Pengertian

Airborne merupakan suplemen yang diproduksi oleh PT. RB Manufacturing. Airborne mengandung Vitamin C 1000 mg, bahan herbal pilihan (Echinacea dan ginseng), sumber magnesium, Zinc, Manganese dan Selenium. Airborne membantu menjaga daya tahan tubuh kita dari serangan penyakit, bakteri dan virus yang menyerang daya tahan tubuh kita setiap hari.

Keterangan

  1. Airborne Chewable Berry & Citrus
    • Golongan: Obat bebas
    • Kelas Terapi : Analgesik Topikal
    • Kandungan: Vitamin C 1000 mg, bahan herbal pilihan (Echinacea dan ginseng), sumber magnesium, Zinc, Manganese dan Selenium
    • Bentuk: Tablet kunyah
    • Satuan Penjualan: Sachet
    • Kemasan: Sachet @ 4 Tablet Kunyah
    • Farmasi: PT. RB Manufacturing.
  2. Airborne Effervescent Lemon Lime & Orange
    • Golongan: Obat bebas
    • Kelas Terapi: Suplemen
    • Kandungan: Vitamin C 1000 mg, bahan herbal pilihan (Echinacea dan ginseng), sumber magnesium, Zinc, Manganese dan Selenium.
    • Bentuk: Effervescent
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Box, 1 Tube @ 10 Tablet Effervescent
    • Farmasi: PT. RB Manufacturing.

Kegunaan

Airborne membantu menjaga daya tahan tubuh kita dari serangan penyakit, bakteri dan virus yang menyerang daya tahan tubuh kita setiap hari.

Dosis & Cara Penggunaan

Airborne merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat bebas, sehingga pada setiap pembeliannya tidak harus menggunakan resep Dokter. Di konsumsi sesuai dengan kebutuhan.

Efek Samping

Efek samping yang dapat timbul selama penggunaan Airborne yaitu:
1. Kulit memerah.
2. Mual.
3. Muntah.
4. Kram perut.
5. Sakit maag.
6. Sakit kepala.
7. Merasa lelah atau mengantuk.
8. Diare.
9. Insomnia.
10. Batu ginjal pada orang-orang tertentu.

Kontraindikasi:
Hati-hati pemberian kepada pasien yang hipersensitif terhadap kandungan dalam airborne.

Interaksi Obat:

  • Penurunan efektivitas dari bortezomib, jika digunakan bersama multivitamin yang mengandung vitamin C atau asam askorbat.
  • Penurunan efektivitas multivitamin, jika digunakan bersama sevelamer.
  • Peningkatan penyerapan aluminium, jika vitamin C digunakan bersama obat yang mengandung aluminium, misalnya antasida.
  • Penurunan efek obat kemoterapi, obat antivirus, serta obat kolesterol statin.
  • Peningkatan hormon estrogen, jika vitamin C dikonsumsi bersama pil KB.
  • Penurunan efektivitas obat pengencer darah warfarin.