Mengalami Keputihan saat Sudah Menopause, Normalkah?
searchtext customer service

Mengalami Keputihan saat Sudah Menopause, Normalkah?

Tidak sedikit wanita yang mengalami keputihan saat menopause. Lantas, apakah kondisi ini dapat dikatakan normal? Simak fakta medis selengkapnya di sini.
Mengalami Keputihan saat Sudah Menopause, Normalkah?

Klikdokter.com, Jakarta Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes), siklus menopause pada wanita umumnya terjadi di usia 41–55 tahun. Kondisi ini ditandai dengan berhentinya haid selama 12 bulan berturut-turut.

Karena tak lagi haid dan memproduksi hormon tertentu, tak sedikit wanita menopause yang mengira bahwa dirinya tidak akan mengalami keputihan. Padahal, ada pula kasus di mana keputihan saat menopause masih terjadi.

Lantas, apa kata medis terkait keputihan saat sudah menopause? Apakah kondisi ini normal, atau merupakan tanda dari gangguan kesehatan?

Artikel Lainnya: Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

1 dari 3

Keputihan saat Sudah Menopause, Normalkah?

Keputihan saat Sudah Menopause, Normalkah?
loading

Faktanya, sekitar 60 persen wanita akan mengalami gejala yang melibatkan alat kelamin atau sistem kemih setelah menopause. Kondisi tersebut mencakup:

  • Atrofi vagina, yaitu penipisan atau kerusakan jaringan vagina.
  • Atrofi uretra, yaitu penipisan atau kerusakan jaringan saluran kemih.
  • Penurunan libido, yaitu ketika dorongan seks lebih rendah.

Adanya kondisi tersebut pada wanita menopause dapat membuat kondisi vagina cenderung kering. Selain itu, berbagai perubahan pada tubuh yang terjadi setelah menopause juga dapat meningkatkan risiko keputihan dan infeksi pada vagina.

Lantas, apakah itu artinya keputihan saat menopause merupakan kondisi yang normal? Menurut dr. Reza Fahlevi, Sp.A, keputihan memiliki banyak penyebab.

“Keputihan bisa terjadi karena masalah hormonal dan infeksi. Jadi, bisa saja sudah menopause, hormonnya sudah sedikit, tapi mungkin mengalami keputihan karena ada infeksi; baik akibat jamur maupun bakteri,” kata dr. Reza.

Penting diketahui, keputihan dikatakan normal apabila cairan yang keluar berwarna putih atau bening dan tidak disertai dengan keluhan-keluhan yang berarti.

Di sisi lain, keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi jamur maupun bakteri umumnya menyebabkan keluarnya cairan berwarna kehijauan, menggumpal seperti keju, berbau tak sedap, terasa gatal atau terbakar, dan nyeri.

Artikel Lainnya: Mitos Seputar Keputihan yang Berbahaya

2 dari 3

Keputihan saat Menopause, Kapan Harus ke Dokter?

Keputihan saat Menopause, Kapan Harus ke Dokter?
loading

Orang yang telah melewati masa menopause dapat mengalami atrofi vagina karena penurunan kadar estrogen, yang menyebabkan dinding organ kewanitaan menjadi lebih tipis.

Kondisi ini dapat menyebabkan keputihan, terutama saat terjadi kontak seksual yang bisa menyebabkan iritasi vagina.

Kendati demikian, Anda mesti waspada jika keputihan yang keluar disertai dengan gejala-gejala abnormalitas, seperti berwarna kehijauan atau abu-abu, menggumpal, berbau tidak sedap, dan disertai gatal atau sensasi terbakar.

Dalam kasus demikian, Anda mesti segera berobat ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Jika dibiarkan, perburukan kondisi mungkin akan terjadi sehingga malah menempatkan Anda pada masalah kesehatan yang lebih gawat lagi.

Keputihan saat menopause dikatakan normal apabila kejadiannya tidak disertai dengan gejala-gejala yang mengganggu. Kondisi ini bukanlah sesuatu yang mesti diatasi, karena dapat hilang dengan sendirinya.

Baca Juga

Bila Anda mengalami keputihan saat menopause yang disertai gejala-gejala abnormalitas seperti yang telah dijelaskan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai penyebab keputihan pada wanita menopause atau kondisi kesehatan lainnya, tak perlu ragu untuk chatting langsung dengan dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Euis Kurniawati

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Wendri Wildiartoni Pattiawira

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000
avatar

dr. Azka Yumna Kamilah

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Perubahan Menstruasi yang Terjadi Selama Perimenopause

Info Sehat
25 Agt

6 Cara Menjaga Kesehatan Vagina Saat Haid

Info Sehat
20 Mar

Tips Awet Muda pada Usia Menopause

Info Sehat
24 Feb

Manfaat Terapi Sulih Hormon untuk Meminimalkan Gejala Menopause

Info Sehat
19 Feb

Memasukkan Vitamin C ke dalam Vagina Bisa Kurangi Keputihan?

Info Sehat
25 Jan

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat