Pengertian

Alendronic acid merupakan obat dengan banyak nama dagang salah satunya adalah Alovell yang merupakan obat untuk memperlambat tingkat perapuhan tulang (osteoporosis) baik pada pria maupun wanita. Osteoporosis adalah kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun. Kondisi ini membuat tulang menjadi keropos dan rentan retak. Penyebab dari Osteoporosis antara lain adalah faktor umur, tidak terpenuhinya nutrisi yang dibutuhkan tulang (kalsium), penggunaan obat-obatan tertentu dan salah satu efek dari gejala monepause pada wanita.

Selain dengan penggunaan obat-obatan, untuk membantu meningkatkan masa tulang, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung Kalsium seperti tempe, tahu, ikan teri, jamur kuping, udang, kurma, kerang dan produk susu lainnya. Selain itu dengan menurunkan berat badan bagi Anda yang over-weight (kelebihan berat badan) mampu menurunkan resiko dan membantu Anda lebih mudah bergerak. Alovell tersedia dalam2 macam dosis yaitu 10 mg dan 70 mg.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Agen yang mempengaruhi Metabolisme Tulang
  • Kandungan: Alendronic acid 10 mg; Alendronic acid 70 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet (dosis 10 mg); Box, 1 Strip @ 4 Tablet (dosis 70 mg)
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical.

Kegunaan

Alovell yang mengandung Alendronic acid digunakan untuk sebagai:

  • Membantu mengobati penyakit Paget (kelainan formasi tulang).
  • Pencegahan osteopororsis pada wanita monepause.
  • Penggunaan kortikosteroid yang menyebabkan osteroporosis.
  • Membantu meningkatkan masa tulang pada pria dengan osteoporosis dan/atau monepause.

Dosis & Cara Penggunaan

Alovell termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep Dokter. Aturan penggunaan Alovell:

Untuk membantu mengobati penyakit Paget (kelainan formasi tulang):
Diminum 40 mg sekali sehari selama 6 bulan, dapat diulangi jika diperlukan.

Untuk pencegahan osteopororsis pada wanita monepause:
Diminum 5 mg sekali sehari atau 35 mg sekali seminggu.

Untuk penggunaan kortikosteroid yang menyebabkan osteroporosis:
Diminum 5 mg sekali sehari atau 10 mg sekali sehari pada wanita monepause yang tidak menerima terapi esterogen.

Untuk membantu meningkatkan masa tulang pada pria dengan osteoporosis dan/atau monepause:
Diminum 10 mg sekali sehari atau 70 mg seminggu sekali.

Atau sesuai petunjuk Dokter.

Alovell diminum dengan segelas air putih 30 menit sebelum makan, jangan dikunyah ataupun digerus, posisi badan tegak atau duduk, dan tidak boleh berbaring setidaknya 30 menit setelah meminum obat. Hal ini agar obat dapat menuju saluran cerna dengan optimal dan mencegah resiko iritasi pada kerongkongan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin timbul selama mengkonsumsi Alovell adalah nyeri perut, diare, sembelit, nyeri tulang, nyeri sendi, nyeri otot.

Kontraindikasi:

  • Pasien dengan kondisi yang tidak memungkinkan untuk tegak atau duduk setidaknya 30 menit setelah mengkonsumsi obat.
  • Hipokalsemia.

Interaksi Obat:

  • Antasida dapat mengurangi penyerapan.
  • Peningkatan resiko iritasi pada saluran cerna bila digunakan bersama dengan Aspirin dan obat golongan OAINS (Obat Anti Inflamasi Non Steroid).

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Alovell ke dalam Kategori C:
Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya). Belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada resiko yang mungkin timbul pada janin.