Studi: COVID Perburuk Risiko Komplikasi Kehamilan - Info Sehat Klikdokter.com
search

Studi: COVID Perburuk Risiko Komplikasi Kehamilan

Dua penelitian menyebutkan infeksi COVID-19 dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan pada bumil. Simak temuannya lewat ulasan ini.
Studi: COVID Perburuk Risiko Komplikasi Kehamilan

Terdapat dua studi terbaru yang mengkaji bahaya COVID pada ibu hamil. Hasil penelitian menyebutkan infeksi virus corona dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan pada bumil. 

Tidak hanya itu, efek samping COVID juga dapat membahayakan sang bayi. Selengkapnya, berikut hasil temuan kedua riset tersebut.

1 dari 4

Infeksi Virus Corona Tingkatkan Komplikasi Kehamilan

Infeksi Virus Corona Tingkatkan Komplikasi Kehamilan
loading

Riset pertama dipresentasikan pada pertemuan tahunan Anesthesiology 2021 di Amerika Serikat.

Studi tersebut mengungkapkan, ibu hamil yang memiliki gejala infeksi virus corona berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi kehamilan darurat. Hal ini bila dibandingkan dengan bumil yang terinfeksi coronavirus, tanpa gejala.

Artikel lainnya: Studi: Makan Sayur dan Buah Minimalkan Risiko COVID-19

Studi dilakukan dengan melibatkan 100 bumil yang positif terinfeksi SARS-CoV-2. Mereka melahirkan sekitar Maret-September 2020 di salah satu rumah sakit di Texas, AS.

Sebanyak 58 persen bumil mengalami gejala virus corona berupa infeksi simptomatik. Para peserta melahirkan dalam keadaan darurat.

Adapun relawan yang terinfeksi tanpa gejala COVID-19, hanya 46 persen dari mereka yang melahirkan dalam keadaan darurat. 

Hasil penelitian menyebutkan, ibu hamil dengan gejala infeksi virus corona berpeluang lebih besar mengalami komplikasi kehamilan yang membahayakan bayi.

Komplikasi tersebut di antaranya bayi lahir sungsang, gerakan janin melambat, hingga minimnya produksi air ketuban.

Para peneliti juga menemukan bayi yang dilahirkan ibu dengan gejala infeksi coronavirus, mengalami peningkatan kebutuhan bantuan oksigen. Mereka juga lebih berpeluang dirawat di unit perawatan intensif (ICU).

Artikel lainnya: Studi: Pasien COVID-19 Berisiko Alami Penurunan Kecerdasan

Menanggapi hasil studi, ahli imunologi reproduksi, dr. Gil Mor menduga komplikasi kehamilan berbahaya terjadi karena peradangan kronis yang dipicu infeksi coronavirus.

“Peradangan merupakan penyebab komplikasi kehamilan yang sangat berbahaya bagi ibu dan janin. Oleh karena itu, penting untuk mencegah peradangan kronis tersebut,” jelas peneliti dari Wayne State University tersebut, dikutip dari CNN.

2 dari 4

COVID-19 Picu Diabetes Gestasional

COVID-19 Picu Diabetes Gestasional
loading

Riset lain mengkaji efek samping COVID pada komplikasi kehamilan. Penelitian yang dirilis di Journal of Maternal-Fetal & Neonatal Medicine tersebut digagas Mayanei Hayeshua Medical Center, Israel.

Para peneliti mengkaji dampak infeksi virus corona pada trimester ketiga kehamilan 2.400 ibu. Hasilnya, bumil dengan gejala COVID-19 mengalami lebih banyak komplikasi kehamilan, bila dibandingkan dengan ibu hamil tanpa gejala.

“Mereka (ibu hamil dengan gejala COVID) berisiko lebih tinggi mengalami diabetes gestasional, penurunan jumlah sel darah putih, hingga perdarahan yang lebih banyak saat persalinan,” jelas peneliti dr. Elior Eliasi.

Artikel lainnya: Gumpalan Molekul Peradangan Diduga Jadi Penyebab Long COVID

3 dari 4

Vaksinasi Ibu Hamil Adalah Kunci

Vaksinasi Ibu Hamil Adalah Kunci
loading

Jauh sebelum studi soal bahaya virus corona pada ibu hamil bermunculan, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), AS, tidak merekomendasikan vaksin COVID-19 untuk ibu hamil. Kendati demikian, otoritas itu juga tidak melarang bumil untuk divaksinasi.

Namun, temuan soal efek samping COVID pada bumil membuat CDC merevisi pernyataan mereka. Terbaru, CDC mendesak dan sangat merekomendasikan vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil. 

Dijelaskan dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, terdapat beberapa alasan mengapa vaksinasi coronavirus bagi ibu hamil sangat penting.

“Vaksinasi COVID dapat menurunkan risiko tertular. Jikapun terinfeksi, (vaksin COVID) bisa menurunkan tingkat keparahan penyakit. Sebab, ibu hamil yang terinfeksi COVID-19 lebih berisiko tinggi mengalami derajat penyakit parah,” jelas dr. Astrid.

Ditambahkan dr. Denise Jamieson, anggota kelompok ahli COVID-19 dari American College of Obstetrics and Gynecology, manfaat vaksinasi juga dapat melindungi bayi baru lahir dari risiko komplikasi kehamilan.

Baca Juga

COVID-19 terbukti dapat memperburuk risiko komplikasi kehamilan. Salah satu solusi meminimalkan gejala bahkan mencegah infeksi virus corona adalah vaksinasi.

Oleh karena itu, ibu hamil segerakanlah melakukan vaksinasi COVID-19, apa pun jenisnya. Anda ingin bertanya lebih lanjut seputar COVID-19 dan efeknya pada ibu hamil? Konsultasikan ke dokter via Live Chat dari aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Daniel, Sp.OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 25.000
avatar

dr. Tommy Febrianto, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 25.000

ARTIKEL TERKAIT

Makan Tape saat Hamil, Bahayakah bagi Kesehatan Janin?

Info Sehat
12 Okt

Berbagai Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil

Info Sehat
11 Okt

Manfaat Konsumsi Daun Bawang untuk Kesehatan Ibu Hamil

Info Sehat
09 Okt

Gejala Infeksi Corona Mirip Cantengan? Waspada COVID Toes

Info Sehat
08 Okt

Mengenal Vaksin COVID-19 Anhui Zifivax, Efikasi Tinggi!

Info Sehat
08 Okt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat