5 Cara Menghilangkan Bosan pada Ibu Baru
searchtext customer service

Kiat Mengatasi Rasa Bosan sebagai Ibu Baru

Rasa bosan bisa muncul saat merawat si kecil yang baru lahir. Hal ini terjadi karena aktivitas berulang yang dilakukan ibu baru setiap harinya. Berikut cara mengatasinya.
Ilustrasi ibu baru merasakan bosan

Menjadi seorang ibu merupakan momen yang membuat perasaan wanita bahagia. Namun, aktivitas yang dilakukan setiap harinya, seperti menyusui, mengganti popok, dan menidurkan bayi bisa membuat ibu baru bosan.

Menurut Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog, munculnya perasaan bosan saat menjadi ibu baru merupakan suatu hal yang wajar. Terlebih, jika sebelumnya wanita memiliki waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai dan kini berubah setelah memiliki buah hati. 

Kendati wajar, psikolog Gracia menyampaikan rasa bosan tersebut harus tetap diatasi. Lantas, bagaimana cara menghilangkan rasa bosan saat pada saat menjadi ibu baru? Berikut hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa bosan.

Artikel Lainnya: Hindari Stres, Ini Tips Jaga Kesehatan Mental Ibu Hamil 

1 dari 6

1. Belajar Hal Baru

loading

Untuk menghalau rasa bosan, cobalah meningkatkan kemampuan bahasa atau belajar bahasa baru di rumah. Belajar bahasa saat ini jadi sangat mudah karena bisa dilakukan melalui aplikasi di handphone, audiobook, atau podcast.

Anda bisa belajar saat si kecil tidur atau memutar audiobook dan podcast saat bermain bersama bayi. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa, audiobook atau podcast yang didengar akan membuatnya bayi jadi mengenal banyak kosa kata. 

2 dari 6

2. Menonton Tayangan yang Anda Suka

Ilustrasi ibu baru mengatasi bosan dengan menonton
loading

Tidak ada salahnya untuk menonton acara televisi, film, ataupun tayangan yang Anda suka saat si kecil sedang terlelap. Ibu baru juga dapat menggulir lini masa media sosial saat bayi sedang tidur. Aktivitas tersebut dapat mengurangi rasa bosan. 

3 dari 6

3. Menghirup Udara Segar di Luar Rumah

Ilustrasi ibu baru beraktivtas di luar rumah untuk mengatasi bosan
loading

Studi dari Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America menunjukkan bahwa jalan-jalan di alam terbuka bisa menurunkan risiko penurunan aktivitas di otak yang memicu depresi.

Untuk menyeimbangkan rutinitas seorang ibu baru, cobalah untuk jalan-jalan di lingkungan kompleks rumah.

Aktivitas tersebut dapat menjadi ajang olahraga santai sembari membuat pikiran ibu segar kembali.

Artikel Lainnya: Jenuh Asuh Anak, Waspada Parental Burnout! 

4 dari 6

4. Menghabiskan Waktu Sendiri 

Ilustrasi ibu baru menghabiskan waktu sendiri untuk mengatasi bosan
loading

Menurut psikolog Gracia, Anda bisa bergantian dengan suami untuk menjaga sang buah hati. Tujuannya supaya ibu bisa melakukan aktivitas yang bisa meredakan rasa bosan. 

Apabila si kecil memungkinkan untuk ditinggal beberapa saat, Anda bisa bertemu dengan teman-teman, pergi ke salon, atau berbelanja ke pasar swalayan.

5 dari 6

5. Melakukan Hobi

Ilustrasi ibu baru melakukan yoga untuk mengatasi bosan
loading

Disampaikan oleh psikolog Gracia, ketika ibu baru merasakan bosan, cobalah kembali melakukan hobi atau aktivitas yang disukai.

“Hobi bisa memenuhi kebutuhan personal yang jadi terbatas atau berkurang karena peran baru sebagai ibu. Rasa bosan juga bisa muncul karena kurang keseimbangan antara waktu yang dihabiskan sebagai istri atau ibu dan waktu pribadinya sendiri,” kata psikolog Gracia.

Menjalani hobi tidak hanya sekadar untuk mengisi waktu luang. Namun, menjalani hobi juga membuat perasaan jadi lebih baik. 

 

Baca Juga

Itu dia cara mengatasi rasa bosan sebagai ibu baru. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan mental, konsultasikan kepada psikolog melalui aplikasi KlikDokter.

(OVI/JKT)

Referensi:

Verywell Family. Diakses 2022. Why It's Okay to Feel Bored as a New Mom

Audible. Diakses 2022. Parents: For A Healthier Child, Use Your Voice

Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. Diakses 2022. Nature experience reduces rumination and subgenual prefrontal cortex activation

Ditinjau oleh Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog

ARTIKEL TERKAIT

Jenis-jenis Bipolar yang Perlu Anda Kenali

Info Sehat
20 Apr

Manfaat Sehat Tertawa yang Perlu Anda Tahu

Info Sehat
12 Apr

Penderita Bipolar Lebih Berisiko Terkena Penyakit Parkinson

Info Sehat
08 Apr

Bersih-Bersih Rumah Efektif Jaga Kesehatan Mental?

Info Sehat
08 Apr

Merasa Sahabat Menikahi Orang yang Salah, Harus Bagaimana?

Info Sehat
07 Apr

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat