Pentingnya Vitamin D3 bagi Pasien COVID-19 Varian Omicron - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Pentingnya Vitamin D3 bagi Pasien COVID-19 Varian Omicron

Penting bagi pasien COVID-19 Omicron untuk mengonsumsi vitamin, termasuk vitamin D3, meski gejala yang dialami ringan. Ketahui keunggulan vitamin ini di sini.
Pentingnya Vitamin D3 bagi Pasien COVID-19 Varian Omicron

COVID-19 varian Omicron (B.1.1.529) pertama kali ditemukan di negara Afrika Selatan. Varian ini adalah hasil mutasi virus Corona dengan tingkat mutasi yang tinggi.

Jadi, mutasinya berdampak kepada karakteristik virus, tingkat penularannya, dan tingkat keparahan yang ditimbulkan.

Varian ini sudah terbukti memiliki daya penularan yang sangat cepat. Selain itu, COVID Omicron juga dapat menyebabkan risiko infeksi berulang bila dibandingkan varian lainnya, sehingga tetap perlu diwaspadai.

Artikel Lainnya: Rentang Waktu Inkubasi Omicron yang Wajib Diketahui

Beberapa studi awal mengenai Omicron di beberapa negara seperti Afrika Selatan, Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat, menunjukkan bahwa penderita varian Omicron memang memiliki risiko perawatan di rumah sakit lebih rendah dibandingkan varian Delta. 

Namun, penelitian lebih lanjut tentang varian ini masih perlu dilakukan untuk memastikan hal tersebut. Derajat keparahannya pun masih sama dengan varian lain, yaitu tanpa gejala (OTG), gejala ringan, gejala sedang, hingga gejala berat.

Terkait gejala, COVID-19 Omicron cenderung lebih banyak sebabkan gejala ringan berupa:

  • Demam
  • Badan terasa lelah dan linu
  • Batuk
  • Pilek
  • Hidung tersumbat
  • Gangguan penciuman
  • Gangguan pengecapan
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Gangguan pencernaan seperti mual, muntah dan diare

Meski dikatakan ringan, penderita varian Omicron tidak boleh abai dan tetap harus menjalani perawatan yang sesuai. Di samping itu, penderita juga sangat dianjurkan untuk selalu mengonsumsi asupan vitamin untuk Omicron.

Salah satu vitamin yang penting adalah vitamin D3. Ketahui manfaat vitamin ini untuk pasien terinfeksi Omicron di ulasan berikut ini.

Artikel Lainnya: Mencium Bau Busuk Bisa Jadi Gejala COVID-19 Omicron

1 dari 2

Manfaat Vitamin D3 untuk Pasien yang Terinfeksi Omicron

loading

Sampai saat ini belum ada obat pasti untuk menyembuhkan coronavirus. Namun, pemberian suplemen seperti vitamin D terbukti mampu mempercepat pemulihan, terutama orang tanpa gejala (OTG) atau yang mengalami gejala ringan.

Terdapat penelitian di Indonesia dengan sampel 780 pasien virus corona. Penelitian ini  bertujuan untuk melihat status vitamin D dan tingkat kematian pasien COVID-19 setelah mengesampingkan faktor pemberat, seperti usia, jenis kelamin, dan penyakit penyerta.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa status vitamin D berkaitan dengan tingkat kematian pasien COVID-19. Pasien dengan kadar vitamin D rendah memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi daripada mereka dengan kadar vitamin D normal.

Risikonya mencapai 10,12 kali lebih tinggi pada pasien virus corona dengan defisiensi vitamin D. Mengacu dari penelitian tersebut, memenuhi asupan vitamin D pun menjadi sangat penting.

Nilai normal vitamin D di dalam darah berkisar 30-100 ng/mL dan kategori defisiensi vitamin D adalah

Secara kimiawi, bentuk aktif dari vitamin D ada dua, yaitu vitamin D2 dan vitamin D3. Untuk mencapai tingkat konsentrasi vitamin D yang cukup di dalam darah, suplementasi vitamin D3 dapat diberikan. Vitamin ini juga baik untuk penderita COVID Omicron.

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) juga menyarankan asupan vitamin D3 1000-5000 IU pada penderita COVID-19 untuk menjaga sistem imunitas selama proses penyembuhan.

Artikel Lainnya: Manfaat Vitamin D untuk Meningkatkan Kesehatan Paru

Memenuhi asupan vitamin D3 bisa melalui suplemen, contohnya adalah Oxyvit D3. Oxyvit D3 mengandung vitamin D3 (cholecalciferol 25 mcg) 1000 IU yang mampu memenuhi kebutuhan vitamin D dengan cepat.

Vitamin ini baik digunakan untuk penderita penyakit infeksi atau yang menurunkan imun, misalnya COVID-19 Omicron.

Oxyvit D3 juga hadir dalam bentuk softgel yang memiliki keunggulan tersendiri. Mulai dari meningkatkan absorpsi obat, menutup aroma dan rasa yang kurang sedap, serta mudah ditelan.

Baca Juga

Soft gel juga memiliki bioavailabilitas, yaitu kemampuan untuk mencapai sistem peredaran darah lebih baik dibandingkan serbuk atau tablet. Konsumsi Oxyvit D3 1 kali sehari sebanyak 1 kapsul setelah makan.

Demikian pentingnya vitamin D untuk virus corona. Konsultasi terkait masalah kesehatan lainnya melalui fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(PUT/AYU)

Referensi:

  • Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Diakses 2022. Manajemen Klinis Kasus Tanpa Gejala dan Gejala Ringan COVID-19.
  • Raharusun P, Priambada S, Budiarti C, Agung E, Budi C. Diakses 2022. Patterns of COVID-19 Mortality and Vitamin D: An Indonesian Study.

ARTIKEL TERKAIT

Lebih Cepat Diserap, Minuman Vitamin D adalah Pilihan Tepat

Info Sehat
25 Mar

Benarkah Flu Patch Bisa Menggantikan Peran Vaksin Flu?

Info Sehat
24 Mar

Vaksin COVID Diperpanjang Masa Kedaluwarsanya, Efektifkah?

Info Sehat
24 Mar

Cara Meredakan Batuk Pilek saat Pandemi Sesuai Penyebabnya

Info Sehat
23 Mar

Awas Tertukar Gejala Omicron dan Flu, Kapan Harus Tes PCR?

Info Sehat
23 Mar

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat