8 Penyebab dan Cara Atasi Payudara Gatal Saat Hamil
searchtext customer service

Penyebab dan Cara Mengatasi Payudara Gatal Saat Hamil

Payudara gatal saat hamil merupakan suatu kondisi yang sering dikeluhkan. Pada beberapa kasus, payudara gatal saat hamil bisa juga disebabkan oleh kondisi medis tertentu, lho.
Penyebab dan Cara Mengatasi Payudara Gatal Saat Hamil

Saat hamil, kamu akan merasakan perubahan pada beberapa bagian tubuh seperti perut dan payudara. Perubahan ukuran bagian tubuh tersebut terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman, salah satunya menyebabkan payudara gatal saat hamil.

Sebagian besar perubahan tersebut disebabkan oleh peningkatan kadar hormon selama kehamilan. Namun, beberapa kondisi payudara gatal saat hamil bisa disebabkan oleh gangguan kekebalan tubuh.

Penyebab Payudara Gatal Saat Hamil

Penyebab Payudara Gatal Saat Hamil

Ketika hamil, kulit meregang mengikuti pertambahan beberapa bagian tubuh. Hal tersebut sering menyebabkan ibu hamil mengalami gatal pada kulit di bagian tertentu. Salah satu keluhan yang sering terjadi adalah gatal di area payudara. 

Disampaikan oleh dr. Dyah Novita Anggraini, “Payudara gatal saat hamil merupakan hal yang normal dan umum terjadi. Sebagian besar keluhan tersebut terjadi akibat pertambahan berat badan, peregangan kulit, dan kelembapan yang meningkat di area payudara”.

“Biasanya, keluhan payudara gatal saat hamil akan menghilang secara perlahan ketika ibu sudah melahirkan” tambah dr. Dyah.

Meski sebagian besar payudara gatal saat hamil disebabkan karena perubahan bentuk badan, terdapat beberapa penyebab lain yang dapat memengaruhi kondisi tersebut. Berikut  penyebab payudara gatal saat hamil mulai dari kondisi ringan hingga kondisi yang membutuhkan penanganan dokter:

1. Perubahan Bentuk Payudara

Saat hamil, tubuh kamu akan melakukan beberapa penyesuaian untuk menunjang pertumbuhan janin, misalnya bentuk perut dan payudara yang semakin membesar. Hal ini menyebabkan kulit merenggang dan menjadi lebih tipis di beberapa bagian.

Biasanya, payudara mulai membesar pada 6–8 minggu pertama kehamilan. Hal ini dapat menyebabkan payudara gatal saat hamil. Selain rasa gatal, stretch mark mungkin akan muncul pada payudara.

Artikel lainnya: Perubahan Payudara Selama dan Setelah Kehamilan

2. Eksim 

Eksim adalah peradangan kulit yang menyebabkan kulit menjadi gatal, kering, dan ruam. Eksim dapat diderita oleh siapa saja, termasuk ibu hamil.

Eksim saat hamil biasanya terjadi di daerah puting. Berdasarkan sebuah studi yang dimuat dalam Anais Brasileiros De Dermatologia, sebanyak 36–49 persen ibu hamil mengeluhkan eksim puting. Hal ini menandakan eksim puting cukup sering terjadi pada ibu hamil.

3. Bahan Bra

Beberapa bahan bra dapat memicu payudara gatal saat hamil, seperti kain renda dan kain sintetik. Bahan tersebut bisa membuat kulit teriritasi dan rasa tidak nyaman.

Selain jenis bahannya, ukuran bra yang ketat juga bisa menimbulkan rasa gatal. Jika sering digunakan, kulit sekitar payudara yang mengalami tekanan lebih banyak dari bra, bisa terasa gatal dan bahkan lecet.

4. Ruam PUPPP

Papula urtikaria pruritus dan ruam kehamilan (PUPPP) adalah ruam kulit gatal yang muncul saat kehamilan. Kondisi ini muncul pada bagian stretch mark di perut kemudian menyebar ke bagian lain, salah satunya payudara.

PUPPP bukan merupakan masalah kesehatan yang serius dan bisa hilang setelah ibu hamil melahirkan. 

5. Prurigo Kehamilan

Prurigo kehamilan adalah ruam yang menyebabkan gatal dan benjolan benjolan kecil. Kondisi ini biasanya muncul pada trimester kedua atau ketiga dan tidak memiliki risiko komplikasi pada ibu hamil dan janin.

Ruam prurigo dapat terlihat seperti gigitan serangga atau jerawat pada kulit. Ruam ini biasanya muncul di siku, dengkul, atau daerah lipatan kulit seperti lengan dan payudara. Berdasarkan American College of Obstetricians and Gynecologists, prurigo disebabkan oleh perubahan sistem kekebalan tubuh selama kehamilan.

6. Intertrigo 

Intertrigo adalah kondisi yang disebabkan oleh peradangan kulit akibat garukan. Kondisi ini menyebabkan bakteri atau jamur mudah untuk menginfeksi area tersebut. Intertrigo sering terjadi pada area lipatan yang mudah berkeringat, seperti di bawah payudara. 

Penyakit kulit ini merupakan salah satu penyebab payudara gatal dan perlu penanganan sesegera mungkin. Pasalnya, semakin lama intertrigo dibiarkan maka akan semakin sulit untuk diobati karena bisa sudah menyebabkan infeksi kulit. 

7. Pemphigoid Gestationis 

Pemphigoid gestationis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kulit mengalami ruam selama kehamilan dan melepuh setelah melahirkan. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab payudara gatal yang jarang terjadi, yaitu sebanyak 1 banding 10.000 hingga 1 banding 50.000 kejadian.

Artikel lainnya: Penyebab Kulit Kepala Gatal Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

8. Kolestasis Kehamilan

Kolestasis adalah kondisi yang memengaruhi organ hati pada masa akhir kehamilan dan menyebabkan rasa gatal tetapi tanpa disertai ruam. Biasanya, kolestasis kehamilan menimbulkan rasa gatal di tangan dan kaki. Namun pada beberapa kasus, kolestasis dapat menimbulkan rasa gatal di seluruh tubuh, termasuk payudara.

Payudara gatal saat hamil akibat kolestasis biasanya akan semakin parah saat malam hari dan mendekati waktu kelahiran. Namun setelah bayi lahir, rasa gatal akan berangsur menghilang dengan sendirinya.

Cara Mengatasi Payudara Gatal saat Hamil

Cara Mengatasi Payudara Gatal saat Hamil

Beberapa cara berikut ini dapat kamu coba untuk meringankan payudara gatal saat hamil:

1. Jaga Kulit Tetap Terhidrasi

Kulit yang lembap merupakan salah satu cara untuk mengatasi gatal. Salah satu cara untuk menjaga kelembapan kulit adalah dengan mencukupi asupan cairan tubuh. Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi air putih sebanyak 2650 mililiter air per hari. 

2. Hindari Menggaruk Kulit

Ibu hamil disarankan untuk tidak menggaruk area payudara yang terasa gatal. Hal ini hanya akan menambah rasa gatal semakin parah. Selain itu, pastikan kuku tangan tetap pendek untuk menghindari goresan yang bisa menimbulkan luka.

Artikel lainnya: Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Kering Saat Hamil

3. Mandi air Dingin

Mandi air dingin dapat menjadi salah satu cara mengatasi gatal pada payudara saat hamil. Ibu hamil sebaiknya tidak mandi dengan air hangat karena hal tersebut dapat menyebabkan minyak alami kulit berkurang dan membuat kulit lebih kering, gatal, dan memerah.

4. Gunakan Skin Care yang Lembut untuk Kulit

Sebagian besar kondisi ruam dan payudara gatal saat hamil dapat diatasi dengan skin care yang lembut untuk kulit. Skin care yang dimaksud harus mengandung bahan-bahan alami dan tanpa pewangi atau alkohol. Agar lebih mudah, kamu bisa memilih skin care yang berlabel “fragrance-free” atau “untuk kulit sensitif”. 

Kamu juga disarankan untuk mengurangi penggunaan sabun yang berbusa. Busa sabun dapat membuat kulit menjadi lebih kering dan sensitif. 

5. Pilih Bra yang Tepat

Memilih bra yang tepat bisa mengurangi payudara gatal saat hamil. Gunakan bra dengan bahan ringan dan sejuk, seperti katun atau serat bambu. Selain itu, ibu hamil juga perlu menggunakan bra yang sesuai dengan ukuran payudara saat hamil.

6. Gunakan Losion

Biasanya payudara gatal saat hamil dapat disertai dengan kulit yang kering. Untuk membantu melembapkan kulit kering dan meredakan rasa gatal, ibu hamil dapat menggunakan losion yang mengandung calamine atau mentol. 

Ibu hamil dapat mengoleskan losion pelembap kulit sebanyak dua kali sehari atau lebih sesuai dengan kebutuhan.

7. Kompres Dingin

Berdasarkan rekomendasi dari American Academy of Dermatology Association, kompres dingin dapat meredakan payudara gatal saat hamil. Kamu bisa mengompres dingin payudara selama 5–10 menit atau sampai rasa gatal berkurang. 

Baca Juga

Secara umum, payudara gatal saat hamil merupakan suatu kondisi yang normal terjadi dan cenderung tidak membahayakan. Namun, bila Mama merasakan gatal, ruam, hingga melepuh di bagian payudara tidak kunjung membaik dengan cara di atas, sebaiknya tetap periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Ingat selalu #JagaSehatmu dan janin dengan rutin memeriksakan kehamilan ke dokter sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Bila kamu ingin memiliki pertanyaan seputar kehamilan, jangan ragu untuk bertanya langsung pada ahlinya melalui fitur Live Chat 24 Jam di aplikasi Klikdokter.

(APR/JKT)

Referensi:

  • Puri, A., Sethi, A., Puri, K., & Sharma, A. Diakses 2022. Correlation of nipple eczema in pregnancy with atopic dermatitis in Northern India: a study of 100 cases. Anais brasileiros de dermatologia, 94(5), 549–552. 
  • Fatema, Nishat.,  et al. Diakses 2022. Recurrent pemphigoid gestationis is experienced by a woman in subsequent 3 pregnancies; an emotional impact on the patient seeking for permanent sterilization—A case report. Open Journal of Clinical and Medical Case Reports.
  • Wick, Myra J. Diakses 2022. Mayo Clinic Guide to Healthy Pregnancy.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2022. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia. 
  • American Academy of Dermatology Association. Diakses 2022. How to Relieve Itchy Skin.
  • American College of Obstetricians and Gynecologists. Diakses 2022. Skin Conditions During Pregnancy.
  • American Pregnancy Association. Diakses pada 2022. Breast Changes During Pregnancy.
  • American Pregnancy Association. Diakses pada 2022. How to Treat Itchy Skin Naturally During Pregnancy.
  • Healthdirect Australia. Diakses 2022. Itchy Skin
  • Cleveland Clinic. Diakses 2022. Prurigo of Pregnancy
  • Cleveland Clinic. Diakses 2022. Breast Eczema
  • Cleveland Clinic. Diakses 2022. PUPPP Rash
  • MayoClinic. Diakses 2022.  cholestasis of pregnancy

Ditinjau oleh dr. Dyah Novita Anggraini

 

ARTIKEL TERKAIT

Kehamilan Trimester 2

Info Sehat
10 Agt

Manfaat Zinc untuk Ibu Hamil dan Dosisnya

Info Sehat
09 Agt

Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 14 Minggu

Info Sehat
09 Agt

Serba-serbi Tablet Tambah Darah untuk Ibu Hamil

Info Sehat
08 Agt

Tahap Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 13 Minggu

Info Sehat
08 Agt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat