• Obat
  • Allevyn Adhesive Foam Dressing Plus Cavity

Pengertian

Allevyn Adhesive Foam Dressing Plus Cavity merupakan salah satu produk alat kesehatan medis modern dengan bentuk pads yang berukuran 10 cm x 10 cm dan 5 cm x 6 cm, digunakan untuk membalut luka terbuka atau luka berongga kronis seperti luka tungkai dalam, rusak atau luka kulit sampai jaringan bawah kulit, rongga bernanah dan luka pasca operasi yang membuka kembali. Allevyn Adhesive Foam Dressing Plus Cavity dibuat dengan kombinasi Polyurethane Foam Absorbent Dressing yang terletak di bagian tengah yang diselipkan di antara lapisan yang berperekat serta berlubang-lubang yang kontak dengan luka dan suatu film yang kedap air di bagian luar. Pembalut luka ini bekerja dengan menyerap cairan atau eksudat secara kuat dan menjaga lingkungan luka tetap lembap, dengan perekat yang mudah diaplikasikan dan dilepas.

Keterangan

  • Golongan: Alat Kesehatan
  • Kelas Terapi: Antiseptik
  • Kandungan: Polyurethane foam absorbent dressing
  • Bentuk: Plaster
  • Satuan Penjualan: Satuan
  • Kemasan: Satuan, Ukuran 10 cm x 10 cm; Satuan, Ukuran 5 cm x 6 cm
  • Farmasi: PT. Smith and Nephew/Kalbe Farma.

Kegunaan

Allevyn Adhesive Foam Dressing Plus Cavity digunakan untuk luka kronik yang dalam dan dengan cairan eksudat (cairan kental) yang produktif, misalnya :
- Ulkus (luka) tungkai dalam.
- Dekubitus (kerusakan kulit hingga jaringan di bawah kulit bahkan tulang) stadium 3 dan 4.
- Rongga abses (bernanah).
- Luka pasca operasi yang membuka kembali.

Dosis & Cara Penggunaan

Tempelkan permukaan warna kuning pada luka. Dapat diganti sampai dengan 3 hari atau jika Allevyn Adhesive Foam Dressing Plus Cavity terlihat sudah penuh dengan eksudat.

Efek Samping

Jika terjadi kemerahan atau sensitivitas, hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional.

Kontraindikasi:
Sebaiknya tidak diberikan pada pasien yang menderita Hipersensitivitas.

Interaksi Obat:
Jangan gunakan Allevyn Adhesive Foam Dressing Plus Cavity bersama dengan zat pengoksidasi seperti larutan hipoklorit (contohnya Eusol) atau hidrogen peroksida, karena zat tersebut dapat merusak komponen absorben polyurethane pada dressing.