Cara Mengatasi Dehidrasi Karena Kemoterapi - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Cara Mengatasi Dehidrasi Karena Kemoterapi

Kemoterapi dapat menyebabkan dehidrasi yang akan membahayakan tubuh jika tidak segera diatasi. Cek cara mengatasinya di sini.
Cara Mengatasi Dehidrasi Karena Kemoterapi

Kemoterapi merupakan pengobatan yang ampuh untuk merusak sel kanker di dalam tubuh. Meskipun memiliki manfaat baik untuk pengobatan kanker, kemoterapi tetap menimbulkan efek samping bagi pasien. 

Salah satunya adalah dehidrasi. Dokter Arina Heidyana mengungkapkan bahwa dehidrasi pada pasien kemoterapi pada umumnya disebabkan oleh diare. 

“Dehidrasi pada pasien kemoterapi bisa terjadi biasanya karena diare. Diare juga merupakan salah satu efek samping kemoterapi yang paling sering terjadi. Ketika diare tidak ditangani dengan baik dan jumlah cairan yang masuk tidak seimbang, risiko terkena dehidrasi pun lebih besar,” ujarnya. 

Artikel Lainnya: Selain Kanker, Penyakit Ini Bisa Diobati dengan Kemoterapi

Biasanya, saat tubuh mengalami dehidrasi akan muncul gejala seperti sakit kepala, urin berwarna gelap, urin yang keluar cenderung berkurang, dan haus ekstrim. 

Berikut adalah cara untuk mengatasi dehidrasi akibat kemoterapi:

1 dari 3

1. Seimbangkan Asupan Cairan

Seimbangkan Asupan Cairan
loading

Ada kalanya asupan cairan dari minum air saja tidak cukup, terutama jika anda mengalami muntah atau diare ketika menjalani kemoterapi.

Saat tubuh kehilangan cairan, selain air mineral, dibutuhkan pula minuman yang mampu mengembalikan kandungan elektrolit di dalam tubuh. Minuman elektrolit bisa menjadi pilihan. Selain itu, opsi lainnya adalah minum air kelapa.

2. Beri Water Booster

Beberapa orang mungkin akan kesulitan untuk minum dengan cukup selama kemoterapi. Pasalnya, rasa air mineral sering membuat mual. Untuk mengatasinya, air mineral bisa diberi booster, yaitu dengan perasan buah lemon atau beberapa lembar daun mint. Minum air pun akan terasa lebih menyegarkan dan tidak membuat mual.

3. Cari Pengganti Air

Meskipun air minum sudah diberi booster, sebagian orang yang menjalani kemoterapi mungkin masih kesulitan meminumnya. Ada sumber alternatif lain yang bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, misalnya air kelapa, smoothie, sup dan kaldu, ataupun konsumsi puding gelatin.

Dianjurkan pula mengonsumsi buah dan sayur dengan kandungan air yang tinggi saat menjalani kemoterapi. Mentimun atau semangka, misalnya, yang memang mengandung banyak air.

4. Minum Sedikit, Namun Lebih Sering

Ketika minum segelas air sekaligus sulit dilakukan saat menjalani kemoterapi, solusinya adalah minum sedikit dengan intensitas lebih sering. Dengan begitu, pasien bisa terhindar dari mual atau muntah. 

Agar lebih nyaman, selalu bawa atau letakkan botol minum berisi air di dekat Anda.

Artikel Lainnya: Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Kemoterapi

2 dari 3

5. Hindari Minuman yang Membuat Dehidrasi

Hindari Minuman yang Membuat Dehidrasi
loading

Penderita kanker yang menjalani kemoterapi perlu memerhatikan jenis minuman pengganti air mineral. Jangan sampai minuman tersebut justru memicu dehidrasi. 

Salah satu contohnya adalah minuman yang mengandung kafein, seperti soda dan kopi. Kafein dapat memberikan efek diuretik pada ginjal. Akibatnya, tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan. 

Namun, minum minuman berkafein dalam jumlah sedikit masih diperbolehkan, asalkan diseimbangkan dengan asupan air mineral atau penggantinya. 

Minuman yang mengandung alkohol juga harus dihindari. Seperti halnya minuman berkafein, minuman beralkohol juga memberikan efek diuretik.

6. Menghentikan Diare atau Muntah

Diare serta muntah yang dapat menyebabkan dehidrasi bisa dihentikan dengan mengonsumsi obat. Jika pasien tidak dapat mengonsumsi obat secara oral karena akan memicu muntah, suppositoria dubur dapat dilakukan. 

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dehidrasi akibat kemoterapi. Kondisi tersebut juga bisa dicegah dengan mengenali gejala awalnya, seperti haus dan mulut kering. 

Baca Juga

Menghitung berapa banyak cairan yang keluar dan masuk juga bisa menjadi cara mencegah dehidrasi akibat kemoterapi.

Anda bisa berkonsultasi ke dokter mengenai kemoterapi atau masalah kesehatan lainnya lewat fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(PUT/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Peter Fernando, DiMAP.

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Euis Kurniawati

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Zakya Radhita Nasution

Dokter Umum
wallet
Rp. 15.000

ARTIKEL TERKAIT

Gejala Kanker Paru Stadium Empat dan Penanganannya

Info Sehat
05 Nov

Waspada, Asupan Gula Tinggi Dapat Memicu Kanker Paru

Info Sehat
04 Nov

Daftar Barang yang Harus Ada di Tas saat Kemoterapi

Info Sehat
02 Nov

Daftar Pengobatan Penyakit Neuroblastoma

Info Sehat
30 Okt

Studi: Bakteri di Mulut Memperparah Kanker Usus Besar

Info Sehat
29 Okt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat