acetyl-spiramycin

Pengertian

Acetyl spiramycin adalah obat antibiotik golongan makrolida yang digunakan untuk mengatasi sejumlah infeksi bakteri. Spiramycin juga dapat digunakan untuk mengobati parasit Toxoplasma gondii (toksoplasmosis) pada wanita hamil. Acetyl spiramycin bekerja dengan cara menghambat sintesa protein, sehingga pertumbuhan bakteri akan dihambat.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Spiramycin 500 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Dankos Indonesia

Kegunaan

Acetyl Spiramycin diindikasikan untuk mengobati cryptosporidiosis (penyakit saluran pencernaan dan usus yang disebabkan oleh infeksi parasit Cryptosporidium), infeksi protozoa, infeksi yang rentan, toksoplasmosis (infeksi yang ditimbulkan oleh parasit protozoa Toxoplasma gondii).

Dosis & Cara Penggunaan

Acetyl Spiramycin hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep Dokter.

Aturan penggunaan:

  • Dewasa
    3 x sehari 1 tablet selama 5 hari. Untuk infeksi yang lebih berat tingkatkan dosis hingga 3 g per hari.
  • Anak
    50 mg/kgBB per hari diminum dalam 2-3 dosis terbagi selama 5 hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Spiramycin, yaitu mual, muntah, sakit perut, diare, gatal biduran, gatal seluruh tubuh, dapat terjadi kesemutan sementara.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Acetyl Spiramycin pada pasien yang memiliki indikasi:
Hipersensitif atau reaksi alergi terhadap spiramycin.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Acetyl Spiramycin:
1. Mengurangi penyerapan karbidopa dan konsentrasi levodopa.
2. Meningkatakn risiko aritmia ventrikel bila digunakan bersamaan dengan astemizol, cisapride, dan terfenadine.
3. Risiko dystonia akut bila digunakan bersamaan dengan fluphenazine.