Daftar Makanan yang Dilarang untuk Penderita Paru-Paru Basah - Info Sehat Klikdokter.com
search

Daftar Makanan yang Dilarang untuk Penderita Paru-Paru Basah

Penderita penyakit paru-paru basah tidak boleh sembarang konsumsi makanan. Ketahui daftar makanan yang dilarang lewat fakta medis berikut!
Daftar Makanan yang Dilarang untuk Penderita Paru-Paru Basah

Paru-paru basah adalah penyakit yang terjadi akibat peradangan, baik pada sebagian paru ataupun keduanya. Kondisi ini biasanya terjadi akibat infeksi bakteri, virus, atau jamur.

Agar penyakit tak semakin parah, penderita paru-paru basah mesti menerapkan gaya hidup sehat.

Selain itu, penderita penyakit tersebut juga wajib memperhatikan asupan yang dikonsumsi guna menurunkan risiko komplikasi.

Terkait asupan sehari-hari, berikut ini makanan yang dilarang untuk penderita paru-paru basah:

1. Makanan Mengandung Garam Tinggi

Makanan asin atau mengandung garam tinggi merupakan jenis asupan yang perlu dihindari penderita paru-paru basah.

Hal itu karena kandungan natrium di dalamnya dapat menyebabkan retensi cairan, sehingga meningkatkan risiko sesak napas pada penderita penyakit paru.

Artikel Lainnya: Sering Terapi Uap Jadi Penyebab Paru-Paru Basah?

“Garam dapat pula memperburuk kondisi paru, seperti memperparah gejala asma dan meningkatkan risiko bronkitis kronis,” ucap dr. Astrid Wulan Kusumoastuti.

Mengingat kemungkinan tersebut, penderita penyakit paru-paru basah sebaiknya berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter terkait batasan garam dalam sehari yang sesuai dengan kondisi saat ini.

1 dari 3

2. Produk Susu

Produk Susu
loading

Menurut dr. Astrid, mengonsumsi susu bagi penderita penyakit paru-paru basah bisa memberikan efek plus dan minus.

“Plus-nya, susu adalah sumber protein yang baik untuk bantu perbaikan sel dan kesehatan paru,” kata dr. Astrid.

“Sedangkan minusnya, susu cenderung dapat meningkatkan produksi lendir di saluran pernapasan yang bisa memperburuk beberapa gejala akibat sakit paru-paru,” sambungnya.

3. Daging Olahan yang Diawetkan

Penelitian yang dimuat dalam European Respiratory Journal menyebut bahwa daging olahan yang diawetkan berpotensi tinggi memperburuk kondisi paru-paru. Pasalnya, asupan tersebut memiliki kandungan nitrat di dalamnya.

Peneliti menyatakan bahwa nitrat yang digunakan dalam memproses dan mengawetkan daging dapat menyebabkan peradangan pada paru-paru.

Beberapa jenis daging olahan yang dimaksud, seperti ham, daging deli (lunch meat), dan sosis.

2 dari 3

4. Gorengan

Gorengan
loading

Makanan yang digoreng dengan banyak minyak dapat meningkatkan risiko perut kembung. Apabila terjadi, kondisi tersebut dapat membuat diafragma mengalami tekanan yang lebih kuat.

Diafragma yang tertekan menciptakan sensasi tidak nyaman, bahkan lebih sulit bernapas. Hal ini bisa membuat kinerja paru-paru yang sedari awal terganggu karena penyakit menjadi lebih berat lagi.

Artikel Lainnya: Sering Naik Motor Malam Picu Paru-Paru Basah, Mitos atau Fakta?

5. Minuman Manis dan Bersoda

Melansir WebMD, studi menemukan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi lebih dari 5 minuman ringan manis dalam seminggu lebih berpotensi memiliki penyakit bronkitis tahap lanjut.

Bagi anak-anak, hal tersebut dapat meningkatkan risiko asma. Faktanya, soda mengandung karbondioksida yang membuatnya berkarbonasi.

Apabila masuk ke tubuh, zat tersebut berpotensi mengganggu fungsi pencernaan, yang pada gilirannya bisa menyebabkan masalah pada saluran pernapasan.

Selain itu, kandungan gula yang tinggi pada minuman bersoda juga dapat meningkatkan risiko peradangan dan menyebabkan penambahan berat badan.

Kondisi-kondisi tersebut dapat memperburuk gejala penyakit paru-paru, seperti PPOK.

Itu dia pantangan makanan paru-paru basah yang sebaiknya diperhatikan oleh penderita. Batasi atau hindari, agar penyakit Anda tidak semakin parah.

Apabila ingin tahu lebih lanjut mengenai makanan yang dilarang untuk penderita paru paru basah, Anda bisa melakukan konsultasi langsung dengan dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Operasi Bulektomi untuk Mengobati Pasien PPOK

Info Sehat
09 Nov

Mengenal Lebih Jauh tentang Intubasi Endotrakeal

Info Sehat
08 Nov

Manfaat Cabai Merah untuk Flu, Benarkah Efektif?

Info Sehat
29 Okt

Waspadai Tanda-Tanda Masalah Paru-Paru Ini

Info Sehat
28 Okt

Mengenal Teknik ACBT untuk Membersihkan Lendir di Paru

Info Sehat
21 Okt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat