6 Nutrisi Penting untuk Imun Setelah Vaksin COVID-19
searchtext customer service

Deretan Nutrisi Penting untuk Jaga Imun Setelah Vaksin COVID-19

Meski sudah mendapat vaksin Covid-19, jangan lupa untuk menjaga imunitas tubuh. Ini deretan nutrisi setelah vaksin agar daya tahan tubuh tetap baik.
Deretan Nutrisi Penting untuk Jaga Imun Setelah Vaksin COVID-19

Klikdokter.com, Jakarta Selain protokol kesehatan, Anda juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi untuk membantu menurunkan kasus aktif COVID-19. Vaksinasi memang tidak membuat Anda kebal.

Namun, tindakan ini dapat membantu menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat coronavirus.

Pemberian vaksin virus corona membantu tubuh Anda memiliki antibodi di dalam sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, tubuh bisa mengenali dan mampu melawan jika virus corona datang menyerang.

Selepas vaksin coronavirus pun, Anda tetap harus menjaga daya tahan tubuh setiap hari dengan menerapkan gaya hidup sehat.

1 dari 3

Penuhi Nutrisi Ini Setelah Vaksin

loading

Salah satu cara menjaga kesehatan setelah vaksin COVID-19 yang dianjurkan itu adalah dengan memenuhi kebutuhan nutrisi.

Jika pemenuhan nutrisi Anda setiap harinya baik, tak hanya daya tahan tubuh yang terjaga. Lebih dari itu, Anda turut membantu meningkatkan efektivitas kerja vaksin.

Artikel Lainnya: Daftar Makanan Sehat yang Perlu Dikonsumsi Usai Vaksinasi COVID-19

Berikut beberapa jenis nutrisi yang diperlukan tubuh setelah vaksin agar tercipta daya tahan tubuh yang optimal, antara lain:

1. Protein

Protein memiliki banyak peran dalam tubuh. Antara lain, sumber energi, zat pembangun dan memperbaiki sel tubuh yang rusak, hingga menjaga daya tahan tubuh dengan membantu membentuk “pasukan” antibodi.

Di sisi lain, kebutuhan harian protein masing-masing orang berlainan. Kira-kira, kebutuhan protein harian seseorang 0,8 - 1 gram per kilogram berat badan.

Jadi, jika berat badan 50 kg, Anda membutuhkan sekitar 40-50 gram protein per hari. Apabila Anda sedang sakit maka kebutuhan protein bisa meningkat.

Sumber protein bisa Anda dapat dengan mudah dari bahan makanan sehari-hari. Misalnya tahu, tempe, kacang-kacangan, telur, daging, ikan, hingga sayuran hijau seperti brokoli, asparagus.

2. Vitamin E

Vitamin E sangat penting dalam membangun sistem kekebalan tubuh yang optimal. Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari mikronutrien yang satu ini.

Misalnya, menjaga kelembapan kulit serta berfungsi sebagai antioksidan dalam melawan radikal bebas.

Anda bisa mendapatkan vitamin E antara lain dari biji bunga matahari, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan.

Jika kebutuhan vitamin E tidak bisa didapat dari asupan harian. Konsumsi vitamin E bisa didapat dari suplemen tambahan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merekomendasikan dosis harian vitamin E 100 IU - 400 IU. Jumlah ini aman bagi penggunaan jangka Panjang, asalkan dikonsumsi sesuai dosis.

3. Vitamin C

Selain sebagai antioksidan yang ampuh, vitamin C berperan penting dalam mendukung sistem imunitas, terutama membantu sel-sel tubuh dalam memerangi infeksi.

Selain itu, vitamin C juga memiliki peran penting dalam proses regenerasi sel, sehingga sistem kekebalan tubuh terjaga dengan baik. Konsumsi vitamin C harian yang direkomendasi adalah minimal 500 mg per hari dan maksimal 1000 mg per hari.

Artikel Lainnya: Minum Vitamin C Usai Vaksinasi COVID-19 Ganggu Efektivitas?

4. Vitamin D

Vitamin D merupakan nutrien yang penting dalam memerangi efek buruk dari patogen-patogen yang berbahaya bagi tubuh. Peran mikronutrien ini signifikan dalam membantu sel darah putih dalam pertahanan sistem imunitas kita.

Asupan vitamin D yang cukup dapat menurunkan risiko peradangan dan risiko infeksi saluran pernapasan.

Dosis harian yang direkomendasi untuk dikonsumsi adalah 400 IU baik tunggal maupun kombinasi dengan nutrisi lain, atau 1000 IU secara tunggal.

Tentu saja jumlah ini sangat tergantung pada kondisi kesehatan seseorang. Dosis yang lebih tinggi dapat diberikan jika mereka mengalami defisiensi yang lebih serius.

5. Zinc

Selain asupan vitamin C dan D di atas, konsumsi zinc sebagai salah satu mineral yang penting juga berkontribusi signifikan terhadap perkembangan dan komunikasi sel-sel imunitas.

Peran zinc antara lain untuk melindungi jaringan dalam tubuh, dan membantu mencegah patogen-patogen asing yang masuk.

Mengonsumsi zinc dalam jangka panjang umumnya aman untuk orang dewasa yang sehat, selama dosis hariannya tak melebihi dari 30 mg.

6. Probiotik dan Prebiotik

Makanan yang mengandung probiotik maupun prebiotik baik dikonsumsi karena bisa menjaga kesehatan saluran cerna. Dengan memiliki saluran cerna yang sehat maka bisa membantu mengoptimalkan daya tahan tubuh.

Di dalam saluran cerna manusia, terdapat banyak bakteri baik yang membantu proses penyerapan nutrisi dari makanan.

Dengan terserapnya nutrisi dengan baik, Anda pun memiliki bekal untuk membuat benteng pertahanan dalam melawan berbagai penyakit.

Beberapa sumber makanan yang mengandung probiotik, misalnya, yoghurt, sup miso, tempe, dan kefir. Adapun prebiotik antara lain bisa didapat dari bawang putih, asparagus, rumput laut, pisang, dan gandum.

2 dari 3

Cara Praktis Penuhi Nutrisi Usai Vaksin

loading

Pemenuhan nutrisi tetap dibutuhkan meski Anda sudah menjalani vaksinasi COVID-19. Jika Anda kesulitan memvariasikan jenis-jenis nutrisi di atas, tak perlu ragu untuk menambahkan suplemen tambahan yang mengandung vitamin E, yaitu Natur-E.

Artikel Lainnya: Medfact: Anjuran Minum Air Kelapa untuk Menetralkan Vaksin COVID-19

Natur-E adalah suplemen kesehatan yang terbuat dari bahan alami minyak biji gandum dan minyak biji bunga matahari.

Bonusnya, Anda bisa sekaligus menjaga kesehatan kulit, lho! Seperti dijelaskan, kandungan vitamin E bermanfaat untuk membantu dalam regenerasi sel dan membantu kulit untuk melawan radikal bebas.

Studi juga menunjukkan, tingkat vitamin E, utamanya di masing-masing lapisan kulit, bakal berkurang setiap hari akibat paparan radikal bebas.

Nah, rutin mengonsumsi vitamin E sangatlah penting dalam menjaga keutuhan kulit demi mencegah masuknya bakteri dan virus.

Natur-E yang tersedia dalam bentuk kapsul lunak yang lebih aman dan efektif dalam penyerapan vitamin E.

Baca Juga

Jangan ketinggalan, imbangi dengan gaya hidup sehat, seperti rutin olahraga dan istirahat cukup, sebagai cara menjaga tubuh setelah vaksin.

Dapatkan informasi lainnya seputar kesehatan kulit dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Dorna Silaban, M.Gizi, Sp.GK

Spesialis Gizi Klinik
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Febryan Agus Pramudyo, Sp. GK

Spesialis Gizi Klinik
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Dosis Vaksin COVID-19 Keempat, Perlukah?

Info Sehat
23 Agt

Studi Baru Sebut Vaksin Sinovac Efektif Lawan Varian Delta

Info Sehat
20 Agt

Studi: Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Tak Ampuh Usai Tiga Bulan

Info Sehat
20 Agt

Bolehkah Berhubungan Seksual Saat Jalani Isoman COVID-19?

Info Sehat
19 Agt

Syarat Terima Vaksin Moderna untuk Umum dan Pengidap Autoimun

Info Sehat
19 Agt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat