Awas, Gangguan OCD yang Tak Diobati Dapat Bertambah Parah
searchtext customer service

Awas, Gangguan OCD yang Tak Diobati Dapat Bertambah Parah

Gangguan OCD dapat sangat mengganggu kehidupan sehari-hari penderitanya. Bila tidak diobati atau diatasi, gangguan OCD dapat memburuk dan merugikan penderitanya.
Awas, Gangguan OCD yang Tak Diobati Dapat Bertambah Parah

Klikdokter.com, Jakarta Obsessive-compulsive disorder (OCD) merupakan gangguan yang ditandai dengan pikiran obsesif dan perilaku kompulsif.

Gangguan ini memicu seseorang untuk memikirkan sesuatu secara terus-menerus hingga menimbulkan rasa cemas.

Contoh pikiran obsesif, orang OCD akan merapikan semua barang dalam bentuk atau arah yang beraturan.

Orang dengan OCD tidak senang bila barang tersebut tak terorganisir dengan baik atau menghadap arah yang berantakan.

Sedangkan contoh perilaku kompulsif dapat ditandai ketika penderita OCD berkali-kali kembali ke dapur untuk memastikan bahwa ia sudah mematikan kompor.

Gangguan OCD harus segera ditangani atau diatasi dengan perawatan tepat. Bila tidak ditangani segera, gangguan ini dapat memburuk dan merugikan fisik, mental, dan kehidupan sosial penderitanya.

Artikel Lainnya: Gejala dan Faktor Risiko Oppositional Deficit Disorder (ODD) pada Anak

1 dari 3

Gangguan OCD Dapat Memburuk Jika Tidak Ditangani

Gangguan OCD Dapat Memburuk Jika Tidak Ditangani
loading

Melansir dari Vistapineshealth, kebanyakan orang dengan OCD ringan hingga sedang dapat beradaptasi dengan pikiran obsesif dan tindakan kompulsif mereka.

Ketika seseorang sadar bahwa dirinya mengidap OCD, maka pikiran dan tindakan yang mengganggu dapat sedikit demi sedikit dikurangi.

Kebanyakan penderita OCD tetap dapat melakukan rutinitas atau kegiatan sehari-hari mereka dengan normal.

Namun, bila penderita OCD mengabaikan, menyangkal, dan tidak berusaha mengobati gejalanya, gangguan yang dialaminya bisa makin memburuk.

Gangguan OCD yang memburuk bisa ditandai dengan kondisi berikut:

  • Kehilangan fokus di tempat kerja.
  • Mengalami kesulitan di sekolah.
  • Depresi.
  • Mengalami serangan panik.
  • Memiliki pikiran untuk bunuh diri.
  • Kelelahan fisik.
  • Kelelahan emosional.
  • Dalam beberapa kasus, penderita OCD bisa mengisolasi dirinya dari masyarakat.

Menurut Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog., gangguan OCD bisa ditangani dengan perawatan yang tepat.

Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh individu yang telah didiagnosis OCD adalah menyadari dan melatih kontrol diri untuk mengurangi perilaku tersebut.

“Misalnya gangguan terkait dengan apa-apa dihitung, ketika sadar akan dorongan untuk melakukan itu, maka dapat langsung dialihkan dengan kegiatan lain. Misalnya, lakukan kegiatan yang bergerak untuk mendistraksi pikiran tadi,” ucap psikolog Gracia.

Artikel Lainnya: Anak Suka Melawan, Adakah Hubungannya dengan ODD?

2 dari 3

Pengobatan untuk Gangguan OCD

Pengobatan untuk Gangguan OCD
loading

Dilansir dari Healthline, pengobatan OCD akan bergantung pada tingkat keparahan masing-masing penderitanya.

Perawatan untuk mengatasi OCD biasanya mencakup psikoterapi dan obat-obatan. Psikiater dapat meresepkan obat antidepresan untuk membantu mengurangi gejala OCD.

Salah satu obat yang banyak digunakan oleh penderita OCD adalah selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI). Obat antidepresan ini dapat mengurangi gejala perilaku obsesif dan kompulsif.

Selain obat, psikiater juga akan memberikan terapi yang membantu penderita OCD untuk mengubah pola pikir dan perilaku yang mengganggu. Biasanya terapi yang diterapkan adalah terapi perilaku kognitif (CBT).

Baca Juga

Saran dari psikolog Gracia, jika Anda tidak bisa mengendalikan pikiran obsesif dan perilaku kompulsif yang sudah mengganggu, sebaiknya segera cari batuan profesional seperti konsultasi ke psikolog atau psikiater.

Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater menggunakan layanan LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Euis Kurniawati

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Zakya Radhita Nasution

Dokter Umum
wallet
Rp. 15.000
avatar

dr. Wendri Wildiartoni Pattiawira

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000

ARTIKEL TERKAIT

Nyaman Teman Tapi Mesra? Cek Dulu Dampak Negatifnya

Info Sehat
31 Agt

Mengenal Penyebab dan Gejala Hipomania

Info Sehat
31 Agt

Manfaat Skinship, Sentuhan Fisik dalam Hubungan Asmara

Info Sehat
30 Agt

Vitiligo Bisa Sebabkan Depresi, Ini Cara Mengatasinya

Info Sehat
29 Agt

Apakah Benar Pria Lebih Tertarik pada Wanita yang Pintar?

Info Sehat
28 Agt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat