Pengertian

Alcon Ciloxan adalah sediaan obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati infeksi pada mata yang disebabkan oleh bakteri yang peka, seperti tukak kornea dan konjungtivitis. Alcon Ciloxan mengandung Ciprofloxacin, obat yang termasuk antibiotik golongan fluorokuinolon generasi ke 2.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti-Infeksi & Antiseptik Mata
  • Kandungan: Ciprofloxacin 3 mg/mL
  • Bentuk: Tetes mata
  • Satuan penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol tetes 10 mL
  • Farmasi: Alcon.

Kegunaan

Kegunaan Alcon Ciloxan merupakan untuk mengobati infeksi pada mata yang disebabkan oleh bakteri yang peka, seperti ulkus kornea dan konjungtivitis (radang selaput ikat mata).

Dosis & Cara Penggunaan

Alcon Ciloxan termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dengan Dokter. Dosis Alcon Ciloxan adalah:
- Tukak kornea: 2 tetes tiap 15 menit pada 6 jam pertama, kemudian ulangi tiap 30 menit pada hari ke-1. Hari ke-2 : 2 tetes tiap jam. Hari ke-3-14 : 2 tetes tiap 4 jam.
- Untuk Konjungtivitis: 1-2 tetes tiap 2 jam selama 2 hari.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Alcon Ciloxan adalah:

  • Mata panas seperti terbakar atau tidak nyaman, dan gatal-gatal.
  • Pada penggunaan dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan edema kelopak mata, keluar air mata secara berlebihan, pengendapan kristal putih pada kornea (White crystalline precipitate).
  • Chemosis (Pembengkakan), photopobia(rasa tidak nyaman pada terang), rasa pahit di lidah, gatal-gatal.

Kontraindikasi:

  • Alergi terhadapnya ciprofloxacin atau obat golongan kuinolon lain (misalnya levofloxacin, moxifloxacin).
  • Reaksi alergi atau masalah lain terhadap bahan pengawet seperti benzalkonium chloride.
  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu Dokter atau apoteker riwayat kesehatan Anda, terutama: penggunaan lensa kontak, masalah mata lainnya.
  • Minuman beralkohol.

Interaksi Obat:
Belum diketahui apakah penggunaan ciprofloxacin dalam sediaan tetes mata mampu masuk secara sistemik dalam jumlah yang signifikan. Sebagai pertimbangan, berikut adalah data interaksi yang mungkin terjadi jika Ciprofloxacin digunakan secara oral atau intravena :

  • Penggunaan bersama antasida yang mengandung magnesium hidroksida atau aluminium hidroksida, menurunkan penyerapan Ciprofloxacin oleh usus.
    Hal yang sama terjadi jika diberikan bersamaan dengan suplemen zat besi dan multi-vitamin yang mengandung zink.
  • Sebaiknya tidak diberikan bersamaan dengan susu, produk yang kaya kalsium, multivitamin oral dan suplemen mineral yang mengandung kation divalen atau trivalen (misalnya Fe, Zn, Ca) karena bisa menurunkan level Ciprofloxacin dalam darah di bawah level yang dibutuhkan.
  • Ciprofloxacin menunjukkan potensi untuk menghambat kerja enzim yang memecah tizanidine, theophylline, caffeine, methylxanthines, clozapine, olanzapine, dan ropinirole. Hal ini dapat meningkatkan level obat tersebut dalam darah, sehingga menyebabkan efek samping yang lebih potensial.
  • Dalam dosis tinggi, penggunaan Ciprofloxacin bersamaan dengan obat anti inflamasi non steroid (OAINS) dapat menyebabkan kejang. beberapa merk-merk obat yang termasuk OAINS misalnya mefinal yang mengandung asam mefenamat, dan voltadex yang mengandung diklofenak.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Alcon Ciloxan kedalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: 

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.