5 Tanda Kulit Kekurangan Kolagen
search

Tanda-Tanda Kulit Anda Kekurangan Kolagen

Kolagen berperan penting bagi elastisitas kulit Anda. Apa saja tanda saat kulit kekurangan kolagen? Mari kita simak penjelasannya di sini.
Tanda-Tanda Kulit Anda Kekurangan Kolagen

Klikdokter.com, Jakarta Kolagen merupakan protein yang bisa dengan mudah kita temukan di berbagai jaringan ikat tubuh, termasuk kulit, otot, dan juga tulang. 

Di kulit, kolagen penting dalam regenerasi, mempertahankannya tetap elastis, kenyal, dan terhidrasi.

Sayangnya, semakin usia bertambah, produksi kolagen di tubuh semakin menurun. Tepatnya saat seseorang mencapai usia 25 tahun, produksi kolagen alami akan melambat. 

Selain melalui usia, ada beberapa tanda kulit kekurangan kolagen, yaitu:

Artikel Lainnya: Tak Bikin Kulit Sehat, Ini Bahaya Konsumsi Suplemen Kolagen Berlebihan

1 dari 4

1. Rambut Menipis

Rambut Menipis
loading

Kolagen mengelilingi area di sekitar folikel rambut. Agar rambut tetap sehat, pembuluh mikro mengantarkan nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan. 

Proses ini dapat memanjangkan rambut serta menciptakan tampilan rambut yang berkilau dan mengembang. Saat kolagen rusak, proses pengiriman nutrisi terhambat. Akibatnya, rambut bakal terlihat kusam atau menipis.

Selain itu, kolagen membantu rambut untuk melawan radikal bebas yang berasal dari sinar matahari dan polusi. 

Jika produksi kolagen melambat, pertumbuhan dan ketebalan rambut akan berkurang dan teksturnya lebih kasar.

2. Muncul Kerutan di Kulit dan Hilang Elastisitas Kulit

Tanda kekurangan kolagen berikutnya adalah muncul kerutan dan garis-garis halus di kulit. Produksi kolagen yang minim membuat kulit kehilangan elastisitasnya.

3. Nyeri Sendi

Masalah umum yang mungkin dialami saat bertambahnya usia adalah nyeri sendi. Sering dianggap sebagai salah satu dari tanda penuaan, nyeri sendi sering kali disebabkan oleh kekurangan kolagen.

Kolagen menambah elastisitas pada jaringan ikat dan tulang rawan. Tulang rawan akan menambahkan bantalan dan fleksibilitas ke banyak persendian Anda.

Saat elastisitas berkurang akibat kolagen menipis, tulang rawan rentan terhadap kerusakan. Mereka jadi tidak bisa berfungsi maksimal dengan gerakan sendi yang normal. Efeknya, rasa nyeri sendi pun dirasakan.

Artikel Lainnya: Cara Meningkatkan Kolagen Secara Natural

2 dari 4

4. Munculnya Selulit

Munculnya Selulit
loading

Kulit kekurangan kolagen berikutnya adalah selulit. Kondisi ini terjadi ketika jaringan lemak di bawah kulit terdorong ke atas untuk melawan jaringan ikat. Hal ini menyebabkan kulit di permukaan mengerut. 

Di sisi lain, kolagen sangat penting dalam pembentukan jaringan ikat di kulit. Protein ini bertanggung jawab untuk pembaruan sel, elastisitas kulit, kekenyalan, dan kekencangan kulit. 

Kurangnya kolagen menyebabkan kulit menjadi lebih tipis, tidak kencang, dan mudah rusak. Akibatnya, tampilan selulit di kulit semakin memburuk. 

5. Pemulihan Otot yang Lambat Setelah Berolahraga dan Nyeri Otot

Berolahraga teratur dapat membuat otot menjadi nyeri. Namun, jika Anda kekurangan kolagen, waktu pemulihan yang dibutuhkan setelah berolahraga dapat berlangsung lebih lama.

Seperti yang diketahui, kolagen sangat penting untuk fungsi jaringan ikat. Artinya, protein ini membantu otot memiliki fleksibilitas sekaligus memperbaikinya setelah digunakan. 

Artikel Lainnya: Kebiasaan yang Dapat Menurunkan Produksi Kolagen

3 dari 4

Bantu dengan Konsumsi Asupan Sehat

Bantu dengan Konsumsi Asupan Sehat
loading

Penurunan produksi kolagen alami tubuh memang sulit dicegah. Namun, Anda bisa memperlambatnya dengan asupan sehat yang kaya kolagen.

“Misalnya, dengan mengonsumsi makanan yang ada di area persendian hewan. Antara lain, ceker ayam atau sup kaldu (ayam ataupun sapi) dari tulang-tulang hewan tersebut,” tutur dr. Sara Elise Wijono, M. Res.

Makanan lain seperti sayuran hijau, ikan sumber omega-3, seperti salmon dan sarden; kacang kedelai, dan buah-buahan kaya vitamin A dan C juga baik dikonsumsi untuk menambah asupan kolagen.

Selain dari makanan, kolagen juga bisa diperoleh dalam bentuk suplemen. Suplemen kolagen sudah banyak dijual dalam bentuk kapsul, tablet, dan serbuk yang diseduh.

Bila Anda memilih mengonsumsi suplemen kolagen, perhatikan dosis yang tertera di dalam kemasan. Agar lebih aman, tak ada salahnya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Baca Juga

Yuk, perhatikan tanda kulit kekurangan kolagen di atas. Cegah dengan menerapkan pola hidup sehat dan banyak makan asupan kaya kolagen. 

Cek informasi seputar kesehatan kulit lainnya dengan mengunduh aplikasi Klikdokter

(HNS/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Sandra Eka Septiani, Sp. KK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Irwan Junawanto, Sp. KK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 30.000
avatar

dr. Febrina T Kurniasih, M. Ked(DV), Sp. DV

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 25.000

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Cleansing Balm dan Fungsinya untuk Kulit

Info Sehat
19 Agt

Tips Perawatan Kulit untuk Usia 50 Tahun

Info Sehat
18 Agt

Benarkah Semanggi Merah Dapat Ringankan Eksim?

Info Sehat
16 Agt

Menyingkap Manfaat Paprika untuk Mengatasi Kulit Keriput

Info Sehat
16 Agt

Ragam Manfaat Minyak Plum untuk Kulit

Info Sehat
14 Agt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat