Pengertian

Agulan merupakan sediaan tablet yang mengandung Ticlopidine. Agulan digunakan untuk mengurangi resiko stroke karena obat ini bekerja dengan mencegah pembentukan gumpalan darah yang mungkin terjadi setelah operasi stent jantung (tindakan medis yang digunakan untuk memperlebar pembuluh darah yang menyempit). Hindari penggunaan Agulan pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antikoagulan, Antiplatelet dan Fibrinolitik (Trombolitik)
  • Kandungan: Ticlopidine 250 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Darya-Varia Laboratoria.

Kegunaan

Agulan digunakan pencegahan stroke trombotik, penyakit jantung iskemik, klaudikasio intermiten akibat sirkulasi darah yang tidak lancar.

Dosis & Cara Penggunaan

Agulan termasuk dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian dan penggunaannya harus menggunakan resep Dokter.
Dosis: Dewasa > 18 tahun: 2 kali sehari 250 mg untuk 4 minggu, bersama dengan aspirin.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Agulan,antara lain diare, mual dan muntah, dispepsia (nyeri atau sakit pada bagian perut atas), pendarahan, purpura (radang pembuluh darah), ruam kulit.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Agulan pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Telah ada atau riwayat diskrasia darah
  • Kelainan hemostatik atau perdarahan patologis aktif (perdarahan ulkus peptikum, perdarahan intrakranial)
  • Disfungsi hati berat.
  • Hipersensitif
  • Ibu menyusui.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Agulan:

  • Mengurangi clearance dengan simetidin, kortikosteroid dapat memusuhi efek pada waktu perdarahan
  • Hindari penggunaan bersamaan dengan clopidogrel.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Agulan ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).