Ketahui Gangguan Mental yang Disebabkan Genetik - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Ketahui Gangguan Mental yang Disebabkan Genetik

Sebuah penelitian menemukan bahwa gangguan mental dapat disebabkan faktor genetik. Seperti apa kaitannya? Simak uraiannya di sini.
Ketahui Gangguan Mental yang Disebabkan Genetik

Anda sedang mempertimbangkan memiliki anak, sementara Anda memiliki riwayat gangguan mental. Lalu bertanya-tanya, apakah gangguan mental bersifat genetik dan menurun kepada anak? 

Melansir dari Medical News Today, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Genetics, terdapat lima gangguan mental yang mungkin dapat diturunkan. 

Apa saja dan faktor genetik lain apa yang menyebabkan gangguan mental? Simak penjelasannya berikut ini. 

1 dari 4

Gangguan Mental Genetik yang dapat Diturunkan

Gangguan Mental Genetik yang dapat Diturunkan
loading

Para ilmuwan telah lama menyadari bahwa banyak gangguan kejiwaan cenderung diturunkan dalam keluarga, sehingga ini menunjukkan adanya potensi genetik. 

Dijelaskan oleh Ikhsan Bella Persada,M.Psi., Psikolog, memang benar sebagian gangguan mental dapat disebabkan oleh faktor keturunan. 

Namun, bukan berarti orangtua yang memiliki gangguan mental akan melahirkan anak dengan gangguan mental juga.

Artikel Lainnya: Selalu Menyalahkan Diri Sendiri, Apakah Tanda Gangguan Mental? 

“Faktor genetik ini artinya adanya risiko yang lebih besar untuk keturunannya memiliki gangguan mental tersebut. Faktor lainnya tetap perlu diperhatikan, seperti faktor lingkungan atau perkembangan si individu,” ucap Ikhsan. 

Kondisi kesehatan mental yang kemungkinan bisa diturunkan:

2 dari 4

Faktor Genetik Penyebab Gangguan Mental

Faktor Genetik Penyebab Gangguan Mental
loading

Faktor genetik yang berkontribusi terhadap perkembangan gangguan mental meliputi regulasi epigenetik dan polimorfisme genetik. 

Epigenetik memengaruhi bagaimana seseorang bereaksi terhadap lingkungan. Dapat pula memengaruhi apakah orang tersebut akan mengalami gangguan mental sebagai akibat dari reaksi tadi. 

Namun, epigenetik tidak konstan dari waktu ke waktu. Ini berarti gen tidak selalu aktif ataupun mati. 

Perlu ada kombinasi yang tepat dari faktor lingkungan dan regulasi epigenetik untuk gangguan mental bisa berkembang.

Sementara polimorfisme genetik berkaitan dengan perubahan dalam DNA yang dapat seseorang unik sebagai individu. Polimorfisme saja sebenarnya tidak akan mengarah pada perkembangan gangguan mental. 

Namun, kombinasi dari satu atau lebih polimorfisme spesifik dan faktor lingkungan tertentu dapat menyebabkan perkembangan gangguan mental.

Artikel Lainnya: Jenis-jenis Gangguan Jiwa yang Perlu Anda Ketahui

3 dari 4

Jika Orangtua Memiliki Riwayat Gangguan Mental

Jika Orangtua Memiliki Riwayat Gangguan Mental
loading

Merasa khawatir atau takut jika anak juga akan mengalami gangguan mental adalah hal yang wajar. 

Namun, dijelaskan Ikhsan, bagaimana Anda mengelola ketakutan itu akan berdampak pada kesehatan mental anak juga. 

Orangtua perlu terlebih dahulu memahami tanda-tanda gangguan atau masalah mental yang mungkin muncul pada anak.

“Jika memang akhirnya diketahui ada tanda-tanda gangguan mental yang menghambat perkembangan anak dan mengganggu kehidupannya, maka segera bawa ke Psikolog atau Psikiater untuk diberikan assessment dan treatment,” ucap Ikhsan. 

Kemudian untuk menjaga mental anak, orangtua yang memiliki riwayat gangguan mental juga perlu memperhatikan kondisi mentalnya sendiri. Dapat dilakukan dengan cara berikut ini:

  • Lakukan journaling atau menulis diari.
  • Dapatkan 7 hingga 9 jam istirahat yang disarankan.
  • Bicaralah dengan seseorang yang dipercaya tentang pikiran dan perasaan Anda.
  • Temui terapis secara teratur.
  • Habiskan waktu bersama orang tersayang.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Berlatih fokus dan meditasi.
  • Luangkan waktu untuk diri sendiri.

Artikel Lainnya: Cara Menjaga dan Memperbaiki Kesehatan Mental

Itulah tadi penjelasan mengenai gangguan mental secara genetik. Meskipun gangguan mental dapat diturunkan, mungkin ada perbedaan yang cukup besar dalam tingkat keparahan gejala di antara anggota keluarga. 

Melansir dari Healthy Children, tidak ada tes genetik untuk mendiagnosis gangguan mental. 

Ini karena pengalaman dan lingkungan juga memainkan peran penting sebagai penyebab gangguan mental pada seseorang.

Baca Juga

Di samping itu, tidak ada pula tes genetik yang dapat menentukan siapa yang akan dan siapa yang tidak akan mengalami gangguan mental.

Anda bisa berkonsultasi lebih dalam tentang masalah ini atau kesehatan mental lainnya lewat layanan LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter

(PUT/AYU)

 

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

Tengku Sheila Noor Faraza, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 50.000
avatar

Ayu Paramita Antari, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 15.000
avatar

Monalisa Aryanti, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Kenali Bahaya Hustle Culture dalam Dunia Kerja

Info Sehat
17 Nov

Cara Menyesuaikan Diri dengan Kehidupan Setelah Pensiun

Info Sehat
16 Nov

Cara Sehat Atasi Rasa Cemburu terhadap Pasangan

Info Sehat
16 Nov

Sikap yang Menunjukkan Anda Memiliki Self-esteem Rendah

Info Sehat
16 Nov

Mekanisme Coping, Cara Jitu Menghadapi Mengatasi Stres

Info Sehat
16 Nov

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat