Pengertian

Albuminar adalah larutan yang mengandung dalam setiap 100 mL, 25 gram serum albumin, secara osmotik setara dengan 500 mL plasma manusia normal. PH larutan diatur dengan natrium bikarbonat, natrium hidroksida, atau asam asetat.
Albumin tidak seperti darah lengkap ataupun plasma. Bebas dari bahaya hepatitis dan dapat diberikan bersamaan dengan cairan parenteral lain seperti saline, dekstrosa atau natrium laktat.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Cairan Intravena & Steril Lainnya
  • Kandungan: Human Albumin
  • Bentuk: Cairan Infus
  • Satuan penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol 100 mL
  • Farmasi: Ferron

Kegunaan

Albuminar digunakan untuk terapi darurat pada syok karena luka bakar, trauma, pembedahan dan infeksi dengan kondisi hipoalbuminemia (kondisi ketika kadar albumin dibawah normal).

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis Albuminar bersifat individual, harus berdasarkan resep Dokter.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi adalah mual, muntah, demam, menggigil, denyut jantung cepat, ruam ringan, peningkatan salivasi, menggigil, reaksi febril.

Kontraindikasi:
Anemia berat atau gagal jantung.

Interaksi Obat:
Tidak ada interaksi obat yang diketahui untuk Albuminar. Namun, tidak berarti tidak adanya interaksi. Selalu berkonsultasi dengan Dokter atau apoteker Anda.

Kategori Kehamilan:
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) Albuminar termasuk kedalam Kategori C, dengan penjelasan sebagai berikut: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.