Pengertian

Acitral adalah obat untuk mengatasi gejala maag. Acitral mengandung kombinasi Magnesium Hidroksida, Alumunium Hidroksida, Simetikon. Gejala yang umumnya terjadi saat Maag menyerang antara lain nyeri pada lambung, sakit pada ulu hati, perut terasa nyeri ketika di isi makanan, kembung dan mual. Kandungan Magnesium Hidroksida dan Alumunium Hidroksida bekerja dengan menetralkan asam lambung yang tinggi dan Simetikon yang bekerja dengan memecah gelembung gas dalam usus sehingga meminimalkan rasa kembung. Acitral tidak menyembuhkan penyakit Maag karena Maag dapat kembali lagi menyerang ketika Anda makan tidak tepat waktu. Untuk meminimalisir serangan Maag, Anda dianjurkan untuk makan tepat waktu dan hindari makan makanan yang terlalu pedas. Acitral terdiri dari 2 macam sediaan yaitu tablet dan suspensi.

Keterangan

1. Acitral Tablet

  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Antasida
  • Kandungan: Magnesium Hidroksida 200 mg, Alumunium Hidroksida mg, Simetikon 20 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 4 tablet
  • Farmasi: Interbat.

2. Acitral Suspensi

  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Antasida
  • Kandungan: per 5 mL: Magnesium Hidroksida 200 mg, Alumunium Hidroksida mg, Simetikon 20 mg
  • Bentuk: Suspensi
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol 120 mL
  • Farmasi: Interbat.

Kegunaan

Acitral digunakan untuk mengobati gejala maag seperti nyeri pada lambung, sakit pada ulu hati, perut terasa nyeri ketika di isi makanan, kembung dan mual.

Dosis & Cara Penggunaan

  • Aturan penggunaan Acitral Tablet:
    1-2 tablet, 3-4 kali sehari.
  • Aturan penggunaan Acitral Suspensi:
    Dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 mL), 3-4 kali sehari.
    Anak-anak 6-12 tahun: 1/2 - 1 sendok takar (2.5 - 5 mL), 3-4 kali sehari.

Acitral diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Acitral antara lain sembelit, diare.

Penggunaan Acitral secara berkepanjangan dapat menyebabkan ketergantungan fungsi lambung. Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Acitral dan konsultasikan ke Dokter.

Kontraindikasi:

  • Obstruksi usus
  • Gagal ginjal

Interaksi Obat:

  • Mengganggu penyerapan iprofloxacin, chloroquine, hydroxychloroquine, chlorpromazine, cefdinir, cefpodoxime, ketoconazole, levothyroxine, rifampicin, rosuvastatin, tetrasiklin.
  • Penurunan konsentrasi velpatasvir dalam serum darah.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Acitral ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.