9 Hal yang Tak Boleh Diucapkan kepada Penderita Bipolar
searchtext customer service

Kalimat yang Tak Boleh Diucapkan kepada Penderita Bipolar

Berbicara dengan penderita bipolar perlu hati-hati. Berikut beberapa kalimat yang sebaiknya tidak diucapkan kepada orang dengan bipolar.
Kalimat yang Tak Boleh Diucapkan kepada Penderita Bipolar

Bipolar adalah masalah kesehatan mental yang ditandai dengan adanya perubahan suasana hati yang ekstrem. Penderita bipolar bisa mengalami fase mania (suasana hati sangat baik) lalu fase depresi (suasana hati sangat buruk), atau sebaliknya.

Karena perubahan mood yang sangat ekstrem, berbicara dengan penderita bipolar harus lebih hati-hati supaya tidak menyakiti, membuatnya marah, hingga memperburuk kondisinya.

Apa saja kalimat yang seharusnya dihindari saat berinteraksi dengan orang yang bipolar? Berikut penjelasannya:

1 dari 10

1. “Reaksi Anda Sangat Berlebihan”

Teman Bipolar Sedih
loading

Penderita bipolar biasa menunjukkan gejala berupa reaksi berlebih. Saat Anda hanya menganggapnya berlebihan, hal ini bisa membuatnya mengabaikan gejala tersebut. 

Komentar tersebut juga dapat membuat penderita merasa tidak dihargai perasaannya, malu, dan tidak diberi empati.

Lebih baik, tunjukkan sikap empati dan hindari menunjukkan kekesalan karena reaksi yang muncul.

Artikel Lainnya: Apakah Anda Mengidap Bipolar? Kenali Gejalanya

 

 

2 dari 10

2. “Apa Pun yang Tidak Membunuhmu akan Membuatmu Kuat”

loading

What doesn’t kill you makes you stronger – mungkin hal ini sudah tak asing di telinga. Tapi, hal ini belum tentu berlaku pada orang dengan gangguan bipolar. 

Beberapa penderita bipolar memang bisa melewati pengalaman yang sulit dan mengambil pelajaran, sehingga mereka menjadi pribadi yang lebih kuat. 

Namun, bipolar juga bisa memicu seseorang untuk bunuh diri. Studi dalam jurnal Medicina menunjukkan, sebanyak 20-60 persen penderita bipolar pernah mencoba bunuh diri paling tidak sekali dalam hidupnya.

Ketika berinteraksi dengan orang bipolar, hindari mengucapkan kata-kata yang tidak seharusnya. Bisa saja ia mengalami situasi yang sulit dan membutuhkan dukungan.

3 dari 10

3. “Orang-Orang Juga Kadang Mengalami Mood Swing”

Ilustrasi Mood Swing
loading

Mood swing merupakan perubahan suasana hati yang cepat dan intens. Ini merupakan kondisi yang cukup normal dan bisa terjadi karena stres maupun masalah kesehatan fisik. 

Namun, mood swing pada gangguan bipolar bisa terus berulang dan parah. Tidak seharusnya mood swing yang dialami penderita bipolar disamakan dengan orang yang sehat secara mental.

Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog, menjelaskan perubahan suasana hati pada penderita bipolar dan individu yang tidak memiliki bipolar sangatlah berbeda.

Bipolar terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormon di otak. Adanya pemikiran bahwa mood swing sama dengan bipolar justru bisa membuat penderita mengalami trust issues (hilang kepercayaan).

“Akhirnya mereka mengembangkan trust issue, karena merasa masih ada stigma dari orang di sekitarnya bahwa gangguan mood yang dialami bukan hal yang perlu jadi perhatian,” ujarnya.

Artikel Lainnya: Perbedaan Hipomania dan Mania pada Bipolar

 

 

4 dari 10

4. “Terkadang Orang-Orang Juga Sedikit Bipolar”

loading

Perubahan suasana hati tidaklah sama dengan bipolar. Oleh karena itu, tidak seharusnya mengatakan kalau bipolar terjadi pada semua orang yang mengalami perubahan mood

Hal tersebut bisa membuat penderita bipolar mengabaikan gejala yang dialaminya dan apa yang dirasakan.

