5 Hal yang Jangan Dilakukan saat Pengobatan COVID-19
search

Hal yang Jangan Dilakukan saat Menjalani Pengobatan COVID-19 di Rumah

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan pengobatan COVID-19. Salah satunya adalah dengan menghindari kelima pantangan berikut ini.
Hal yang Jangan Dilakukan saat Menjalani Pengobatan COVID-19 di Rumah

Klikdokter.com, Jakarta Selama menjalani pengobatan COVID-19 di rumah sakit, pasien wajib mengikuti setiap instruksi atau perawatan langsung dari dokter agar cepat pulih.

Sementara itu, bagi pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri, mereka diharapkan bertanggung jawab atas dirinya sendiri tanpa pengawasan ketat dari dokter.

Isolasi mandiri atau pengobatan COVID-19 di rumah harus dilakukan dengan benar supaya kondisi pasien lekas membaik tanpa mengalami perburukan.

Artikel Lainnya: Kurangi Risiko Kematian COVID-19, WHO Rekomendasi Actemra dan Kevzara

1 dari 2

Hal yang Wajib Dihindari Saat Pengobatan COVID-19

loading

Berikut adalah beberapa hal yang harus dihindari saat menjalani pengobatan COVID-19 di rumah:

1. Jangan Minum Obat Tanpa Resep atau Anjuran dari Dokter

Jangan Minum Obat Tanpa Resep atau Anjuran dari Dokter
loading

Selama menjalani pengobatan COVID-19 di rumah, pasien diminta untuk tidak mengonsumsi antibiotik sembarangan. Antibiotik merupakan obat yang harus dikonsumsi sesuai resep dokter.

Mengonsumsi antibiotik tanpa dosis atau jenis yang tepat dapat menyebabkan tubuh mengalami resisten. Ketika mengalami resistensi antibiotik, kemampuan tubuh dalam melawan penyakit jadi lebih sulit dilakukan.

Anda juga tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat antivirus, seperti lopinavir atau ritonavir, saat isolasi mandiri. Pasalnya, obat antivirus termasuk ke dalam golongan obat keras yang penggunaannya harus disesuaikan dengan usia dan kondisi pasien.

Lalu, hindari juga mengobati diri sendiri menggunakan obat steroid. Penggunaan obat steroid tanpa dosis tepat bisa berdampak serius dan mengancam nyawa.

2. Jangan Gunakan Obat Hydroxychloroquine

Badan Kesehatan Dunia (WHO) tidak merekomendasikan penggunaan hydroxychloroquine atau hidroksiklorokuin untuk mengatasi COVID-19.

Hidroksiklorokuin adalah obat untuk mencegah dan mengobati penyakit malaria.

Belum ada penelitian pasti yang mengatakan bahwa hidroksiklorokuin bisa membantu mengatasi infeksi virus corona, baik pada pasien gejala ringan maupun berat.

3. Jangan Lakukan Pengobatan Lain tanpa Anjuran Dokter

Seseorang Berkonsultasi dengan Dokter
loading

Jika Anda ingin melakukan pengobatan herbal, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

Tanyakan kepada dokter mengenai pengobatan herbal hendak Anda gunakan atau konsumsi. Kemungkinan dokter dapat mempertimbangkan pengobatan tersebut dengan kondisi kesehatan masing-masing pasien.

Artikel Lainnya: Medfact: Benarkah Susu Sapi Bisa Sembuhkan COVID-19?

4. Jangan Kontak Fisik Langsung dengan Orang Lain

Selama isolasi mandiri, Anda wajib menghindari kontak langsung dengan anggota keluarga lain di dalam rumah. Sebab, virus corona yang kini telah bermutasi dapat menyebar lebih cepat. Lakukan isolasi mandiri di ruangan yang terpisah dari anggota keluarga lainnya.

Dokter Devia Irine Putri menambahkan, “Selain pisah kamar dengan anggota keluarga lain, jaga jarak juga penting untuk dilakukan. Pasien COVID-19 juga diminta untuk terus pakai masker selama di rumah.”

5. Jangan Tidur di Ruangan Tanpa Ventilasi 

Jangan Tidur di Ruangan Tanpa Ventilasi
loading

Di dalam kamar isolasi mandiri harus memiliki ventilasi atau sistem pertukaran udara yang baik. Pastikan juga pasien isolasi mandiri mendapat pencahayaan matahari yang baik. Tujuannya agar pasien tak perlu keluar rumah untuk berjemur setiap pagi. 

Menurut dr. Devia Irine, apabila ingin minum obat selama menjalani perawatan COVID-19, maka minumlah obat yang sudah dianjurkan oleh dokter, baik itu vitamin maupun obat resep.

Artikel Lainnya: Efek Samping Vaksin COVID-19 Moderna

Anda pun diminta untuk memantau gejala dan memanfaatkan fasilitas konsultasi dengan dokter melalui layanan telemedicine. Jangan lupa untuk memeriksa saturasi oksigen (2-3 kali dalam sehari) dan suhu tubuh secara berkala.

“Sebaiknya pastikan alat makan dan minum pasien COVID-19 berbeda atau terpisah dari anggota keluarga yang lain. Konsumsilah makanan bergizi, minum cukup air, dan istirahat cukup,” saran dr. Devia.

“Bila dilakukan dengan rutin dan benar, maka semua kegiatan ini akan meningkatkan daya tahan tubuh. Dan ingat, tetap lakukan olahraga ringan di dalam kamar meski sedang positif virus corona,” tutup dr. Devia.

Baca Juga

Untuk tahu informasi tentang isolasi mandiri lainnya, Anda bisa membaca artikel atau berkonsultasi dengan dokter kami melalui fitur LiveChat. Anda juga bisa memilih paket isolasi mandiri Klikdokter.

(OVI/JKT)

ARTIKEL TERKAIT

Daftar Obat untuk Penderita COVID-19 yang Diizinkan BPOM

Info Sehat
09 Jul

Sinyal Darurat Krisis Oksigen dari Yogyakarta

Info Sehat
08 Jul

Peralatan yang Harus Dimiliki Pasien COVID-19 saat Isolasi Mandiri

Info Sehat
07 Jul

Beda Cek Saturasi Oksigen dengan Oximeter dan Analisis Gas Darah

Info Sehat
07 Jul

Medfact: Benarkah Susu Sapi Bisa Sembuhkan COVID-19?

Info Sehat
06 Jul

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat