6 Nutrisi untuk Mengoptimalkan Perawatan Kanker Kulit
searchtext customer service

Nutrisi yang Baik Dikonsumsi Selama Perawatan Kanker Kulit

Selama menjalani perawatan kanker kulit, ada beberapa nutrisi yang sebaiknya dipenuhi guna mengoptimalkan proses penyembuhan. Apa saja? Yuk, cari tahu selengkapnya!
Nutrisi yang Baik Dikonsumsi Selama Perawatan Kanker Kulit

Klikdokter.com, Jakarta Kanker kulit adalah jenis keganasan yang paling sering disebabkan paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari. 

Faktanya, kulit yang sering terpapar matahari secara langsung berisiko tinggi mengalami peradangan. Kondisi ini bisa mengganggu fungsi sel dan DNA kulit, yang cepat atau lambat bisa mengakibatkan perubahan gen (mutasi) sehingga mengarah pada kanker.

Bagi orang-orang yang telah mengalami penyakit tersebut, mendapatkan perawatan dari dokter adalah tindakan yang paling baik untuk mencegah perburukan kondisi. 

Tidak cukup hanya dengan itu, pasien yang sedang dalam perawatan kanker kulit juga mesti mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi agar proses pengobatan bisa lebih optimal.

Artikel Lainnya: Benarkah Tato Bisa Picu Kanker Kulit?

Berikut ini beberapa makanan sehat dan bernutrisi yang dapat dikonsumsi untuk mengoptimalkan proses perawatan kanker kulit:

1 dari 3

1. Vitamin C

Vitamin C
loading

Menurut dr. Reza Fahlevi, Sp, A, salah satu nutrisi yang sebaiknya dipenuhi selama  menjalani perawatan kanker kulit adalah vitamin C. Pasalnya, vitamin ini berperan penting dalam membantu proses regenerasi kulit. 

“Vitamin C adalah bahan dasar untuk membentuk kolagen. Jadi, sangat penting untuk pasien kanker kulit agar mengonsumsi vitamin C selama kemoterapi, dan perawatan lainnya,” ujar dr. Reza.

“Anda bisa mendapatkan vitamin C dari jeruk, lemon, stroberi, sayuran hijau, dan lain sebagainya,” sambungnya.

2. Beta Koren 

Mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya akan beta karoten dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis keganasan, termasuk kanker kulit. Senyawa tersebut juga dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit. 

Anda dapat menemukan beta karoten pada sayuran dan buah-buahan berwarna oranye, termasuk wortel, labu, ubi jalar, melon, aprikot, dan mangga.

3. Likopen 

Likopen adalah senyawa yang membentuk pigmen merah pada buah tomat. Senyawa ini membantu melindungi buah tersebut dari kerusakan akibat sinar matahari. 

Ternyata, hal yang dilakukan likopen pada buah tomat juga bisa dirasakan oleh manusia. 

Sebuah studi tahun 2010 di British Journal of Dermatology menemukan bahwa partisipan yang rutin mengonsumsi buah atau sayur mengandung likopen tinggi memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami kulit terbakar akibat paparan sinar ultraviolet matahari.

Selain dari tomat, likopen juga bisa ditemukan pada semangka, jambu biji, pepaya, aprikot, dan jeruk bali. 

Artikel Lainnya: Benarkah Defisiensi Vitamin D Sebabkan Kanker Kulit?

2 dari 3

4. Asam Lemak Omega-3

Asam Lemak Omega-3
loading

Asam lemak omega-3 dapat menghambat aktivitas COX-2, yang merupakan bahan kimia pendorong perkembangan kanker kulit. 

Asam lemak omega-3 juga disinyalir dapat mengurangi peradangan di dalam tubuh. Anda bisa mendapatkan senyawa ini dari ikan salmon, sarden, tuna, alpukat, dan sebagainya. 

5. Vitamin E 

“Vitamin E merupakan salah satu bentuk antioksidan, yang penting untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker,” ucap dr. Reza.

“Jadi, memang dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E tinggi. Selain baik untuk kulit, vitamin E juga membantu penyembuhan kanker (kulit),” tegasnya. 

Selain itu, vitamin E juga memiliki kemampuan antiradang yang kuat, dan meningkatkan kemampuan kulit serta pembuluh darah menghalangi kerusakan pada kulit. 

6. Seng

Seng berperan untuk membuat sistem kekebalan berfungsi secara efisien dalam melawan kanker dan penyakit lainnya. Senyawa ini juga membantu mengaktifkan antioksidan tertentu yang ada di dalam tubuh.

Sebuah studi kecil tahun 2017 terhadap pria yang terbit di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa seng bisa meningkatkan kadar protein yang terlibat dalam perbaikan DNA. Senyawa ini juga disebut dapat mengurangi kerusakan DNA yang dapat menyebabkan kanker.

Baca Juga

Demikian beberapa nutrisi untuk penderita kanker kulit, yang dapat membantu mengoptimalkan proses penyembuhan. 

Tetap ingat untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang tepat, kombinasikan dengan makanan bernutrisi lain, serta selalu terapkan pola hidup sehat. Dengan demikian, diharapkan penyakit yang dialami dapat segera membaik .

Punya pertanyaan seputar perawatan kanker kulit? Ingin tahu fakta lain yang berhubungan dengan kesehatan? Anda bisa melakukan konsultasi secara langsung kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT) 

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Hari Darmawan, Sp.KK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Irwan Junawanto,SpKK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 30.000

ARTIKEL TERKAIT

Pilihan Tepung Low Carb untuk Pengidap Diabetes

Info Sehat
03 Jul

Benarkah Defisiensi Vitamin D Sebabkan Kanker Kulit?

Info Sehat
24 Jun

Ragam Jenis Beras yang Aman untuk Diabetes

Info Sehat
24 Jun

Sayuran Pantangan Diabetes yang Harus Dihindari

Info Sehat
21 Jun

Manfaat Blue Light Therapy untuk Cegah Kanker Kulit

Info Sehat
20 Jun

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat