Mengenal Prosedur Transplantasi Jantung - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Mengenal Prosedur Transplantasi Jantung

Prosedur transplantasi jantung dilakukan untuk mengatasi kondisi gagal jantung tahap akhir. Apa saja tahapan transplantasi jantung? simak ulasannya.
Mengenal Prosedur Transplantasi Jantung

Transplantasi jantung merupakan prosedur bedah yang digunakan untuk mengatasi kondisi gagal jantung tahap akhir. Artinya, kerusakan jantung sudah tidak dapat disembuhkan oleh pengobatan maupun prosedur medis lainnya.

Kerusakan jantung tersebut bisa terjadi karena kelainan jantung bawaan, penyakit arteri koroner, penyakit katup jantung, hingga kondisi kardiomiopati alias melemahnya otot jantung.

Prinsip dasar transplantasi jantung adalah mengganti jantung pasien yang rusak dengan jantung donor yang lebih sehat. Bagaimana prosedur transplantasi jantung dilakukan? Simak penjelasan berikut.

Artikel Lainnya: 6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Operasi Katup Jantung

1 dari 3

1. Sebelum Prosedur

Sebelum Prosedur
loading

Sebelum prosedur dilakukan, terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi calon pasien transplantasi jantung.

Pasien setidaknya mengalami gangguan jantung atau gagal jantung karena salah satu faktor berikut:

Selain itu, dokter juga akan mempertimbangkan usia pasien. Sebagian besar pasien transplantasi jantung berusia di bawah 65 tahun.

Riwayat kesehatan pasien pun diperiksa oleh dokter. Pasalnya, prosedur ini tidak boleh dilakukan pada pasien dengan riwayat kegagalan organ lainnya, mengidap kanker, maupun kondisi medis serius. 

Terakhir, pasien harus mau berkomitmen mengubah gaya hidupnya, seperti berhenti merokok, berolahraga, dan menjalani pola makan sehat.

Jika memenuhi seluruh persyaratan transplantasi jantung, pasien akan disertakan dalam daftar tunggu. Prosedur akan dilakukan setelah ditemukan jantung donor yang sesuai dengan jenis darah dan jaringan pasien.

Artikel Lainnya: Mengenal Peran Kardiolog, Dokter Spesialis Jantung

2 dari 3

2. Selama Prosedur

Selama Prosedur
loading

Operasi transplantasi jantung berlangsung sekitar empat jam. Sebelum prosedur dimulai, pasien akan dibius total hingga tertidur. 

Untuk mengganti fungsi jantung, dokter bedah menggunakan mesin bypass jantung-paru yang dihubungkan ke tubuh pasien. Fungsinya menjaga darah yang kaya oksigen agar tetap mengalir ke seluruh tubuh.

Dokter kemudian menyayat dada pasien, memisahkan tulang dada, dan membuka tulang rusuknya. Cara ini dilakukan agar dapat memudahkan tatalaksana transplantasi jantung.

Selanjutnya, dijelaskan dr. Atika, prosedur transplantasi jantung dimulai dengan cara mengeluarkan jantung resipien (penerima).

“Setelah itu, jantung donor akan 'dipasang' dengan cara menjahitkan pembuluh darah besar di tubuh resipien ke jantung donor tersebut,” kata dr. Atika.

Artikel Lainnya: Beda Pasang Katup dan Pasang Ring Jantung

Ketika jantung sudah dipasang dan aliran darah mengalir ke organ tersebut, jantung akan mulai berdetak. Tak jarang, agar jantung baru dapat berdetak, dibutuhkan bantuan sengatan listrik.

Guna meminimalkan rasa sakit pasca-operasi, pasien akan diberikan obat penghilang rasa sakit. Cairan dan obat-obatan akan dialirkan melalui tabung intravena.

Selain itu, pasien dipasangkan ventilator untuk bernapas. Sementara untuk mengeluarkan kelebihan cairan di rongga dada, pasien difasilitasi pula dengan drainase tabung dada.

3. Setelah Prosedur

Pasca-operasi transplantasi jantung, pasien akan dipindahkan ke unit perawatan intensif (ICU). Kesehatan pasien juga akan terus dipantau.

Umumnya, pasien akan menjalani rawat inap selama satu hingga tiga pekan, tergantung tingkat pemulihannya.

Guna meminimalkan risiko penolakan organ jantung baru oleh tubuh, pasien diberikan obat imunosupresan. Tujuannya untuk mencegah reaksi imun berlebih akibat keberadaan organ baru yang belum dikenali sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga

Itulah penjelasan mengenai prosedur transplantasi jantung. Proses pemulihan pasien dapat berlangsung lama, sekitar enam bulan. 

Kendati demikian, berdasarkan Mayo Clinic, banyak pasien yang mengalami peningkatan kualitas hidup usai menerima organ baru. Dengan catatan, pasien tetap disiplin mengonsumsi obat imunosupresan serta menjalani gaya hidup sehat.

Jika ingin bertanya lebih lanjut seputar prosedur medis lainnya, konsultasi ke dokter via live chat.

(PUT/JKT)

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses 2021. Heart Transplant.

Healthline. Diakses 2021. Heart Transplant Surgery.

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Diah Rachmaniah, Sp. JP , FIHA

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
wallet
Rp. 75.000

ARTIKEL TERKAIT

Tanda dan Gejala Perikarditis yang Perlu Anda Waspadai

Info Sehat
13 Des

Mesin ECMO, Alat untuk Bantu Kinerja Paru-Paru dan Jantung

Info Sehat
12 Des

Porsi Minum Kopi untuk Jantung yang Sehat

Info Sehat
09 Des

Waspada, Perikarditis Bisa Memicu Efusi Perikardium

Info Sehat
09 Des

Studi: COVID-19 Bisa Picu Masalah Jantung pada Atlet Muda

Info Sehat
01 Des

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat