Gejala Long COVID pada Anak yang Perlu Diketahui - Info Sehat Klikdokter.com
search

Gejala Long COVID pada Anak yang Perlu Diketahui

Long COVID pada anak dapat memengaruhi kondisi fisik maupun mental si kecil. Ketahui tanda long COVID pada anak selengkapnya di sini.
Gejala Long COVID pada Anak yang Perlu Diketahui

Long COVID merupakan gejala yang dialami penyintas coronavirus. Keluhan ini dapat bertahan selama lebih dari empat pekan sejak terinfeksi SARS-CoV-2.

Sebuah penelitian skala besar mengungkapkan, 1 dari 7 anak berpeluang mengalami gejala long COVID selama 15 pekan setelah terinfeksi virus corona. Studi tersebut dipublikasikan di British Medical Journal.

Riset yang dipimpin University College London itu menemukan long COVID pada anak menyebabkannya mengalami sejumlah gejala fisik maupun mental.

1 dari 3

Gejala Fisik Long COVID pada Anak

Gejala Fisik Long COVID pada Anak
loading

Anosmia atau kondisi hilangnya sebagian atau seluruh kemampuan indra penciuman merupakan salah satu gejala long COVID yang umum. Gangguan penciuman ini tidak hanya bisa dialami orang dewasa, tetapi juga anak-anak. 

Disampaikan dr. Megan Donnelly dari Novant Health Neurology & Headache, Amerika Serikat, anosmia terjadi karena virus corona menyerang lempeng kribiformis. Bagian ini terletak di dekat rongga hidung menuju otak.

Artikel Lainnya: Panduan Cara Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 Anak

Menurut dr. Megan, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan penderita positif virus corona mengalami sakit kepala dan kesulitan berkonsentrasi. 

Bahkan, dalam kondisi yang lebih serius, infeksi COVID-19 dapat memicu peradangan selaput otak atau meningitis

Meski begitu, penelitian yang diterbitkan jurnal Nature mengungkapkan infeksi coronavirus jarang menimbulkan gejala berat pada anak-anak.

Long COVID pada anak dapat menyebabkan gejala berupa kelelahan, kesulitan bernapas, nyeri otot, pilek berkepanjangan, hingga jantung berdebar.

2 dari 3

Gejala Mental Long COVID pada Anak

Gejala Mental Long COVID pada Anak
loading

Gejala long COVID pada anak juga bisa berakar dari kelelahan mental yang ia alami selama terinfeksi virus corona. 

Dokter Liz Whittaker dari Royal College of Paediatrics and Child Health, Inggris, mengatakan sebanyak 40 persen dari 32.000 anak penyintas COVID-19 merasa sedih, khawatir, dan tidak bahagia.

Artikel Lainnya: Waspada, Ini Gejala dan Komplikasi MIS-C COVID pada Anak

Adanya dampak psikologis long COVID pada anak tersebut dibenarkan pula oleh dr. Devia Irine Putri. Menurutnya, kelelahan mental yang dialami anak tidak lepas dari efek pandemi.

“Sedih, khawatir, cemas, hingga insomnia ini dikaitkan dengan efek dari pandemi, di mana kondisi tersebut membuat anak-anak sulit bermain, bertemu teman, tidak bisa sekolah, hingga merasa ketakutan dengan virus itu sendiri,” jelasnya.

Menurut dr. Jakob Armann dari Dresden University of Technology, Jerman, gangguan mental akibat pandemi pada gilirannya dapat memicu gejala fisik long COVID, seperti sakit kepala, sulit berkonsentrasi, hingga kelelahan.

“Hal ini juga bisa dipicu oleh trauma karena melihat anggota keluarga yang sakit maupun meninggal akibat virus corona,” kata dr. Jakob, dikutip dari jurnal Nature.

Baca Juga

Para peneliti menduga, sekitar 5-10 persen anak di dunia dapat mengembangkan gejala infeksi virus corona jangka panjang. Bila gejala long COVID dialami si kecil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Anda bisa konsultasi lebih mudah lewat Live Chat dokter anak. Beli susu dan suplemen anak lebih praktis di Belanja Sehat.

(FR/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Peter Fernando

Dokter Umum
wallet
Rp. 35.000
avatar

dr. Astari Asrini

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000
avatar

dr. Jessica Wirjosoenjoto

Dokter Umum
wallet
Rp. 10.000

ARTIKEL TERKAIT

Studi: Makan Sayur dan Buah Minimalkan Risiko COVID-19

Info Sehat
17 Sep

Bahaya Virus West Nile yang Perlu Anda Waspadai

Info Sehat
17 Sep

CDC: Tidak Divaksinasi COVID, 11 Kali Berisiko Meninggal

Info Sehat
14 Sep

Ketahui Tes Molekuler Isotermal untuk Deteksi COVID-19

Info Sehat
14 Sep

Kombinasi Vaksin COVID dan Flu, Cegah Keparahan COVID?

Info Sehat
13 Sep

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat