Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengumumkan Kehamilan?
searchtext customer service

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengumumkan Kehamilan?

Setelah memperoleh hasil tes positif, kapan waktu yang tepat untuk mengumumkan kehamilan Anda? Simak ulasannya di sini.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengumumkan Kehamilan?

Kehamilan adalah anugerah terindah yang ditunggu para pasangan suami istri. Mengumumkan kehamilan juga merupakan bentuk menyebar kebahagiaan kepada orang lain karena akan hadirnya anggota keluarga yang baru.

Namun, banyak yang berpendapat bahwa sebaiknya jangan langsung mengumumkan setelah tes kehamilan menunjukkan positif.

Disarankan untuk memberitahu kabar bahagia tersebut setelah kehamilan sudah mencapai trimester pertama. Alasannya, setelah trimester pertama, keguguran cenderung jarang terjadi.

Beberapa orang juga berpendapat bahwa memberitahu kabar kehamilan sebaiknya dilakukan setelah melakukan kunjungan ke dokter.

Lantas, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk mengumumkan kehamilan? Simak ulasannya berikut ini.

1 dari 3

Mengumumkan Kehamilan Setelah Trimester Pertama

Mengumumkan Kehamilan Setelah Trimester Pertama
loading

Trimester pertama kehamilan adalah masa krusial bagi perkembangan janin. Pada masa ini pula ibu hamil mengalami perubahan yang luar biasa.

Oleh sebab itu, ibu hamil perlu menjalaninya bersama dengan pola hidup sehat, baik fisik maupun mental.

Hal ini supaya Ibu dan si Kecil terhindar dari berbagai faktor yang dapat berdampak buruk bagi kehamilan. Salah satu dampak tersebut adalah keguguran yang cenderung banyak terjadi di trimester pertama.

Artikel Lainnya: Tanda-tanda Kehamilan Kembar yang Perlu Ibu Tahu

Melansir Healthline, sebanyak 10 hingga 25 persen kehamilan yang diakui secara klinis berakhir dengan keguguran dan 80 persen di antaranya terjadi di trimester pertama.

Faktor penyebabnya pun beragam. Dokter Devia Irine Putri menyatakan bahwa keguguran dapat terjadi karena adanya masalah pada janin, seperti kelainan kromosom yang membuat janin tidak berkembang.

“Selain itu, kondisi ibu juga berpengaruh. Misalnya, ada penyakit tertentu yang tidak ditangani, termasuk infeksi, inkompetensi serviks, dan lain-lain,” tambah dr. Devia.

Namun, risiko keguguran akan menurun ketika kehamilan sudah melalui trimester pertama. Setelah minggu ke-12, risiko keguguran turun menjadi 5 persen selama sisa kehamilan.

Sementara setelah minggu ke-7, yaitu ketika detak jantung bayi sudah terdeteksi, risiko keguguran turun sebanyak 10 persen.

Berangkat dari kondisi tersebut, ibu hamil bisa mempertimbangkan risiko keguguran di trimester pertama untuk menunda pengumuman kehamilan.

Menunggu setidaknya sampai akhir trimester pertama, yaitu ketika risiko keguguran sudah menurun.

Artikel Lainnya: Kehamilan Samar atau Cryptic Pregnancy, Apa Sebabnya?

Dokter Devia juga mengungkapkan bahwa pada masa itu, kondisi ibu hamil sudah stabil. Jadi, secara fisik maupun mental pun lebih siap untuk mengumumkan kehamilan.

“Biasanya para bumil akan mengabarkan kehamilannya di akhir trimester, karena merasa risiko keguguran sudah menurun dan kondisi ibu juga mulai stabil (tidak mual, muntah, dll),” katanya.

Namun, dr. Devia menyatakan bahwa mengumumkan kehamilan di usia awal kehamilan bukan penyebab keguguran. Di samping itu, mengumumkannya di trimester pertama bukanlah sebagai patokan waktu yang tepat.

2 dari 3

Mengumumkan Kehamilan Setelah Kunjungan Pertama ke Dokter

Mengumumkan Kehamilan Setelah Kunjungan Pertama ke Dokter
loading

Selain alasan risiko keguguran, menunda pengumuman kehamilan setelah trimester pertama berkaitan dengan kunjungan prenatal pertama.

Bagi sebagian besar ibu hamil, kunjungan pertama dilakukan sekitar minggu ke-8 kehamilan.

Ketika melakukan kunjungan prenatal pertama, dokter akan melakukan tes untuk mengonfirmasi kehamilan Anda, memperkirakan kapan tanggal melahirkan, mencari tahu apakah ada penyakit bawaan, dan memeriksa kesehatan ibu hamil dan janin secara umum.

Pada kunjungan pertama ini, Anda dan pasangan juga akan mendengar detak jantung janin untuk pertama kalinya, serta melihat gambarannya lewat pemeriksaan USG. Hal ini bisa menjadi alasan ibu hamil lebih yakin mengumumkan kehamilannya.

Baca Juga

Pada dasarnya, tidak ada ketentuan medis kapan waktu yang tepat untuk mengumumkan kehamilan. Meski disarankan diumumkan setelah trimester pertama, namun tidak ada salahnya juga dilakukan lebih dini.

Kapan pun itu, hal terpenting adalah mengumumkan ketika ibu hamil sudah siap dan merasa nyaman untuk melakukannya.

Jangan lupa juga untuk memantau terus kandungan Anda dengan rajin mengecek Kalender Kehamilan.

Chat langsung dengan dokter seputar kesehatan kehamilan lainnya melalui fitur LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter.

(PUT/AYU)

Referensi:

Healthline. Diakses Desember 2021. When Is the Best Time to Announce Your Pregnancy?

Pregnancy, Birth, & Baby. Diakses Desember 2021. When to tell people you are pregnant.

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Donny Sutrisno Winardo, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Melinda Febiani, MBiomed Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Febrie Kesuma Wardana, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

6 Bahaya Jahe untuk Ibu Hamil yang Harus Diwaspadai

Info Sehat
13 Des

Efek Kurang Tidur Saat Hamil pada Perkembangan Janin

Info Sehat
11 Des

Mengapa Tak Semua Ibu Hamil Mengalami Morning Sickness?

Info Sehat
10 Des

Manfaat Susu Hamil, Kenapa Penting bagi Kehamilan?

Info Sehat
10 Des

Penyebab dan Cara Mengatasi Ear Popping pada Ibu Hamil

Info Sehat
09 Des

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat