Manfaat Tamoxifen untuk Kesuburan Penderita Kanker Payudara
searchtext customer service

Manfaat Tamoxifen untuk Kesuburan Penderita Kanker Payudara

Tamoxifen adalah salah satu obat untuk mengatasi kanker payudara. Jenis obat ini konon bisa meningkatkan kesuburan wanita dengan keganasan tersebut. Benarkah begitu?
Manfaat Tamoxifen untuk Kesuburan Penderita Kanker Payudara

Tamoxifen merupakan salah satu obat yang sudah tidak asing dalam pengobatan kanker payudara. 

Jenis obat ini bekerja dengan menurunkan kadar estrogen dalam tubuh, serta menghalangi hormon tersebut untuk berinteraksi dengan sel kanker. Karenanya, pertumbuhan sel kanker bisa dicegah.

Selain hal itu, ada juga anggapan yang menyebut bahwa tamoxifen mampu meningkatkan kesuburan wanita penderita kanker payudara. 

Apa kata medis terkait manfaat tamoxifen tersebut? Yuk, cari tahu selengkapnya!

Artikel Lainnya: Wajib Tahu, Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium Awal

1 dari 3

Tamoxifen untuk Kesuburan Wanita Penderita Kanker Payudara

Tamoxifen untuk Kesuburan Wanita Penderita Kanker Payudara
loading

Wanita dengan kanker payudara yang mengonsumsi tamoxifen selama 15 bulan secara rutin tidak mengalami kekambuhan kanker payudara.

Tidak hanya itu, menurut dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, tamoxifen juga bisa menjaga kesuburan wanita dengan keganasan tersebut. 

Jenis obat ini pun disebut mampu meningkatkan kesuburan wanita yang sedang menjalani kemoterapi akibat kanker payudara.

Tamoxifen dapat meningkatkan produksi sel telur pada ovarium, sehingga turut mengoptimalkan kesuburan wanita secara keseluruhan,” kata dr. M. Iqbal.

Studi dari Cornell University di Amerika Serikat  juga menunjukkan hal yang serupa. Penelitian yang melibatkan 12 wanita penderita kanker payudara ini menyebut bahwa partisipan memiliki sel telur lebih banyak setelah mengonsumsi tamoxifen

Studi ini juga menyatakan bahwa partisipan memiliki satu atau lebih embrio yang bisa segera dibekukan, untuk selanjutnya digunakan dalam program kehamilan setelah pengobatan kanker payudara selesai.

Temuan tersebut merupakan suatu hal yang membahagiakan, karena kemoterapi kanker payudara umumnya membuat indung telur bermasalah sehingga mengganggu kesuburan wanita. 

Artikel Lainnya: Ke Mana Saja Kanker Payudara Dapat Menyebar?

2 dari 3

Hamil Saat Mengalami Kanker Payudara, Apakah Aman?

Hamil Saat Mengalami Kanker Payudara, Apakah Aman?
loading

Melansir WebMD, para ahli tidak menyarankan penderita kanker payudara untuk hamil selama penyakitnya belum diatasi hingga tuntas. 

Oleh karena itu, penderita kanker payudara dianjurkan untuk menunggu selama 2–5 tahun setelah mendapatkan diagnosis serta pengobatan kanker. 

“Dikhawatirkan hormon kehamilan bisa membuat kanker payudara berkembang lebih cepat, serta adanya risiko keguguran,” jelas dr. Devia Irine Putri.  

American Cancer Society pun berujar bahwa pengobatan kanker payudara pada ibu hamil tergolong lebih rumit.

Pasalnya, penderita yang hamil hanya bisa mendapatkan operasi pengangkatan sel payudara. Namun, wanita tersebut tidak bisa mendapatkan kemoterapi saat kehamilan trimester pertama. 

Faktanya, kemoterapi pada pasien kanker payudara yang hamil hanya bisa dilakukan saat trimester kedua dan ketiga kehamilan.

Tidak berhenti di situ, pengobatan kanker lainnya seperti terapi hormon, terapi bertarget, dan terapi radiasi juga tidak bisa diberikan saat kehamilan. Hal ini karena terapi-terapi tersebut bisa membahayakan kondisi bayi di dalam kandungan.

Bahkan, pada beberapa kasus, sebagian penderita kanker payudara yang hamil diminta untuk menggugurkan kandungannya. Hal ini khususnya jika wanita tersebut mengalami kanker payudara stadium lanjut yang butuh ditangani segera.

Tamoxifen terbukti efektif menjaga kesuburan wanita penderita kanker payudara. Namun, wanita yang mengalami jenis keganasan tersebut dianjurkan untuk menunda kehamilan sampai penyakit sembuh total. 

Baca Juga

Hal itu bertujuan agar pengobatan kanker yang diberikan bisa optimal, dan tidak membahayakan janin di dalam kandungan.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai topik ini? Punya pertanyaan tentang kondisi kesehatan lainnya? Jangan sungkan untuk berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

Referensi:

  • WebMD. Diakses 2022. Tamoxifen Boosts Fertility.
  • Breast Cancer. Diakses 2022. Diagnosed Young Women Concerned About Fertility Skip Tamoxifen.
  • Fertility and Sterility. Diakses 2022. Impact of tamoxifen therapy on fertility in breast cancer survivors.
  • American Cancer Society. Diakses 2022. Treating Breast Cancer During Pregnancy.
  • Wawancara dr. Devia Irine Putri.
  • Wawancara dr. Muhammad Iqbal Ramadhan.

ARTIKEL TERKAIT

Mengatasi Inkontinensia Urine Akibat Pengobatan Kanker Kandung Kemih

Info Sehat
21 Mar

Kebiasaan Konsumsi Alkohol Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Info Sehat
18 Mar

Pil Potassium Iodide Bisa Menangkal Efek Radiasi Nuklir, Benarkah?

Info Sehat
18 Mar

Studi: Transplantasi Feses Bisa Bantu Obati Kanker Kulit

Info Sehat
18 Mar

Benarkah Obat Diabetes Bisa Bantu Obati Kanker Payudara?

Info Sehat
14 Mar

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat