Alasan Peneliti Sebut Alzheimer sebagai Diabetes Tipe 3 - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Alasan Peneliti Sebut Alzheimer sebagai Diabetes Tipe 3

Sejumlah studi dan literatur medis kerap menyebut Alzheimer sebagai diabetes tipe 3. Mengapa? Ketahui alasannya lewat ulasan berikut.
Alasan Peneliti Sebut Alzheimer sebagai Diabetes Tipe 3

Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang menyebabkan pengidapnya mengalami penurunan daya ingat, perubahan perilaku, serta kesulitan bicara dan berpikir.

Gejala penyakit ini dapat terjadi bertahap, dan penyebabnya belum diketahui. Namun, beberapa peneliti menduga Alzheimer terjadi karena adanya pengendapan plak protein di dalam otak.

Tak sekadar menjadi penyakit yang menyerang fungsi otak, sejumlah studi kerap menyebut Alzheimer sebagai diabetes tipe 3. Meski begitu, sebagian besar dokter tidak menggunakan istilah “diabetes tipe 3” untuk diagnosis penyakit otak tersebut. 

Lantas, apa yang mendorong para peneliti menggunakan istilah diabetes tipe 3 untuk Alzheimer

1 dari 3

Alasan Alzheimer Disebut Diabetes Tipe 3

Alasan Alzheimer Disebut Diabetes Tipe 3
loading

Dijelaskan Guojun Bu, PhD, seorang profesor ilmu saraf dan direktur asosiasi Center for Regenerative Medicine di Mayo Clinic, Amerika Serikat, diabetes tipe 3 merupakan istilah penelitian, bukan istilah medis.

Artikel Lainnya: Waspada, Penderita Asam Urat Berisiko Terkena Diabetes

“Alzheimer disebut sebagai diabetes tipe 3 karena semakin banyak peneliti yang menemukan dampak resistensi insulin pada penurunan fungsi kognitif pengidap penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan demensia,” jelas Guojun, dikutip dari Everyday Health.

Resistensi insulin merupakan kondisi ketidakmampuan sel tubuh dalam merespons hormon insulin. Insulin sendiri ialah hormon yang bertugas membantu sel tubuh mengangkut dan mengubah gula darah menjadi energi.

Ketika resistensi insulin terjadi, gula darah di dalam tubuh mengalami penumpukan. Kondisi ini umumnya dialami pengidap diabetes tipe 2

Kendati demikian, banyak riset yang menemukan resistensi insulin juga dapat mengembangkan penyakit Alzheimer.

Gejala diabetes tipe 3 atau Alzheimer umumnya dialami orang berusia di atas 65 tahun. Kondisi ini dapat dicegah, salah satunya dengan melakukan gaya hidup sehat. 

Contohnya, konsumsi makanan rendah gula, disiplin menjalani aktivitas fisik, serta menghindari faktor risiko yang dapat memicu penyakit metabolik dan neurodegeneratif tersebut.

Artikel Lainnya: Penyebab Katarak Karena Diabetes

2 dari 3

Resistensi Insulin dan Alzheimer

Resistensi Insulin dan Alzheimer
loading

Selama ini para peneliti meyakini jaringan otak tidak dilewati oleh insulin. Namun, sejumlah penelitian mematahkan hipotesis tersebut.

Hal ini disampaikan oleh C. Ronald Kahn, MD, kepala fisiologi dan metabolisme integratif dari Joslin Diabetes Center at Harvard University, AS.

“Selama lima belas tahun terakhir, kami berpikir bahwa jaringan otak lebih sulit untuk dilalui insulin, dibandingkan jaringan tubuh lainnya. Namun, dugaan ini keliru,” kata Ronald.

“Respons otak terhadap insulin nyatanya berdampak besar pada proses metabolisme sel otak. Hal ini juga mendukung fungsi sel otak saat memberikan sinyal kepada anggota tubuh untuk menjalankan fungsinya,” Ronald menambahkan.

Sebaliknya, resistensi insulin dapat berpengaruh buruk pada kemampuan otak. Pengidap resistensi insulin berisiko lebih tinggi mengalami penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Temuan ini salah satunya didasari penelitian yang diterbitkan pada 2017. Dalam riset tersebut, tikus yang diberi asupan makanan tinggi lemak mengembangkan kondisi resistensi insulin.

Ketika tikus semakin tua, peneliti menemukan fungsi insulin di otaknya mengalami kerusakan. Meski begitu, dibutuhkan penelitian lanjutan pada manusia guna mengonfirmasi temuan ini.

Studi lainnya yang mengaitkan gejala diabetes dengan Alzheimer disampaikan dr. Dyah Novita Anggraini.

Menurutnya, diabetes tipe 2 memengaruhi fungsi otak pengidap untuk menggunakan glukosa dan merespons insulin. Hal ini pada gilirannya dapat mengembangkan penyakit Alzheimer.

Baca Juga

Itulah alasan peneliti menyebut alzheimer sebagai diabetes tipe 3. Upayakan pola hidup sehat agar kadar gula darah dan fungsi otak terjaga.

Jika ingin bertanya lebih lanjut seputar komplikasi diabetes, konsultasi ke dokter spesialis lebih mudah lewat Live Chat Klikdokter.

(FR/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Felix Satwika, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Trina Primalia Irawanti, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. D.N. Prastowo, Sp. PD, FINASIM

Spesialis Penyakit Dalam
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Potensi Manfaat Teh Jiaogulan untuk Penderita Diabetes

Info Sehat
03 Nov

Intermittent Fasting Bisa Kurangi Risiko Diabetes

Info Sehat
02 Nov

Mengenal Lebih Jauh tentang Tes Toleransi Glukosa Oral

Info Sehat
31 Okt

Manfaat Kacang Polong untuk Penderita Diabetes

Info Sehat
31 Okt

Adakah Manfaat Konsumsi Alpukat untuk Pengidap Diabetes?

Info Sehat
30 Okt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat