Kenali Segmentectomy, Operasi Kecil untuk Kanker Paru
search

Mengenal Operasi Kanker Paru Segmentectomy Beserta Efek Sampingnya

Salah satu cara mengobati kanker paru adalah melalui tindakan segmentectomy. Bagaimana prosedurnya? Apa saja efek samping operasi kanker paru ini? Yuk, cari tahu!
Mengenal Operasi Kanker Paru Segmentectomy Beserta Efek Sampingnya

Klikdokter.com, Jakarta Kanker paru termasuk salah satu penyakit yang banyak terjadi di Indonesia. Kepala Subdirektorat Penyakit Kanker dan Kelainan Darah Kementerian Indonesia, Aldrin Neilwan bahkan menyebut bahwa kasus kematian akibat penyakit tersebut di tanah air meningkat sebesar 18 persen pada tahun 2020.

Mengingat adanya kondisi tersebut, setiap orang dianjurkan untuk selalu memperhatikan kesehatan paru dengan saksama. Salah satu yang bisa dilakukan untuk hal ini adalah pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Jika nantinya ditemukan kanker paru dan masih stadium awal, pengobatan bisa segera dilakukan. Dalam kasus yang seperti ini, dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk melakukan operasi segmentectomy.

Artikel Lainnya: Pantangan Makanan yang Sebaiknya Dihindari Pasien Kanker Paru

1 dari 3

Mengenal Segmentectomy untuk Kanker Paru

Mengenal Segmentectomy untuk Kanker Paru
loading

Segmentectomy merupakan suatu operasi kanker paru yang dilakukan dengan mengangkat sebagian area pada organ pernapasan tersebut. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk mengatasi kanker paru yang masih stadium awal.

Menurut dr. Reza Fahlevi, Sp.A, segmentectomy juga bisa dilakukan pada kasus kerusakan paru lokal.

Sebelum prosedur segmentectomy dilakukan, dokter perlu memeriksa pasien dengan tindakan biopsi.

Apabila ditemukan benjolan yang mencurigakan di paru, dokter akan melakukan pengecekan ulang guna menentukan perlu atau tidaknya tindakan segmentectomy.

“Tujuan dari segmentectomy adalah untuk mengangkat tumor penyebab kanker yang ada pada lobus paru-paru. Prosedur operasi ini mirip dengan wedge resection, tapi hanya lobus yang ukurannya lebih besarlah yang akan diangkat,” ujar dr. Reza.

Jika nantinya pasien memenuhi syarat untuk menjalani prosedur segmentectomy, ahli bedah akan membuat sayatan di sisi paru-paru, serta di antara tulang rusuk dan area ketiak.

Tidak hanya itu, ada juga metode bedah yang disebut dengan video-assisted thoracoscopic surgery (VATS). Selama prosedur VATS, dokter bedah akan membuat tiga sayatan kecil di dada guna memasukkan alat yang disebut thoracoscopy ke dalam dada.

Dengan menggunakan alat bedah yang tersedia, dokter akan melihat paru-paru guna memastikan area yang rusak. Kemudian, dokter akan mengangkat bagian paru tersebut.

Setelah prosesnya selesai dan paru-paru dapat kembali mengembang, dokter bedah akan menjahit kembali sayatan.

Artikel Lainnya: Apakah Kanker Paru-paru Bisa Menyerang Anak?

2 dari 3

Risiko dan Komplikasi dari Segmentectomy

Risiko dan Komplikasi dari Segmentectomy
loading

Setiap tindakan operasi pasti memiliki kemungkinan risiko dan komplikasi. Terkait segmentectomy, dr. Reza mengatakan bahwa risikonya tergolong sangat umum untuk terjadi.

“Perdarahan, infeksi, dan pneumotoraks dapat terjadi sebagai efek dari segmentectomy. Tapi, untuk jangka panjang, tentunya kapasitas paru-paru juga tidak seoptimal sebelumnya,” kata dr. Reza.

Di samping itu, ada juga risiko lain yang mungkin bisa terjadi setelah pasien kanker paru menjalani segmentectomy, misalnya:

  • Radang paru-paru
  • Infeksi
  • Reaksi terhadap obat anestesi
  • Masalah pernapasan
  • Kebocoran udara persisten karena cedera pada pleura
  • Perdarahan pada rongga dada atau area jahitan operasi
  • Kebutuhan penggunaan tabung oksigen untuk sementara waktu
  • Adanya jalan pernapasan yang abnormal
  • Kesulitan untuk melepas respirator

Guna meminimalkan efek lebih lanjut, pasien yang telah menjalani prosedur segmentectomy biasanya akan diminta untuk tinggal selama 5–7 hari di rumah sakit.

Setelah dinyatakan boleh pulang, pasien pun dianjurkan untuk membatasi aktivitas yang terlalu berat selama 1–2 bulan ke depan guna mengoptimalkan pemulihan.

Baca Juga

Operasi kanker paru menggunakan metode segmentectomy memang berpotensi menyebabkan dampak yang merugikan. Namun, setelahnya, manfaat yang dirasakan bisa lebih besar daripada risiko tersebut.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai segmentectomy atau operasi kanker paru lainnya, tak perlu ragu untuk bertanya langsung kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

ARTIKEL TERKAIT

Komplikasi Asma yang Bisa Menurunkan Kualitas Hidup Anda

Info Sehat
01 Agt

Laringomalasia, Penyebab Napas Berbunyi pada Bayi

Info Sehat
31 Jul

Bermain Harmonika Bisa Tingkatkan Kesehatan Paru, Benarkah?

Info Sehat
30 Jul

Inilah Posisi Tidur yang Benar untuk Penderita Asma

Info Sehat
28 Jul

Medfact: Cuci Hidung Pakai NaCl Kurangi Risiko COVID-19?

Info Sehat
26 Jul

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat