PENGERTIAN

Desloratadine merupakan obat dengan banyak nama dagang, salah satunya Aerius. Aerius digunakan untuk mengatasi gejala yang timbul selama alergi. Aerius membantu meredakan gejala alergi yang dapat disebabkan oleh bulu hewan, serbuk sari, makanan ataupun karena perubahan musim. Desloratadine yang terkandung dalam Aerius bekerja dengan cara menghambat (menghentikan) salah satu zat dalam tubuh yaitu histamin yang menjadi penyebab terjadinya alergi. Aerius terdiri dari 2 macam sediaan yaitu Tablet dan Sirup.

KETERANGAN

1. Aerius Tablet

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihistamin dan Antialergi
  • Kandungan: Desloratadine 5 mg.
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Kemasan: Box, 2 Strip @ 15 Tablet.
  • Farmasi: PT Merck Sharp Dohme Pharma.

2. Aerius Sirup

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihistamin dan Antialergi
  • Kandungan: Desloratadine 0.5 mg/mL.
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Kemasan: Botol 60 mL.
  • Farmasi: PT Merck Sharp Dohme Pharma.

KEGUNAAN

Aerius digunakan untuk meredakan gejala alergi seperti rhinitis (pilek), bersin, gatal-gatal, kulit kemerahan, mata merah dan berair.

DOSIS & CARA PENGGUNAAN

Aerius termasuk dalam golongan obat keras, harus digunakan berdasarkan resep Dokter.

Aturan penggunaan Aerius Tablet:
Dewasa dan anak usia ≥ 12 tahun: 5 mg, 1 kali sehari.

Aturan penggunaan Aerius Sirup:
Anak usia 6-11 tahun: 2.5 mg, 1 kali sehari.
Anak usia 1-5 tahun: 1.25 mg, 1 kali sehari.

EFEK SAMPING

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Aerius antara lain:

  • Mengantuk
  • Faringitis (peradangan pada bagian belakang tenggorokan)
  • Mulut kering
  • Mual dan muntah
  • Mialgia (nyeri pada otot)
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Insomnia / kesulitan tidur
  • Dismenorea (nyeri haid)
  • Dispepsia (nyeri atau sakit pada bagian perut atas)
  • Diare.

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Aerius dan konsultasikan ke Dokter.

Kontraindikasi:
Sebaiknya tidak digunakan pada kondisi:
- Hipersensitif terhadap Desloratadine
- Hamil dan menyusui.

Interaksi Obat:
Dapat meningkatkan konsentrasi Aerius dalam plasma darah jika digunakan dengan obat yang mempengaruhi enzim mikrosomal hati (misalnya azithromycin, erythromycin, ketoconazole, cimetidine, fluoxetine).

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Aerius ke dalam Kategori C:
"Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin".