Pengertian

Ambril merupakan obat yang mengandung Ambroxol. Obat ini digunakan sebagai mukolitik atau pengencer dahak. Obat ini biasa dikombinasikan dengan obat lainnya untuk membantu mengatasi batuk berdahak. Ambril bekerja dengan memecah serat dahak yang membuat dahak lebih tipis dan kurang kental sehingga lebih mudah dikeluarkan bersamaan dengan batuk. Dengan demikian pipa saluran pernapasan Anda pun lebih terbuka dan terasa lega.

Keterangan

  1. Ambril Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
    • Kandungan: Ambroxol 30 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Merck Indonesia
  2. Ambril Sirup
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
    • Kandungan: Ambroxol 15 mg / 5 mL
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 100 mL
    • Farmasi: Merck Indonesia.

Kegunaan

Ambril digunakan untuk mengobati batuk berdahak.

Dosis & Cara Penggunaan

Ambril termasuk dalam golongan Obat Keras, sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dengan Dokter.

Aturan penggunaan Ambril Tablet:
Dewasa: 1 tablet, di minum 3 kali sehari
Anak usia 6-12 tahun: 1/2 tablet, di minum 3 kali sehari

Aturan penggunaan Ambril Sirup:
Dewasa: 2 sendok takar (10 ml), di berikan 3 kali sehari
Anak usia > 5 tahun: 1 sendok takar (5 ml), di berikan 2-3 kali sehari
Anak usia 2-5 tahun: 1/2 sendok takar (2.5 ml), di berikan 3 kali sehari
Anak usia < 2 tahun: 1/2 sendok takar (2.5 ml), di berikan 2 kali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi:
- Gangguan saluran cerna ringan seperti mual, muntah, diare atau sembelit.
- Reaksi alergi.

Kontraindikasi:
Sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi Ambroxol.

Interaksi Obat:
Jika diberikan bersamaan dengan antibiotik seperti:
- Amoxicillin
- Cefuroxime
- Eritromisin
- Doksisiklin
Konsentrasi antibiotik-antibiotik tersebut di dalam jaringan paru meningkat.