5 dari 10

5. “Anda Gila”

Ilustrasi Bipolar
loading

Kata-kata negatif seperti “aneh”, “gila”, dan lainnya tidak seharusnya diucapkan. Karena, hal ini bisa membahayakan kondisi penderita gangguan mental, termasuk bipolar. 

Kata-kata tersebut juga akan menyakiti perasaan penderita. Jadi, lebih berhati-hati akan apa yang hendak diucapkan.

6 dari 10

6. “Kamu Seperti Seorang Maniac”

loading

Maniac adalah istilah yang menggambarkan seseorang yang suka melakukan kekerasan dan gila. Istilah ini sering dikaitkan dengan suatu hal negatif atau menyesatkan. 

Saat penderita bipolar mengalami fase mania, bukan berarti ia selalu melakukan hal berbahaya. Bipolar juga berbeda dengan gangguan kepribadian antisosial atau psikopat.  

Pemilihan bahasa saat mendefinisikan suatu kelainan harus berhati-hati. Karena, bisa saja bahasa yang digunakan tidak sesuai dengan penyakit yang diderita orang tersebut.

7 dari 10

7. “Saya Ingin Jadi Maniac Agar Bisa Menyelesaikan Banyak Hal”

Seseorang Menderita Bipolar
loading

Kalimat tersebut hanya akan membuat Anda terkesan meremehkan kondisi yang dialami penderita bipolar. Selain itu, hal ini juga menunjukkan Anda kurang memahami efek buruk maniac

Saat fase mania, penderita bipolar bisa saja memiliki banyak energi yang membuatnya sangat produktif dan bisa menyelesaikan banyak hal. Namun, fase ini juga bisa menyebabkan kondisi sulit tidur dan perilaku impulsif.

8 dari 10

8. “Kamu Terlihat Baik-baik Saja”

loading

Penderita bipolar bisa saja terlihat baik-baik saja. Karena, mungkin saat bertemu dengannya, ia sedang dalam siklus yang baik ataupun menyembunyikan perasaannya. 

Menurut Ikhsan, mengucapkan kalimat “terlihat baik-baik saja” justru membuat Anda terkesan tidak berempati dengan kondisi yang dialaminya. Kondisi ini bisa menimbulkan keinginan pada penderita untuk menarik diri dari lingkungan.

9 dari 10

9. “Kamu Hanya Alami Premenstrual Syndrome”

Ilustrasi PMS
loading

Perubahan hormon menjelang menstruasi memang bisa memengaruhi suasana hati. Namun, anggapan bahwa bipolar sama dengan gejala PMS juga salah.

Bipolar bisa dialami siapa pun, tidak terbatas pada wanita saja. Kalimat tersebut bisa menyinggung penderita.

Baca Juga

Bila teman atau keluarga Anda menderita bipolar, berikan dukungan dan rekomendasikan terapi terbaik. Hal ini dapat membuatnya merasa lebih bahagia dan semangat untuk mengatasi gangguan yang dialami.

Jika ingin tanya lebih lanjut tentang bipolar, konsultasi kepada psikolog via Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(FR/NM)

Referensi:

  • Healthline. Diakses 2022. Everything You Need to Know About Bipolar Disorder
  • Verywell Mind. Diakses 2022. 9 Things Not to Say to Someone Who Has Bipolar Disorder
  • Medicina. Diakses 2022. Suicide Risk in Bipolar Disorder: A Brief Review
  • Verywell Mind. Diakses 2022. Causes and Risk Factors of Mood Swings

Ditinjau oleh Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog

ARTIKEL TERKAIT

Tips Bebas Stres Saat ART Mudik

Info Sehat
27 Apr

Kiat Mengatasi Rasa Bosan sebagai Ibu Baru

Info Sehat
21 Apr

Jenis-jenis Bipolar yang Perlu Anda Kenali

Info Sehat
20 Apr

Manfaat Sehat Tertawa yang Perlu Anda Tahu

Info Sehat
12 Apr

Penderita Bipolar Lebih Berisiko Terkena Penyakit Parkinson

Info Sehat
08 Apr

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat