Panduan Menjalani Tes HIV di Puskesmas - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Panduan Menjalani Tes HIV di Puskesmas

Tidak hanya di rumah sakit, pemeriksaan HIV saat ini sudah dapat dilakukan di puskesmas. Cari tahu panduannya di sini.
Panduan Menjalani Tes HIV di Puskesmas

Pemeriksaan HIV yang akurat dan cepat dibutuhkan agar pasien mendapatkan penanganan yang tepat. Sekarang ini, tidak hanya di rumah sakit besar, tes HIV di puskesmas juga bisa dilakukan.

Tidak jauh berbeda dengan pemeriksaan tes HIV di rumah sakit, berikut ini panduan atau cara tes HIV di puskesmas.    

1. Mendaftar pada Loket Puskesmas

Anda bisa mulai dengan mencari puskesmas terdekat dari rumah. Apabila Anda merupakan peserta BPJS Kesehatan, kunjungilah puskesmas yang terdaftar dalam BPJS Anda.

Setelah itu, Anda bisa langsung mendatangi loket pendaftaran dan mendaftar untuk pemeriksaan rapid test HIV. 

Artikel Lainnya: Jenis-Jenis Tes Darah yang Perlu Diketahui

Pengguna BPJS tidak akan dikenakan biaya untuk pemeriksaan ini. Bagi pasien mandiri, kemungkinan akan ada biaya administrasi yang harus dibayarkan. Namun tenang saja, biasanya biayanya cukup terjangkau.

Pemeriksaan di puskesmas, dijelaskan oleh dr. Dyah Novita Anggraini, juga dilakukan melalui program Voluntary Counseling and Testing (VCT).

“VCT adalah program puskesmas untuk pencegahan dan manajemen pengobatan bagi pasien yang positif terinfeksi HIV. Dalam program ini, ada konseling, tes darah, dan konseling pasca tes darah,” ucap dr. Dyah Novita.

1 dari 3

2. Sesi Konseling

Sesi Konseling
loading

Pada sesi konseling Anda akan bertemu dengan konselor yang akan memberi informasi mengenai HIV dan AIDS. Ia juga akan menanyakan beberapa pertanyaan terkait indikasi dari penyebaran HIV. 

Di antaranya adalah pekerjaan, kegiatan sehari,hari, obat-obatan yang digunakan, riwayat aktivitas seksual, dan penggunaan suntikan atau obat-obatan terlarang.   

Pada sesi ini, Anda diharapkan menjawab jujur semua pertanyaan dari konselor. Tidak perlu khawatir, karena pemeriksaan ini bersifat rahasia dan pribadi. Hasil pemeriksaan pun akan terjaga. 

Artikel Lainnya: Layanan dan Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

3. Tes HIV menggunakan Rapid Test 

Setelah sesi konseling, Anda akan diminta menandatangani persetujuan untuk tes berikutnya, yakni tes pemeriksaan HIV yang menggunakan sampel darah. 

Dijelaskan oleh dr. Dyah Novita, pemeriksaan tes HIV di Puskesmas menggunakan rapid test antibodi. Antibodi dapat terbentuk minimal 3 minggu setelah paparan. Oleh sebab itu, Anda disarankan melakukan tes HIV setelah 3 minggu pasca-terpapar.

Pada rapid test antibody, dokter atau perawat akan mengambil darah pada ujung jari Anda. Hasil tes biasanya dapat ditunggu, dokter akan memberitahu hasilnya secara tertutup untuk menjaga kerahasiaan pasien. 

Jika hasil pemeriksaan negatif, Anda dapat melakukan pemeriksaan ulang setelah 3 bulan pasca pemeriksaan pertama. Terutama apabila terdapat gejala yang mencurigakan. 

Apabila hasilnya positif, maka akan dikonfirmasi kembali lewat 2 kali pemeriksaan susulan (total 3 kali). Pemeriksaan kedua dilakukan 3 bulan setelah pemeriksaan pertama. Begitupun untuk pemeriksaan ketiga, dilakukan 3 bulan setelah pemeriksaan kedua.

Artikel Lainnya: Bagaimana menyikapi Perbedaan Hasil TES PCR dari Faskes Berbeda?

2 dari 3

4. Sesi Post Counseling

Sesi Post Counseling
loading

Setelah menerima hasil dari tes HIV, Anda akan bertemu dengan konselor kembali. Jika dinyatakan positif HIV, konselor akan menyarankan Anda menjauhi hal-hal yang berisiko menularkan virus kepada orang lain.

Anda akan diminta untuk tidak melakukan hubungan seksual tanpa pengaman, begitupun menggunakan jarum suntik bersama. 

Konselor juga akan mengarahkan Anda pada dokter untuk mendapatkan pengobatan atau terapi yang tepat. Akan dijelaskan pula pola hidup sehat yang harus dijalani.

Sementara apabila hasil tes negatif, konselor akan menjelaskan bahaya HIV dan juga meminta Anda menjauhi aktivitas yang berisiko menyebabkan virus HIV bersarang di tubuh Anda.

Baca Juga

Itulah serba-serbi panduan tes HIV di puskesmas, jika Anda masih memiliki pertanyaan lain seputar tes HIV, gunakan layanan LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(PUT/JKT)

Referensi: 

Health Education Resources. Diakses 2021. What is Voluntary Counselling

and Testing?

World Health Organization. Diakses 2021. HIV/AIDS Voluntary Counselling and Testing.

Kemenkes.go.id. Diakses 2021. Program Pengendalian HIV AIDS dan PIMS Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Euis Kurniawati

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Azka Yumna Kamilah

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Puteri Wahyu Safitri

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Penyakit Mulut pada Penderita HIV dan Pengobatannya

Info Sehat
04 Jan

Varian Omicron Dikaitkan dengan Pasien HIV, Apa Sebabnya?

Info Sehat
01 Des

Kasus Langka, Perempuan Ini Pulih dari HIV dengan Sendirinya

Info Sehat
18 Nov

10 Hoaks tentang HIV/AIDS yang Perlu Anda Tahu

Info Sehat
10 Nov

Medfact: Vaksin Sputnik Tingkatkan Risiko HIV pada Pria?

Info Sehat
26 Okt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat