebut?

Anda bisa meminta saran dari dokter dengan berkonsultasi melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi Klikdokter. Jangan lupa, diabetesi juga perlu melengkapi kebutuhan nutrisinya. Anda bisa dapatkan itu di Belanja Sehat.

(NB/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Yafanita Izzati Nurina, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Trina Primalia Irawanti, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Felix Satwika, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Tips Makan di Luar untuk Penderita Diabetes

Info Sehat
23 Jun

Ragam Teh yang Baik untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes

Info Sehat
22 Jun

Sayuran Pantangan Diabetes yang Harus Dihindari

Info Sehat
21 Jun

Inilah Tanda Diabetes Tidak Terkontrol yang Perlu Anda Tahu

Info Sehat
20 Jun

Waspadai Ancaman Diabetes Burnout, Kondisi Apakah Itu?

Info Sehat
20 Jun

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat