4 Bahaya Penyakit Celiac pada Gigi dan Mulut
searchtext customer service

Dampak Penyakit Celiac untuk Kesehatan Gigi dan Mulut

Celiac tidak hanya dapat mengganggu pencernaan. Penyakit autoimun ini juga mengganggu kesehatan gigi dan mulut.
Dampak Penyakit Celiac untuk Kesehatan Gigi dan Mulut

Klikdokter.com, Jakarta Celiac merupakan penyakit autoimun yang terjadi karena tubuh tidak dapat menoleransi makanan yang mengandung gluten.

Gluten adalah jenis protein yang terkandung di dalam biji-bijian. Protein ini ditemukan pada olahan makanan berbahan gandum dan jelai, seperti roti, sereal, maupun pasta.

Jika mengidap celiac, sistem kekebalan tubuh akan menurun ketika mengonsumsi makanan berbahan gluten. Umumnya, celiac dapat menyebabkan saluran pencernaan terganggu.

Selain itu, celiac juga dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Mengapa hal ini terjadi? Simak tinjauan medis soal bahaya penyakit celiac pada gigi dan mulut berikut ini:

1 dari 3

1. Gigi Berlubang

Ilustrasi Gigi Berlubang
loading

Penyakit celiac dapat berkembang dan didiagnosis pada usia berapa pun. Penyakit ini juga bisa terjadi sebelum anak menginjak usia 7 tahun.

Di usia tersebut, gigi permanen si kecil sedang tumbuh. Celiac dapat menyebabkan perkembangan gigi permanen anak terganggu.

Artikel Lainnya: Gluten, Benarkah Harus Sepenuhnya Dihindari?

Berdasarkan Very Well Health, anak yang mengidap celiac dapat mengalami kerusakan enamel (lapisan gigi paling luar). Kondisi ini disebut pula sebagai hipoplasia enamel.

Hipoplasia enamel menyebabkan si kecil cenderung memiliki gigi berwarna kekuningan dan kecokelatan. Selain itu, kerusakan enamel juga menyebabkan gigi tampak bergerigi dan berlubang.

Risiko gigi berlubang juga kian tinggi jika penderita celiac kekurangan kalsium dan kadar vitamin D.

Bahaya penyakit celiac dapat menyebabkan usus kecil pengidapnya tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, pengidap celiac rentan mengalami kekurangan gizi.

Hal ini karena usus yang berperan menyerap nutrisi makanan terganggu. Akhirnya, nutrisi penting yang turut menyehatkan gigi seperti kalsium dan vitamin D berkurang.

2. Gigi Tumbuh Lebih Lambat

Sebuah penelitian mengungkapkan celiac dapat menyebabkan pertumbuhan gigi susu dan gigi permanen anak terhambat.

Akibatnya, pertumbuhan gigi anak celiac lebih lambat. Hal ini dibandingkan dengan anak yang tidak mengidap penyakit intoleransi gluten.

Meski begitu, penelitian lanjutan diperlukan guna memperoleh bukti kuat soal pengaruh celiac pada pertumbuhan gigi anak.

2 dari 3

3. Sariawan

Seseorang Mengalami Sariawan
loading

Bahaya penyakit celiac pada kesehatan gigi dan mulut selanjutnya adalah menyebabkan sariawan.

Penelitian mengungkapkan pengidap celiac lebih rentan mengalami sariawan. Hal ini dibandingkan dengan mereka yang tidak mengidap celiac.

Masih dari Very Well Health, sebanyak 16 persen anak-anak dan 26 persen orang dewasa dalam penelitian tersebut bahkan melaporkan mengalami sariawan berulang.

Sariawan sendiri umumnya dapat terjadi selama 7-14 hari. Pada penderita celiac, kondisi ini mungkin disebabkan oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Dokter gigi Callista Argentina menjelaskan, “Jika orang tersebut (penderita celiac) makan yang mengandung gluten, maka akan menurunkan sistem imun. Sistem imun menurun inilah yang menyebabkan sariawan.”

Selain itu, sariawan pada penderita celiac juga bisa dikarenakan kekurangan nutrisi seperti zat besi, folat, dan vitamin B12.

Artikel Lainnya: Catat! Ini 4 Kebiasaan yang Pengaruhi Kesehatan Gigi

4. Mulut Kering

Penderita celiac juga kerap mengeluhkan mulut kering. Pada gilirannya, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Mulut kering kronis pada penderita celiac kemungkinan besar disebabkan oleh penyakit autoimun bernama sindrom Sjögren.

Sindrom Sjögren menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar yang memproduksi kelembapan untuk mata dan mulut.

Penyakit autoimun ini membuat mata mengalami kekeringan secara tidak wajar. Selain itu, produksi air liur di mulut juga lebih sedikit.

Padahal, air liur berfungsi mengontrol pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan gigi. Tidak heran, orang yang mengidap sindrom Sjögren rentan mengalaminya.

Baca Juga

Riset dalam jurnal Reumatologia Clinica mengungkapkan sekitar 15 persen pengidap sindrom Sjögren memiliki penyakit celiac.

Itu dia bahaya penyakit celiac pada kesehatan gigi dan mulut. Jika ingin tanya lebih lanjut seputar komplikasi kesehatan pada gigi dan mulut, gunakan LiveChat dokter gigi.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

drg. Tika Prana Pramita, Sp. KG

Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi
wallet
Rp. 50.000
avatar

drg. Max Johnson, Sp. BM

Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut
wallet
Rp. 50.000
avatar

drg. Robin, Sp. Perio

Dokter Gigi Spesialis Periodonsia
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Susunan Gigi Tidak Normal, Kenali Maloklusi Gigi

Info Sehat
07 Agt

Faktor Risiko yang Menyebabkan Kanker Mulut

Info Sehat
08 Jul

Sederet Bahaya Penyakit Celiac Terhadap Kesehatan Anak

Info Sehat
06 Jun

Penyebab Papila Lidah Membesar dan Cara Atasinya

Info Sehat
09 Mei

Perawatan Gigi Bercelah dengan Metode Tambal Gigi

Info Sehat
19 Apr

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat