Pengertian

Acetro adalah obat yang mengandung Diacerein. Diacerein adalah obat anti-osteoarthritis dan anti-inflamasi untuk penyakit sendi degeneratif (osteoartritis dan penyakit terkait lainnya).

Dalam penelitian in-vitro dan in-vivo, Diacerein menunjukkan bahwa ia memiliki khasiat sebagai anti-osteoarhtritis dan merangsang kartilago, bersama dengan obat anti-peradangan. Ini memiliki mekanisme khusus dan tidak menghambat sintesis prosteoglandin.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: sendi degeneratif
  • Kandungan: Diacerein 50 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: 1 Strip @10 Kapsul
  • Farmasi: Guardian Pharamatama

Kegunaan

Acetro digunakan sebagai terapi oral jangka panjang spesifik untuk penyakit sendi degeneratif (Osteoartritis dan penyakit lain yang berkaitan)

Dosis & Cara Penggunaan

Acetro termasuk dalam golongan Obat keras sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dengan Dokter.

  • Dosis Acetro secara umum adalah:
    1 kapsul dua kali sehari untuk terapi panjang (tidak kurang dari 6 bulan). Untuk terapi pertama selama 4 minggu, dianjurkan untuk mengonsumsi 1 kapsul setiap hari secara oral dengan makan malam. Karena Diacerein meningkatkan waktu transit gastrointestinal selama 4 minggu terapi awal. Jika pasien emiliki toleransi yang baik, dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 kapsul sehari, secara oral dan dengan makanan.
    Untuk pengobatan lama dengan obat lain, harus diperiksa darah secara lengkap, termasuk enzim hati, dan urine setiap 6 bulan.
    Terkait dengan onset lambat dari Diacerein (2-4 minggu setelah terapi), Diacerein dapat dikaitkan dengan penggunaan bersama NSAID (obat anti-inflamasi non-steroid) atau analgesik dalam 2-4 minggu terapi pertama.
  • Orang lanjut usia:
    Tidak perlu mengubah dosis pada orang lanjut usia.
  • Insufisiensi ginjal
    Pada pasien dengan insufisiensi ginjal sedang, dosis harus dikurangi 50% dari dosis rekomendasi. Diacerein merupakan kontraindikasi pada pasien.

Sebaiknya diberikan bersama makanan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Acetro adalah:
Diare, nyeri epigastrium, mual, muntah, urin berwarna kuning pekat.

Kontraindikasi:
Kehamilan, laktasi. Hipersensitif terhadap turunan antrakuinon.

Interaksi obat:
Pengurangan penyerapan dengan aluminium atau antasida magnesium hidroksida. Peningkatan risiko diare dengan obat pencahar, antibiotik. Hindari co-admin dengan serat dan fitat.