7 Aturan Penting saat Menginap di Tempat Isolasi Mandiri
search

Menginap di Tempat Isoman, Ini yang Harus Diperhatikan

Jika Anda isolasi mandiri di hotel atau apartemen, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan selama menginap agar tetap aman.
Menginap di Tempat Isoman, Ini yang Harus Diperhatikan

Klikdokter.com, Jakarta Isolasi mandiri dilakukan oleh pasien COVID-19 bergejala ringan atau tidak bergejala (OTG). Isoman dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran coronavirus dari orang ke orang.

Biasanya, isolasi mandiri dilakukan di rumah. Namun, jika tidak memungkinkan, Anda dapat melakukannya di penginapan untuk isolasi mandiri, misal hotel dan apartemen.

Selama menginap, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Apa saja? Berikut penjelasan dokter:

 

1 dari 5

1. Beritahu Anda Positif COVID-19 kepada Penyedia Tempat

Beritahu Anda Positif COVID-19 kepada Penyedia Tempat
loading

Jika ingin isolasi mandiri di penginapan, pastikan menghubungi penyedia tempat terlebih dahulu. Beritahu bahwa Anda terkonfirmasi positif COVID-19 dan ingin isolasi di tempat tersebut.

Artikel Lainnya: Peralatan yang Harus Dimiliki Pasien COVID-19 saat Isolasi Mandiri

Hal ini dilakukan agar penyedia tempat dapat mempersiapkan kamar terlebih dahulu. Lalu, kontak fisik antara Anda dengan orang lain bisa diminimalisir.

2. Jangan Keluar Kamar Jika Tidak Perlu

Dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, selama isolasi mandiri di hotel atau wisma, Anda dilarang keluar kamar. Keluar kamar hanya dilakukan untuk keperluan mendesak, seperti mengambil makanan atau obat.

Jika Anda memesan makanan dari luar, beritahu kurir dan petugas hotel untuk meletakkan kemasan di luar pintu kamar.

Saat mengambil makanan, Anda wajib menggunakan masker dan hindari berbicara dengan orang lain.

2 dari 5

3. Jangan Menerima Tamu

Jangan Menerima Tamu Saat Isolasi Mandiri
loading

Meskipun tidak bergejala atau hanya bergejala ringan, Anda tidak boleh menerima tamu saat isolasi mandiri. Walau tidak bergejala, Anda tetap dapat menularkan virus ke orang lain.

"Selama isolasi mandiri, pasien tidak boleh keluar kamar, menerima tamu, termasuk dilarang mengajak orang yang sama-sama sedang isoman masuk ke kamar," ucap dr. Devia.

Meski begitu, Anda diperbolehkan membawa barang-barang pribadi seperti handphone dan laptop. Jika membutuhkan hiburan atau berkomunikasi, gunakan gadget tersebut.    

4. Tidak Mencampur Sampah Pribadi dengan Milik Orang Lain

Hal lain yang penting untuk Anda perhatikan selama isolasi mandiri di penginapan adalah tidak mencampur sampah bekas makanan atau lainnya dengan milik pengunjung lain.

Pastikan Anda membawa wadah sampah atau plastik sendiri selama isolasi mandiri.

Dokter Devia juga menjelaskan, selama isolasi mandiri Anda tidak boleh menggunakan barang bersama-sama, terutama barang pribadi. Hindari pula menyimpan barang di tempat yang sama dengan orang lain.

Artikel Lainnya: Tata Cara Isolasi Mandiri Berdasarkan Aturan Kemenkes

3 dari 5

5. Bersihkan Kamar Secara Berkala

Bersihkan Kamar Secara Berkala
loading

Jika sudah memberitahu petugas hotel atau wisma bahwa Anda sedang isolasi mandiri, umumnya pihak hotel akan memberitahu petugas kebersihan untuk tidak masuk ke kamar Anda.

Oleh karena itu, Anda wajib menjaga kebersihan kamar selama melakukan isoman. Bersihkan permukaan yang sering disentuh dengan disinfektan secara berkala.

6. Tidak Melakukan Aktivitas yang Mengganggu

Selama berada di tempat isolasi mandiri, Anda perlu menjaga ketenangan penginapan dan mengikuti peraturan. Jangan melakukan kegiatan yang dapat membuat keributan.

Hindari menyetel lagu dengan volume keras, merokok, ataupun melakukan kegiatan lain yang dapat mengganggu orang lain.

4 dari 5

7. Hubungi Rumah Sakit Jika Terjadi Gejala Berat

Hubungi Rumah Sakit Jika Terjadi Gejala Berat
loading

Saat isolasi mandiri, Anda wajib melaporkan kondisi kesehatan setiap hari melalui telepon kepada petugas medis yang menangani. Hal ini dilakukan agar kondisi tetap terpantau dengan baik.

“Jika saat isolasi mandiri mengalami gejala yang berat atau memburuk, bisa lapor ke petugas medis yang ada di tempat tersebut atau yang terdekat. Karena, selama isoman di hotel tetap harus dipantau oleh petugas medis,” ucap dr. Devia.

Baca Juga

Itu dia hal-hal yang perlu Anda perhatikan selama melakukan isolasi mandiri di luar rumah.

Jika memiliki pertanyaan seputar COVID-19, konsultasi melalui LiveChat dokter untuk terhubung dengan dokter umum dan spesialis. Anda juga bisa dapat informasi seputar paket isolasi mandIri Klikdokter.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Wendri Wildiartoni Pattiawira

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000
avatar

dr. Rommi Rusfiandhi, MKK

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000
avatar

dr. Nadia Syifa

Konsultasi Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Vaksin COVID-19 di Indonesia yang Sudah Kantongi Izin BPOM

Info Sehat
16 Jul

Hal-Hal yang Harus Dilakukan Usai Isolasi Mandiri

Info Sehat
16 Jul

Bahaya Dexamethasone bagi Pasien COVID-19 Gejala Ringan dan Sedang

Info Sehat
15 Jul

Vaksin Sputnik V dari Rusia, Ampuhkah Lawan Varian Delta?

Info Sehat
15 Jul

Ketahui Perbedaan Oksigen Tabung dan Kaleng

Info Sehat
14 Jul

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat