Mengatasi Hubungan Cinta yang Tidak Bahagia - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Mengatasi Hubungan Cinta yang Tidak Bahagia

Merasa tidak bahagia menjalani hubungan dengan pasangan janganlah dibiarkan terlalu lama. Lakukan beberapa hal ini untuk mengatasinya.
Mengatasi Hubungan Cinta yang Tidak Bahagia

Hubungan yang tidak bahagia dengan pasangan bisa ditandai dengan berbagai kondisi.

Misalnya, pertengkaran yang sering terjadi, merasa tidak nyaman di dekat pasangan, atau selalu merasa ada yang salah dengan hubungan Anda dan pasangan.

Namun, adakalanya seseorang berusaha mempertahankan hubungan percintaan yang tidak bahagia, karena berharap bisa mengubah kondisi tersebut.

Mempertahankan hubungan ketika muncul perasaan tidak bahagia tidaklah sepenuhnya salah.

Meski begitu, perasaan tersebut tetap perlu diatasi. Jangan dibiarkan terlalu lama ada di antara Anda dan pasangan, apalagi dipendam sendiri.

Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi hubungan tidak bahagia yang bisa Anda lakukan.

1 dari 3

1. Identifikasi Masalah yang Ada

Identifikasi Masalah yang Ada
loading

Hal yang pertama kali harus Anda lakukan saat berada di hubungan yang tidak bahagia adalah mengidentifikasi masalah yang ada antara bersama dengan pasangan.

Identifikasilah hal-hal yang menurut Anda memunculkan nuansa negatif dalam hubungan. Kemudian, tentukan apakah permasalahan tersebut melanggar komitmen yang telah dibuat di awal hubungan.

Artikel Lainnya: Jangan Abaikan Masalah Saat Pacaran, Bisa Terbawa Setelah Menikah

Jika memang melanggar, komunikasikan dengan pasangan bagaimana hal tersebut membuat Anda tidak bahagia. Diskusikan pula dengannya cara untuk mencegah masalah tersebut terulang lagi di kemudian hari.

Namun, bisa saja masalah yang muncul tergolong baru atau tidak termasuk dalam komitmen awal hubungan Anda dan pasangan.

Meski begitu, kunci untuk mengatasinya tetap sama, yaitu komunikasi. Ungkapkan dengan jelas kenapa hal tersebut membuat Anda tidak bahagia dan tentukan solusinya bersama pasangan.

Dengan mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya bersama pasangan, rasa toleransi dan pengertian pun akan meningkat.

Hal ini pada akhirnya juga akan meningkatkan kualitas hubungan percintaan Anda dan pasangan.

2. Kurangi Perilaku Defensif

Hubungan yang tidak bahagia juga bisa disebabkan oleh sifat Anda yang, disadari atau tidak, defensif atau merasa paling benar.

Kurangilah perilaku dari suka mengkritik serta menyalahkan pasangan, menjadi pribadi yang lebih terbuka dalam menerima saran.

Ungkapkan hal-hal yang ingin Anda perbaiki dalam hubungan, serta bagaimana peran Anda dan pasangan dalam hubungan tersebut.

Mengapresiasi pasangan dengan mendengarkan keluhannya dan menunjukkan rasa terima kasih akan membuat pasangan lebih terbuka dengan permasalahan yang ada.

Artikel Lainnya: Tips Membangun Hubungan dengan Pasangan Ambivert

2 dari 3

3. Berikan Keputusan

Pasangan sedang Mengalami Masalah Keluarga
loading

Anda perlu membuat keputusan apakah hubungan yang dirasa tidak bahagia masih patut dipertahankan. Jika menurut Anda masih bisa, lakukan dengan dengan berbagai pertimbangan.

Menurut Ikhsan Bella Persada, MPsi, Psikolog, salah satu pertimbangan penting untuk melanjutkan suatu hubungan adalah komunikasi yang ada antara Anda dan pasangan.

“Untuk mengetahui apakah hubungan masih bisa diperbaiki dan dipertahankan, kita bisa melihat dari komunikasi yang masih berjalan dua arah,” katanya.

Komunikasi yang hanya berjalan satu arah berpotensi menimbulkan dominasi atau rasa tidak peduli satu sama lain.

Bisa pula Anda atau pasangan merasa terpaksa memahami satu sama lain akibat dari komunikasi satu arah tersebut.

Apabila kondisi seperti itu yang terjadi di hubungan Anda dan pasangan, sebaiknya putuskan untuk tidak mempertahankannya.

Artikel Lainnya: Smartphone Bisa Sebabkan Putus Cinta, Ini Alasan Psikologisnya

4. Break

Saat kondisi tidak kunjung membaik, berpisah sementara waktu atau break akan membuat perspektif yang berbeda tentang hubungan yang sedang Anda jalani.

Saat tidak bersama, Anda bisa merencanakan suatu hal baru, baik untuk diri sendiri maupun bersama pasangan.

Break dalam suatu hubungan akan membuat Anda tumbuh, bisa menentukan apa yang benar-benar Anda inginkan, dan memilih cara-cara yang ingin Anda lakukan di hidup Anda.

Berada dalam hubungan yang tidak bahagia akan berdampak buruk terhadap emosional Anda.

Jika memang Anda dan pasangan tidak dapat menyelesaikan masalah dalam hubungan tersebut, tidak ada salahnya meminta bantuan orang lain.

Baca Juga

Anda bisa meminta bantuan dari orang terdekat maupun konselor hubungan. Hal ini bertujuan agar Anda dapat memutuskan kelanjutan hubungan dengan pasangan.

Jika Anda memiliki permasalahan yang ingin Anda tanyakan dengan psikolog, manfaatkan fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(PUT/AYU)

Referensi:

Wawancara Psikolog Ikhsan Bella Persada, MPsi

Verywell Mind. Diakses 2021. What to Do If You’re in an Unhappy Relationship

Emotion. Diakses 2021. Expressing gratitude to a partner leads to more relationship maintenance behavior.

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

Tengku Sheila Noor Faraza, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 50.000
avatar

Monalisa Aryanti, S.Psi, M.Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 50.000
avatar

Arief Rachman Hakim, S. Psi, M. Psi, Psikolog

Psikolog
wallet
Rp. 35.000

ARTIKEL TERKAIT

Cara Melatih Resiliensi Agar Kondisi Mental Lebih Stabil

Info Sehat
27 Des

Saat Putus Hubungan, Perlukah Mengembalikan Barang Mantan?

Info Sehat
26 Des

Punya Orangtua Bipolar, Ini yang Harus Dilakukan

Info Sehat
26 Des

Hal-Hal yang Sebaiknya Tidak Dibicarakan dengan Anak ADHD

Info Sehat
25 Des

Dampak Media Sosial pada Kesehatan Mental

Info Sehat
24 Des

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat