Pengertian

Alaxan FR mengandung Ibuprofen dan Paracetamol yang digunakan untuk membantuk meredakan demam, sakit gigi, sakit kepala, sakit pada telinga, nyeri ringan lainnya. Cara kerja dari Alaxan FR ketika masuk kedalam tubuh akan berusaha untuk menurunkan dan meminimalisir rasa sakit, meningkatkan aliran darah pada kulit serta membantu untuk menurunkan panas melalui cairan yang keluar dari tubuh seperti keringat dan urin.

Keterangan

  • Golongan: Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS)
  • Kandungan: Ibuprofen 200 mg, Paracetamol 325 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip
  • Farmasi: PT Medifarma.

Kegunaan

Alaxan FR digunakan untuk meredakan nyeri otot, sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer (kram menstruasi) dan menurunkan demam.

Dosis & Cara Penggunaan

Alaxan FR Kapsul merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan bebas terbatas sehingga pada setiap pembeliannya tidak perlu menggunakan resep Dokter dan digunakan sesuai dengan indikasi serta aturan pakai yang tercantum di dalam kemasan.

Aturan penggunaan Alaxan FR Kapsul sebagai berikut:

  • Dewasa, dapat dengan mengonsumsi 1 kapsul Alaxan FR sebanyak 3-4 kali sehari setiap 6 jam sekali pada saat makan atau setelah makan.
  • Anak yang sudah berusia diatas 12 tahun, dapat mengonsumsi 1 kapsul Alaxan FR sebanyak 3-4 kali atau setiap 6 jam sekali pada saat makan atau setelah makan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Alaxan FR adalah gangguan fungsi hati, mual, muntah, nyeri lambung, rasa panas pada ulu hati, diare, konstipasi (sembelit), perdarahan lambung; ruam kulit, pusing, bronkospasme (kondisi otot-otot yang melapisi bronkus pada paru-paru jadi mengencang dan menegang), trombositopenia (kurangnya jumlah platelet atau trombosit, sel darah yang berperan penting pada proses pembekuan darah), limfopenia ( kondisi limfosit dalam darah di bawah 1.500 per mikroliter darah), gangguan fungsi hati & ginjal; penglihatan kabur.

Kontraindikasi:

  • Alaxan FR sebaiknya tidak boleh diberikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas (reaksi berlebihan, tidak diinginkan karena terlalu senisitifnya respon imun (merusak, menghasilkan ketidaknyamanan, dan terkadang berakibat fatal) yang dihasilkan oleh sistem imun) terhadap paracetamol, ibuprofen, atau OAINS.
  • Tidak boleh diberikan pada pasien yang memiliki riwayat tukak peptik (luka pada lambung yang menyebabkan keluhan sakit maag) dan hamil trimester 3
  • Pasien yang mengalami gejala asma, rinitis (Respons alergi menyebabkan gatal, mata berair, bersin, dan gejala serupa lainnya) atau urtikaria (Kulit melepuh) yang dipicu oleh penggunaan asetosal atau OAINS lain.

Interakasi Obat:
Asetosal, obat lain yang mengandung parasetamol dan ibuprofen, warfarin (obat pengencer darah), alkohol.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Alaxan FR ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.