Mekanisme Coping, Cara Jitu Menghadapi Mengatasi Stres - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Mekanisme Coping, Cara Jitu Menghadapi Mengatasi Stres

Mekanisme coping merupakan cara untuk menghadapi situasi penyebab stres. Bagaimana cara menerapkannya? Cari tahu di sini.
Mekanisme Coping, Cara Jitu Menghadapi Mengatasi Stres

Masalah akan selalu ada di dalam kehidupan sehari-hari. Dampak dari adanya masalah adalah tubuh dan pikiran mengalami stres.

Stres dapat terjadi ketika berada di bawah tekanan, sedang khawatir, atau tidak bisa mengendalikan suatu hal (misalnya perasaan atau pikiran orang lain terhadap Anda).

Pada dasarnya, stres adalah hal yang normal. Namun jika dibiarkan dan tidak dikendalikan dengan baik, stres akibat masalah sehari-hari akan memengaruhi kesehatan mental.

Untuk meminimalkan, bahkan mengatasi stres, Anda bisa melakukan strategi atau mekanisme coping (coping mechanism).  Apa itu mekanisme coping? Seberapa penting dan bagaimana cara menerapkannya? Simak di bawah ini.

1 dari 3

Apa itu Mekanisme Coping?

Seorang Wanita Mengalami Stres Berat dan Gangguan Cemas
loading

Psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi., menjelaskan, “Mekanisme coping adalah cara menghadapi situasi yang menyebabkan stres atau tekanan. Cara tersebut dapat membantu seseorang untuk mengatur perasaan emosional yang muncul akibat situasi penyebab stres.”

Dilansir dari beberapa sumber, ada dua strategi coping yang fokus kepada dua hal berbeda, di antaranya:

1. Strategi yang Fokus ke Masalah (Problem-Focused Coping)

Pada strategi yang satu ini, seseorang akan mencoba mengatasi masalah dari akarnya. Seseorang juga perlu mengubah situasi dengan menghilangkan atau menyelesaikan hal yang membuatnya stres.

Contohnya, ketika sedang merasa tertekan dan stres akibat tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik di kantor.

Artikel Lainnya: Manfaat Stress Ball untuk Mengatasi Stres dan Cemas

Seseorang dapat berbicara kepada bos atau teman kerjanya untuk meminta bantuan. Bantuan yang bisa ia minta di antaranya waktu lebih lama untuk mengerjakan tugas atau meminta arahan dalam bekerja.  

2. Strategi yang Fokus ke Emosi (Emotion-Focused Coping)

Strategi coping yang satu ini dapat dilakukan ketika seseorang tidak mau mengubah situasi, namun tetap ingin menjaga perasaannya.

Misalnya, ketika sedang patah hati akibat diabaikan oleh pasangan. Seseorang bisa menyelesaikan masalahnya dengan merenung, berdoa, atau mencari dukungan dari teman dan orang tersayang.

Sayangnya, penyelesaian masalah dengan strategi yang satu ini kurang efektif jika ingin permasalahannya langsung selesai. Cara ini terkesan seperti membiarkan masalah berlarut-larut.

Belum tentu juga tingkat stres yang dirasakan dapat menurun. Akan tetapi, cara ini dapat membantu menurunkan emosi negatif yang sedang seseorang rasakan.

Artikel Lainnya: Yuk, Atasi Stres dengan Rutin Journaling!

2 dari 3

Cara Melakukan Mekanisme Coping

Seorang Melakukan Mekanisme Coping dengan Relaksasi
loading

Menurut psikolog Ikhsan, manfaat mekanisme coping untuk atasi stres di dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting.

“Karena ketika kita stres, kita perlu coping dengan tujuan agar pikiran dan emosi negatif tidak menetap dan tidak terinternalisasi. Oleh karena itu, bisa kita lakukan mekanisme coping untuk menyalurkan ke hal yang lebih positif,” jelasnya.

Psikolog Ikhsan membeberkan beberapa cara untuk menerapkan mekanisme coping. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Melakukan self-care dengan merawat diri, melakukan relaksasi, berekreasi, atau pergi ke tempat yang tenang.
  • Berolahraga agar emosi negatif yang dirasakan bisa tersalurkan
  • Bercerita dengan orang yang dipercaya, misalnya sahabat atau psikolog.
  • Melakukan journaling, yaitu menuliskan perasaan dan pikiran mengenai masalah yang sedang dihadapi.
Baca Juga

Itu dia penjelasan mengenai strategi atau mekanisme coping untuk menyelesaikan masalah kehidupan dan penyebab stres.

Konsultasi langsung dengan psikolog seputar masalah kesehatan mental lainnya menggunakan LiveChat Klikdokter.

(OVI/AYU)

 

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

Ayu Paramita Antari, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 15.000
avatar

Sri Ayu Mutmainah Kurniawati, S. Psi, M. Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 25.000
avatar

Arief Rachman Hakim, S. Psi, M. Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 35.000

ARTIKEL TERKAIT

Perbedaan Kesepian Wajar dengan Kesepian Gejala Depresi

Info Sehat
15 Nov

Belum Bertemu Jodoh Hingga Kini? Mungkin Ini Sebabnya

Info Sehat
15 Nov

Alasan Si Jomblo Sering Dijadikan Tempat Curhat Soal Percintaan

Info Sehat
14 Nov

Penyebab Sering Punya Pikiran untuk Menyakiti Orang Lain

Info Sehat
13 Nov

Jenis Gangguan Mental OCD yang Perlu Anda Tahu

Info Sehat
12 Nov

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat