Kondisi-Kondisi Penyebab Nyeri Klitoris - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Kondisi-Kondisi Penyebab Nyeri Klitoris

Nyeri klitoris dapat menyebabkan aktivitas harian wanita terganggu. Ketahui beberapa faktor penyebab nyeri klitoris di sini.
Kondisi-Kondisi Penyebab Nyeri Klitoris

Klitoris merupakan bagian dari organ seksual wanita yang memiliki ribuan saraf. Organ ini berfungsi penting untuk menerima rangsangan seksual dan memicu orgasme. Klitoris terletak di atas lubang kencing dan di antara kedua vulva. Meski letaknya cukup tertutup, nyeri klitoris dapat terjadi.

Nyeri dapat ditandai dengan sensasi terbakar, gatal, kemerahan, dan tidak nyaman. Tingkat keparahan nyeri klitoris dapat dirasakan ringan hingga parah.

Terkadang, nyeri yang dirasakan dapat menjadi semakin hebat saat wanita berolahraga, mandi, atau melakukan aktivitas seksual.

Lantas, apa yang menjadi penyebab nyeri klitoris?

1. Penggunaan Sabun dan Produk Pembersih

Sabun dan produk pembersih vagina mengandung bahan kimia yang terkadang dapat menyebabkan iritasi di klitoris dan vulva. Ketika  mengalami iritasi, dapat timbul ruam, peradangan, dan nyeri pada klitoris.

Dokter Theresia Rina Yunita mengatakan, apabila ingin membersihkan vagina, gunakan sabun yang tidak mengandung pewangi dan tidak bersifat antiseptik. 

Produk pembersih yang mengandung pewangi dan bersifat antiseptik berisiko menyebabkan vagina iritasi.

Artikel Lainnya: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3637065/hal-yang-perlu-kamu-tahu-soal-ereksi-klitoris

1 dari 3

2. Infeksi

Infeksi
loading

Infeksi dapat menyebabkan nyeri klitoris. Infeksi yang sering terjadi dan menyebabkan sakit pada area sensitif wanita ini adalah infeksi jamur, infeksi menular seksual, bacterial vaginosis, serta infeksi saluran kemih

3. Clitoral Adhesions dan Lichen Sclerosus

Adhesions clitoral adalah kondisi ketika kulit tumbuh di klitoris. Adhesions clitoral dapat menyebabkan permukaan klitoris tergores sehingga memicu rasa sakit.

Sementara itu, lichen sclerosus merupakan gangguan kulit yang memengaruhi bagian mulut vagina dan menyebabkan jaringan parut, perdarahan, dan robekan.

Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri di seluruh area vulva, termasuk klitoris.

4. Pelecehan Seksual

Cedera di daerah vulva akibat pelecehan seksual dapat menyebabkan klitoris terasa nyeri. Bahkan ketika cedera telah sembuh, nyeri klitoris masih bisa muncul.

Pada beberapa kasus, trauma dan efek psikologis akibat pelecehan seksual menyebabkan rasa sakit yang berkepanjangan di seluruh bagian vulva, terutama saat melakukan aktivitas seksual.

Artikel Lainnya: Fakta Tentang Klitoris yang Disebut Bisa Memuaskan Hasrat Seksual

2 dari 3

5. Gangguan Saraf

Gangguan Saraf
loading

Beberapa kondisi seperti, diabetes, rheumatoid artritis, multiple sclerosis, gagal ginjal, dan carpal tunnel syndrome, dapat menyebabkan gangguan saraf. Saraf tubuh yang terganggu dapat memengaruhi klitoris dan menyebabkan nyeri muncul.

Di samping itu, pernah operasi vulva atau panggul, memiliki riwayat persalinan pervaginaan, vulvodynia, serta kanker vagina, juga dapat menjadi faktor penyebab nyeri klitoris.

Untuk mengatasi nyeri klitoris, segeralah melakukan pemeriksaan ke dokter. Saat pemeriksaan, dokter dapat menanyakan gejala yang muncul serta kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Dokter juga dapat mengambil sampel di area vagina menggunakan kapas dan menganjurkan Anda melakukan pemeriksaan darah guna mendapatkan diagnosis akurat.  Pengobatan yang diberikan akan bergantung dari penyebab nyeri klitoris. 

Baca Juga

Ingin tahu informasi seputar kesehatan organ kewanitaan lainnya? Anda dapat membaca artikel di aplikasi Klikdokter. Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter menggunakan fitur Live Chat.

(OVI/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Dimas Ega Wijaya Putra, Sp.DV

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 100.000
avatar

dr. Monalisa Manik, Sp.KK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Junia Kirana, Sp. KK, M. Kes

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 35.000

ARTIKEL TERKAIT

Cara Mengatasi dan Mencegah Dermatitis Vulva

Info Sehat
16 Nov

Berapa Lama Infeksi Jamur Vagina Berlangsung?

Info Sehat
15 Nov

Penyebab Vagina Berkeringat dan Cara Mengatasinya

Info Sehat
11 Nov

Viral Soal “Kursi Keperawanan”, Bagaimana Fakta Medisnya?

Info Sehat
10 Nov

Penyebab Keputihan pada Wanita

Info Sehat
10 Nov

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat