Pengertian

Aldapres merupakan diuretik yang mengandung Indapamide dan digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan pembengkakan (edema) yang terkait dengan gagal jantung kongestif. Indapamide adalah obat yang termasuk golongan sulfonamide dan indoline, bekerja dengan meningkatkan ekskresi natrium, klorida, dan air sehingga akan menyebabkan produksi urin meningkat dan membantu meredakan edema (pembengkakan).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Diuretik
  • Kandungan: Indapamide 2.5 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @10 tablet
  • Farmasi: Actavis

Kegunaan

Aldapres digunakan untuk:

  • Retensi garam dan cairan yang terkait dengan penyakit gagal jantung kongestif
  • Pengobatan hipertensi, baik digunakan tunggal atau dikombinasikan dengan obat antihipertensi lainnya.

Obat ini juga diindikasikan untuk pengobatan retensi garam dan cairan yang terkait dengan penyakit gagal jantung kongestif.

Dosis & Cara Penggunaan

Aldapres termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dengan Dokter. Dosis penggunaan Aldapres adalah:

  • Edema
    Dewasa: 2,5 mg sekali sehari ditingkatkan menjadi 5 mg setiap hari setelah 1 minggu jika diperlukan.
  • Hipertensi
    Dewasa: 1,25-2,5 mg sekali sehari, sendiri atau bersamaan dengan antihipertensi lainnya.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Aldapres adalah:

  • Bintik Merah Pada Kulit disertai Gatal, kulit kering, kulit mengelupas
  • Kelelahan, letih, lesu dan seperti tidak bertenaga. Rasa pusing, sakit kepala hingga sulit tidur
  • Mual, muntah, hingga Penyebab diare yang berkepanjangan serta mulut kering, tenggorokan sakit dan terasa sulit untuk menelan makanan.

Kontraindikasi:
Hipersensitivitas pada indapamide atau komponen apa pun dari formulasi atau obat yang diturunkan dari sulfonamide, anuria

Interaksi Obat:

  • Efek aditif dengan agen antihipertensi dan diuretik lainnya.
  • Peningkatan kemungkinan hipokalaemia dengan kortikosteroid, kortikotropin, dan amfoterisin.
  • Berpotensi Fatal: Peningkatan risiko toksisitas lithium. Hipokalaemia meningkatkan toksisitas digitalis dengan gycosides jantung.

Kategori Kehamilan:
Berdasarkan FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika) Aldapres masuk ke dalam kategori B yang dimana memiliki arti: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).