4 Komplikasi Polip Pulpa yang Berbahaya, Apa Saja?
searchtext customer service

Komplikasi Berbahaya Jika Polip Pulpa Tak Diobati

Polip pulpa di gigi dan mulut harus segera diobati. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya! Kenali komplikasi polip pulpa dalam artikel berikut.
Komplikasi Berbahaya Jika Polip Pulpa Tak Diobati

Klikdokter.com, Jakarta Polip pulpa atau yang dikenal dengan pulpitis hiperplastik lebih banyak terjadi pada gigi yang sudah mati. Penyebabnya adalah bakteri yang masuk ke dalam saluran akar gigi.

Infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri tersebut membuat sel-sel pertahanan tubuh bekerja. Sebagai respons tubuh, jaringan granulasi seperti gusi akan muncul.

Secara klinis, polip pulpa akan berbentuk jaringan lunak seperti gusi. Perbedaannya, polip berwarna kemerahan, tidak bertekstur, dan menyebabkan nyeri ketika tersentuh.

Polip pulpa di gigi dan mulut harus segera diobati untuk menghindari komplikasi berbahaya. Berikut ini sejumlah komplikasi polip pulpa yang sebaiknya diwaspadai:

1 dari 5

1. Rasa Sakit

Rasa Sakit
loading

Polip pulpa akan sangat sensitif terhadap sentuhan benda apa pun, bahkan pada saat kamu makan, rasa nyeri mungkin tidak dapat terhindarkan.

Komplikasi polip pulpa ini akan sangat mengganggu. Apalagi jika tidak dilakukan penanganan segera, rasa sakit akan semakin meningkat seiring dengan semakin membesarnya polip.

Untuk menghilangkan rasa sakit, dokter gigi akan memberikan resep obat. Akan tetapi, yang perlu diperhatikan adalah obat tidak dapat menyembuhkan secara tuntas, melainkan hanya membantu mengurangi rasa sakit sementara.

Perawatan yang sebaiknya dilakukan adalah perawatan saluran akar atau dengan pengambilan gigi.

Artikel Lainnya: Kapan Sebaiknya Harus Melakukan Prosedur Pulpotomi?

2 dari 5

2. Bleeding

loading

Perlu diketahui, polip pulpa merupakan jaringan lunak yang berisikan sel-sel mekanisme pertahanan tubuh. Jadi, ketika tersenggol dengan benda yang sedikit tajam, akan muncul darah yang cukup banyak.

Oleh sebab itu, ketika kamu mengalami kondisi ini, hindari mengunyah pada sisi gigi yang terdapat polip pulpa.

Apabila pada gigi yang berlubang ada sisi yang tajam, sebaiknya minta dokter gigi untuk melakukan penghalusan pada sisi tersebut. Ini akan mencegah polip pulpa tidak tersenggol oleh sisi tersebut sehingga darah tidak akan keluar.

Pendarahan juga dapat terjadi pada saat perawatan pencabutan gigi, karena polip harus dihilangkan untuk memaksimalkan proses penutupan luka.

3 dari 5

3. Radang Gigi

Radang Gigi
loading

Komplikasi polip pulpa berikutnya adalah radang gigi. Penyebab dari adanya polip pulpa, yaitu infeksi atau peradangan yang disebabkan oleh bakteri.

Bakteri yang awalnya menempel pada permukaan email gigi lama-kelamaan akan masuk ke dentin dan akhirnya ke saluran akar.

Artikel Lainnya: Tahapan Kerusakan Gigi dan Perawatan yang Bisa Dilakukan

Jika semakin banyak masuk ke saluran akar, bakteri tersebut akan terjebak dan membentuk suatu koloni dan menciptakan peradangan.

Peradangan yang terjadi pada saluran akar termasuk ke dalam radang gigi. Kondisi ini akan membuat semakin tidak nyaman, terutama ketika gigi digunakan untuk menggigit.

Rasa sakit ketika menggigit atau ketika gigi tersebut diketuk menjadi salah satu tanda jika gigi mengalami peradangan.

4 dari 5

4. Radang Tulang

loading

Radang pada gigi yang tidak ditangani bisa saja meluas menuju tulang rahang. Ini menjadi salah satu bahaya polip pulpa yang perlu kamu waspadai.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, polip pulpa merupakan respons tubuh dalam melawan bakteri. Jika tidak diobati, bakteri akan meluas keluar dari gigi. 

Kondisi tersebut akan membuat gigi menjadi bengkak. Kamu pun bisa mengalami kesulitan ketika beraktivitas, seperti makan dan berbicara.

Jika kondisi tersebut sudah dirasakan, segeralah periksa ke dokter gigi untuk meringankan rasa sakit dan memperoleh penanganan yang tepat. 

Baca Juga

Itu dia sejumlah komplikasi polip pulpa yang penting untuk diketahui. Jika mengalami polip pulpa, jangan tunda untuk memeriksakan kondisi ke dokter. Dengan begitu, penanganan yang tepat bisa segera dilakukan.

Untuk #JagaSehatmu, kamu bisa gunakan fitur Live Chat untuk konsultasi lebih mudah kepada dokter. Kamu juga dapat membaca informasi kesehatan lainnya di aplikasi KlikDokter.

[WA]

Referensi

Ingle JI, Simmon JHS, Walton RE, Pashley DH, Bakland LK, Heithersay GS, et al. Pulpal pathology: its ethiology and prevention. In: Ingle JI, Bakland LK, editors. Endodontics. London: BC Decker Inc; 2002. pp. 157–9.

Calskan MK, Oztop F, Calskan G. Histological evaluation of teeth with hyperplastic pulpitis caused by trauma or caries: case reports. Int Endod J. 2003;36:64-70.

Ness GM, Peterson LG. Impacted teeth. In: Miloro M, Ghali GE, Larsen PE, Waite PD, editors. Peterson's principle of Oral and Maxillofacial surgery. London: BC Decker Inc.; 2004. p. 139.

ARTIKEL TERKAIT

Cek, Makanan yang Baik untuk Kesehatan Gusi

Info Sehat
21 Jun

Kenapa Tambalan Gigi Sering Lepas? Ini Penyebabnya

Info Sehat
21 Jun

Tambalan Gigi Lepas Picu Rasa Sakit, Segera Lakukan Ini

Info Sehat
17 Jun

Tips Mencegah Munculnya Plak Gigi

Info Sehat
16 Jun

Kenali Pengaruh Kesehatan Gigi dan Mulut pada Otak

Info Sehat
16 Jun

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat