Tips Memilih Skincare yang Aman untuk Ibu Menyusui
searchtext customer service

Tips Memilih Skincare yang Aman untuk Ibu Menyusui

Khawatir skincare yang digunakan memengaruhi ASI? Tenang, ketahui tips skincare aman untuk busui di sini.
Tips Memilih Skincare yang Aman untuk Ibu Menyusui

Banyaknya produk skincare saat ini kadang membuat kita bingung harus memilih yang mana, khususnya yang benar-benar aman digunakan saat menyusui.

Kandungan-kandungan di dalam skincare dipercaya dapat berpindah ke air susu ibu. Hal inilah yang membuat para busui menjadi ekstra hati-hati saat memilih skincare yang aman untuk ibu menyusui.

Jadi, apa saja skincare aman untuk busui dan bahan yang mesti dihindari demi kesehatan sang buah hati?

Benarkah Skincare Memengaruhi ASI?

Benarkah ASI Bisa Merusak Kulit Bayi? Ini Faktanya Menurut Dokter

Apa yang ibu makan dapat memengaruhi air susu – mungkin hal ini sering terdengar. Itulah sebabnya, ibu menyusui dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin dan makanan yang memiliki nilai gizi baik. 

Namun, tidak hanya makanan, skincare yang digunakan juga dapat memengaruhi ASI. Dokter Arina Heidyana mengatakan, ibu menyusui memang perlu berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit. 

“Karena, apa yang digunakan ke kulit bisa juga terserap ke dalam tubuh dan masuk ke ASI,” ucap dr. Arina.

Tidak hanya itu, saat menyusui, ibu juga akan melakukan kontak dari kulit ke kulit dengan bayi. Bila busui menggunakan parfum atau pelembap yang kurang aman, kandungan di dalamnya bisa saja mengenai bayi dan menyebabkan iritasi atau alergi padanya.

Dokter Arina mengingatkan, hal pertama yang harus dilakukan dalam memilih skincare aman untuk busui adalah membaca label kemasan dan ingredients (komposisi) produk tersebut.

Beberapa produk perawatan kulit saat ini juga telah mencantumkan label khusus untuk menunjukkan boleh atau tidaknya digunakan ibu hamil atau menyusui. Gampang, kan?

Bahan Skincare untuk Ibu Menyusui yang Aman

Benarkah Skincare AHA dan BHA Hanya Dipakai Malam Hari?

Menurut dr. Arina, bahan skincare ataupun cream yang aman untuk busui antara lain niacinamide, glycerin, shea butter, dan probiotik.

1. Niacinamide

Penggunaan niacinamide dianggap aman untuk ibu menyusui. Kandungan skincare untuk ibu menyusui ini bisa menjadi alternatif yang lembut untuk perawatan jerawat dan rosacea

Bentuk vitamin B3 ini juga dapat membantu mengurangi kemerahan dan peradangan. 

Artikel Lainnya: Populer dalam Skincare, Ini Manfaat Niacinamide untuk Kulit

2. Pelembap Mengandung Glycerin atau Shea Butter

Menjaga kelembapan kulit juga penting bahkan ketika ibu dalam masa menyusui. Nah, gunakan cream yang aman untuk busui dengan kandungan gliserin dan shea butter.

Dua kandungan tersebut tergolong aman untuk ibu menyusui. Kalau ingin menyesuaikan penggunaan dengan kondisi pribadi, konsultasi dengan dokter kulit.

3. Probiotik

Tidak hanya pada makanan dan minuman, probiotik juga dapat ditemukan di dalam produk perawatan kulit seperti pembersih, pelembap, dan sebagainya. Manfaat probiotik untuk kulit adalah membantu mengatasi jerawat, kulit kering, rosacea, dan eksim.

Menurut dr. Arina, produk skincare yang mengandung probiotik aman digunakan untuk ibu menyusui.

4. Bakuchiol 

Bakuchiol cukup terkenal dalam dunia kecantikan. Menurut studi dalam British Journal of Dermatology, bakuchiol adalah salah satu alternatif retinol yang aman dalam mencerahkan kulit.  

Manfaat bakuchiol juga dapat mengurangi tanda-tanda kerusakan akibat sinar matahari. Selain itu, studi dalam International Journal of Cosmetic Science menyebutkan bakuchiol bermanfaat mengurangi garis dan kerutan di wajah, serta menambah elastisitas kulit.

Artikel Lainnya: Manfaat Bakuchiol untuk Kulit Wajah

5. Asam Azelaic

Asam azelaic bisa menjadi alternatif untuk pengobatan jerawat selama kehamilan dan menyusui. 

Penelitian dalam Acta Dermato-Venereologica menyebutkan, menggunakan asam azelaic selama enam bulan sama efektifnya dalam mengobati dan mencegah jerawat layaknya retinoid.

Mungkin asam azelaic tidak memiliki efek anti-penuaan yang sama seperti retinol. Namun, kandungan ini bisa membantu merawat kulit dalam rangkaian skincare untuk ibu menyusui.

Asam azelaic juga dapat dicampur dengan hyaluronic acid untuk lebih menghidrasi kulit.

6. Vitamin C 

Jika ingin mengatasi hiperpigmentasi dan jaringan parut, skincare yang aman untuk ibu menyusui adalah produk kecantikan mengandung vitamin C. 

Antioksidan di dalam vitamin C dapat melindungi sel dari tanda-tanda penuaan dan kerusakan dengan melawan radikal bebas. 

Manfaat vitamin C untuk kulit juga berperan besar dalam produksi kolagen. Nah, kolagen-lah yang bertanggung jawab untuk elastisitas dan meratakan warna kulit. 

Artikel Lainnya: Mitos Tentang Skincare yang Tak Perlu Anda Percaya

Bahan Skincare yang Perlu Dihindari Ibu Menyusui

Mengenal Polyglutamic Acid di Dalam Kandungan Skincare

Berikut ini beberapa skincare yang perlu dihindari saat menyusui:

1. Retinol 

Retinol memang dapat membuat kulit tampak lebih halus dan bebas kerutan. Sayangnya, menggunakan retinol saat menyusui berpotensi membawa serangkaian risiko untuk ibu dan bayi yang minum ASI.

Meski begitu, perlu penelitian lebih lanjut tentang efek samping retinol pada bayi yang minum ASI dari ibu pengguna retinol. 

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya hindari dulu skincare berbahan retinol selama menyusui. Secara umum bahan ini memang tidak disarankan digunakan selama hamil ataupun menyusui.    

Hati-hati, retinol juga memiliki berbagai istilah lain, seperti retinoic acid, tretinoin, retinyl linoleate, dan retinyl palmitate. Selalu periksa label komposisi dan tanyakan kepada dokter kulit bila ragu.

2. Hydroquinone

Manfaat hydroquinone adalah mencerahkan bercak-bercak hitam pada kulit. Namun, kandungan ini belum bisa dipastikan aman untuk ibu menyusui.

Berhati-hatilah sebelum membeli skincare untuk menghilangkan flek hitam, ditakutkan ada hidrokuinon di dalamnya.

Artikel Lainnya: Bahaya Kandungan Kosmetik Hydroquinone untuk Wajah

3. Paraben

Paraben umum ditemukan di dalam banyak produk kecantikan, termasuk sampo, kondisioner, sabun mandi, losion dan sebagainya. Namun, paraben dapat diserap kulit dan menyebabkan alergi pada beberapa orang. 

Berikut beberapa nama lain paraben yang perlu dihindari antara lain: 

  • Propylparaben
  • Ethylparaben
  • Metilparaben
  • Butylparaben
Baca Juga

Ibu menyusui boleh, kok, pakai skincare, asalkan pakai produk dan kandungan yang aman sesuai rekomendasi, ya. #JagaSehatmu dan si kecil dengan selalu memastikan produk kulit yang digunakan terbukti aman, ya.

Kalau ingin tanya lebih lanjut, jangan ragu konsultasi dokter kulit online yang lebih mudah. Download aplikasi KlikDokter, banyak info penting dan lengkap seputar kehamilan dan menyusui!

(FR/NM)

Referensi:

Natural Resources Defence Council Amerika Serikat. Diakses 2022. Chemicals to Avoid When You’re Pregnant or Breastfeeding.

British Journal of Dermatology. Diakses 2022. Assessment of topical bakuchiol and retinol for facial photoageing. 

International Journal of Cosmetic Science. Diakses 2022. Bakuchiol: a retinol-like functional compound revealed by gene expression profiling and clinically proven to have anti-aging effects. 

Acta Dermato-Venereologica. Diakses 2022. Clinical studies of 20% azelaic acid cream in the treatment of acne vulgaris. Comparison with vehicle and topical tretinoin. 

Ditinjau oleh dr. Arina Heidyana

ARTIKEL TERKAIT

Cara Pakai Sunscreen yang Benar

Info Sehat
22 Jun

Rangkaian Skincare Pagi dan Malam untuk Kulit Kombinasi

Info Sehat
21 Jun

Sudah Pakai Sunblock Kulit Tetap Gosong, Apa Penyebabnya?

Info Sehat
20 Jun

Manfaat BHA atau Beta Hydroxy Acid untuk Kulit

Info Sehat
17 Jun

Urutan Pemakaian Skincare di Pagi Hari yang Tepat

Info Sehat
15 Jun

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat