Pengertian

Alena merupakan obat yang mengandung estazolam. Estazolam adalah obat yang digunakan secara jangka pendek untuk menangani insomnia. Insomnia merupakan gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit tidur dan tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup, walaupun memiliki kesempatan untuk melakukannya. Estazolam bekerja dengan cara memperlambat kinerja sistem saraf. Perlambatan ini akan membuat penderita insomnia merasa tenang, sehingga dapat tidur lebih cepat dan tidur dengan pulas. Alena tersedia dalam 2 dosis yaitu 1 dan 2 mg.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Hipnotik dan Sedatif
  • Kandungan: Estazolam 1 mg; Estazolam 2 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical.

Kegunaan

Alena diindikasikan pada pasien yang terindikasi insomnia, kegugupan, kecemasan, ketegangan, psikosis, kelainan lainnya misal, nyeri setelah operasi dan trauma.

Dosis & Cara Penggunaan

Alena merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan alena juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa: 1-2 mg sebelum tidur.
Lanjut usia: Dosis awal 0.5 mg - 1 mg sebelum tidur

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi alena adalah mengantuk, pusing, sakit kepala, dikonsumsi dalam waktu yang lama, menyebabkan ketergantungan pada Alena.

Kontraindikasi:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap estazolam
  • Pasien yang memilii riwayat penyakit miastenia gravis (penyakit autoimun berupa kelemahan otot), fungsi pernafasan tertekan, gangguan jantung, gangguan hati, kelainan ginjal.
  • Wanita hamil dan anak-anak.

Interaksi Obat:
- Obat-obat anti depresan atau MAOI misalnya: hipnosis dan derivat Fenotiazin.
- Minuman beralkohol.

Kategori Kehamilan:
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Alena ke dalam kategori X dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada binatang percobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya abnormalitas janin dan besarnya resiko obat ini pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaatnya. Dikontraindikasikan bagi wanita hamil atau wanita usia subur. Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil.