Kenapa Chordoma Bisa Diwariskan Secara Genetik?
searchtext customer service

Kenapa Chordoma Bisa Diwariskan Secara Genetik?

Individu yang punya orangtua pengidap chordoma berisiko mengidap kanker serupa. Bagaimana chordoma genetik diwariskan? Simak di sini.
Kenapa Chordoma Bisa Diwariskan Secara Genetik

Chordoma adalah kanker yang menyerang sepanjang bagian tulang belakang. Jenis kanker (keganasan) ini bisa tumbuh di pangkal tulang belakang (sakrum), dasar tengkorak, dan tulang ekor. 

Salah satu faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengidap kanker tulang belakang yaitu memiliki riwayat keturunan pengidap chordoma.

Nah, bagaimana chordoma genetik diwariskan? Apakah orang keturunan penderita chordoma pasti terjangkit keganasan serupa? Yuk, cari tahu! 

Artikel Lainnya: Mengenal Jenis Chordoma, Kanker Langka di Tulang Belakang

Penyebab Chordoma Keturunan

Chordoma, Kanker Langka di Tulang Belakang

Disampaikan dr. Dyah Novita Anggraini, penyebab chordoma yang diwariskan secara genetik belum diketahui pasti.

“Namun, diduga ada peranan gen brachyury dalam perkembangan chordoma genetik. Ini adalah gen yang berkembang pada masa pembentukan embrio,” paparnya.

Gen brachyury (TBXT) bertugas membantu mengontrol fungsi sel tubuh selama proses perkembangan manusia, terutama dalam mendukung perkembangan sel notochord

Sel notochord adalah sel embrio yang ikut berperan dalam terbentuknya tulang belakang sebelum bayi dilahirkan. 

Biasanya notochord menghilang saat janin berumur kira-kira delapan minggu. Akan tetapi, dalam beberapa kondisi, sel notochord bisa bertahan pada tulang belakang dan dasar tengkorak. 

Nah, ketika gen brachyury di dalam sel notochord bermutasi (mengalami perubahan abnormal), pertumbuhan sel tidak terkendali terpicu. 

Sisa sel notochord dengan kandungan gen TBXT pun lambat laun berkembang menjadi chordoma.

Sering kali mutasi gen brachyury diwariskan dari orangtua pengidap chordoma. Biasanya mutasi gen ini diperoleh dari anggota keluarga yang sama.

Dalam kasus chordoma, kanker dapat diwariskan dari salinan gen salah satu orangtua saja. Artinya, jika seseorang memiliki ayah atau ibu pengidap chordoma, maka risiko terjangkit kanker tulang tersebut semakin besar.

Salinan gen yang menjadi penentu seseorang terjangkit chordoma yaitu single nucleotide polymorphism (SNP). Variasi genetik SNP diakibatkan adanya perbedaan susunan basa nukleotida tunggal pada genom seseorang.

Single nucleotide polymorphism menyebabkan protein yang dikodekan gen brachyury diproduksi secara berbeda. Hal inilah yang memicu mutasi genetik penyebab kanker tulang belakang.

Berdasarkan Chordoma Foundation, AS, sekitar 75 persen penderita chordoma memiliki dua salinan gen SNP. Sementara, sisanya punya satu salinan gen SNP. Orang yang punya SNP berisiko lima kali lipat terjangkit chordoma

Artikel Lainnya: Metode-Metode untuk Mendiagnosis Kanker Tulang

Apakah Keturunan Pengidap Chordoma Pasti Terjangkit Kanker Serupa?

 

Mengenal Jenis-Jenis Operasi Tulang Belakang

Masih mengutip Chordoma Foundation, orang yang punya riwayat keturunan pengidap chordoma berpeluang lebih besar memiliki SNP pemicu keganasan tulang belakang. Nah, nyaris 40 persen orang di dunia memiliki SNP yang berhubungan dengan chordoma.

Meski berisiko terjangkit chordoma, sebagian besar orang yang memiliki SNP tidak terkena keganasan tersebut.

Para ahli sendiri masih menyelidiki lebih lanjut mengapa SNP pemicu chordoma tidak berkembang menjadi kanker pada sebagian besar orang.

Apakah Perkembangan Chordoma Genetik Bisa Dicegah?

Vertebroplasty, Pengobatan Tulang Belakang Tanpa Operasi

Jika Anda memiliki SNP yang diwariskan dari keluarga, variasi genetik tersebut tidak dapat dihilangkan. Pasalnya, hingga saat ini belum ada pengobatan untuk mengatasi SNP maupun mutasi gen brachyury

Artinya, perkembangan chordoma genetik belum dapat dicegah. Namun, Anda jangan berkecil hati. Sebab, SNP juga berpeluang tidak memicu chordoma sama sekali. 

Jika Anda didiagnosis mengidap chordoma, berkonsultasilah dengan dokter yang berpengalaman menangani kanker tulang belakang. Jadi, dokter dapat menentukan metode perawatan dan pengobatan chordoma yang tepat.

Baca Juga

Itu dia serba-serbi chordoma genetik. Jika ingin tanya lebih lanjut seputar kanker, konsultasi kepada dokter via Live Chat

Kini tak perlu bingung lagi di mana harus cari info kesehatan lengkap dan akurat, ada aplikasi KlikDokter yang bisa Anda andalkan!

(FR/JKT)

Referensi:

Chordoma Foundation. Diakses 2022. Understanding Chordoma.

Chordoma Foundation. Diakses 2022. Genetic Risk Factor Discovery Q&A.

Verywell Health. Diakses 2022. Causes and Risk Factors of Chordoma.

BioTrends. Diakses 2022. Aplikasi Single Nucleotide Polymorphism (SNP) dalam Studi Farmakogenomik untuk Pengembangan Obat.

Majalah Kedokteran Andalas. Diakses 2022. SNPs Analysis As A Tool In Molecular Genetics Diagnostics.

Ditinjau oleh dr. Dyah Novita Anggraini

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Jenis Chordoma, Kanker Langka di Tulang Belakang

Info Sehat
27 Apr

Kenali Efek Samping Pengobatan Kanker pada Anak

Info Sehat
07 Apr

Prosedur Medis untuk Mengatasi Kanker Telinga

Info Sehat
30 Mar

Mitos Kanker Serviks yang Bikin Salah Kaprah

Info Sehat
28 Mar

Kondisi Medis yang Bisa Picu Nyeri Punggung

Info Sehat
26 Mar

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat