Pengertian

Albothyl mengandung Policresulen yang biasanya digunakan untuk membantu menghilangkan kuman dan bakteri dan pembersih organ kewanitaan untuk membantu mengatasi keputihan yang menyebabkan bau tidak sedap. Albothyl tersedia dalam 3 macam bentuk sediaan yaitu cairan obat luar, gel dan ovula (digunakan melalui vagina).

Keterangan

1. Albothyl Concentrate

  • Golongan: Obat Keras
  • Kandungan: Policresulen 36 %
  • Bentuk: Cairan (obat luar)
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 5 mL; Botol @ 10 mL; Botol @ 15 mL
  • Farmasi: Sandoz.

2. Albothyl Gel

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Preparat untuk masalah vagina
  • Kandungan: Policresulen 18 mg/gram
  • Bentuk: Gel
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Tube @ 50 gram
  • Farmasi: Sandoz.

3. Albothyl Ovula

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Preparat untuk masalah vagina
  • Kandungan: Policresulen 90 mg
  • Bentuk: Ovula
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 6 Ovula
  • Farmasi: Sandoz.

Kegunaan

Albothyl digunakan sebagai antiseptik dan pembersih organ kewanitaan untuk membantu mengatasi keputihan yang menyebabkan bau tidak sedap.

Dosis & Cara Penggunaan

Albothyl termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dengan Dokter.

Aturan penggunaan Albothyl Concetrate:
Albothyl sebagai pembersih organ kewanitaan: Teteskan 10-15 tetes Albothyl pada 200 mL air lalu basuhkan ke organ kewanitaan.

Aturan penggunaan Albothyl Gel:
Oleskan tipis pada organ intim, 2-3 kali sehari.

Aturan penggunaan Albothyl Ovula:
Masukkan 1 ovula melalui vagina, 2 hari sekali, selama 1-2 minggu.

Atau sesuai petunjuk Dokter.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin timbul selama menggunakan Albothyl adalah iritasi, rasa tidak nyaman vagina, rasa terbakar, gatal.