Pengertian

Albothyl mengandung Policresulen yang biasanya digunakan untuk membantu menghilangkan kuman dan bakteri dan pembersih organ kewanitaan untuk membantu mengatasi keputihan yang menyebabkan bau tidak sedap. Albothyl tersedia dalam 2 macam bentuk sediaan yaitu gel dan ovula (digunakan melalui vagina).

Keterangan

  1. Albothyl Gel
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiseptik & Disinfektan Kulit
    • Kandungan: Policresulen 18 mg/gram
    • Bentuk: Gel
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Tube @ 50 g
    • Farmasi: Sandoz
  2. Albothyl Ovula

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiseptik & Disinfektan Kulit
    • Kandungan: Policresulen 90 mg
    • Bentuk: Ovula
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 6 Ovula
    • Farmasi: Sandoz.
  3. Albothyl Solution

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiseptik & Disinfektan Kulit
    • Kandungan: Policresulen 36 %
    • Bentuk: Cairan Obat Luar
    • Satuan Penjualan: Botol Plastik
    • Kemasan: Botol Plastik @ 10 dan 100 ml
    • Farmasi: Sandoz.

Kegunaan

Albothyl digunakan sebagai antiseptik dan pembersih organ kewanitaan untuk membantu mengatasi keputihan yang menyebabkan bau tidak sedap.

Dosis & Cara Penggunaan

Albothyl termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dengan Dokter.

Aturan penggunaan Albothyl Gel:
Oleskan tipis pada organ intim, 2-3 kali sehari.

Aturan penggunaan Albothyl Ovula:
Masukkan 1 ovula melalui vagina, 2 hari sekali, selama 1-2 minggu.

Atau sesuai petunjuk Dokter.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin timbul selama menggunakan Albothyl adalah iritasi, rasa tidak nyaman vagina, rasa terbakar, gatal.